Loading...

SINOPSIS VEERA episode 572 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 572 by. Sally Diandra Veera dan Baldev sedang membicarakan tentang diri mereka satu sama lain di tempat yang berbeda “Aku akan melupaka Veera !” ujar Baldev kesal “Baldev memang tidak pernah mencintai aku !” ujar Veera pada dirinya sendiri, kemudian mereka berdua pun sama sama menangis, meratapi nasib mereka masing masing, sementara itu Bansuri bertanya pada Balwant “Suamiku, kenapa kamu kelihatan sedih ? Apakah kamu tidak bahagia dengan keputusanku ini untuk menikahkan Baldev dengan Simran ?” Balwant menggeleng “Tidak, bukan begitu, Bansuri ,,, baiklah, tunjukkan padaku baju yang kamu sudah kamu siapkan untuk Baldev ?” Bansuri tersenyum senang dan berkata “Baldev pasti juga akan menyukainya, kita berdua akan mengenakan baju yang warnanya sama untuk menunjukkan kalau kita ini satu keluarga, aku sangat bahagia, suamiku” Bansuri sangat bersemangat sekali 


“Apakah hal ini bisa memberikan kamu kebahagiaan, Bansuri ? Hubungan seharusnya tidak boleh di lupakan dan diputus, apakah kamu pernah untuk mencoba untuk menerima pilihan Baldev ?” Bansuri langsung menyela ucapan suaminya “Kamu ini bicara tentang Veera ?” Balwant menyahut “Kamu tahu warna kesukaannya bukan seseorang yang dia cintai” Bansuri merasa kesal dengan ucapan suaminya dan berkata “Baldev sendiri yang memutuskan hubungannya dengan Veera” Balwant balas menyela “Tapi kamu tidak pernah mencoba untuk membuat semuanya kembali membaik” Bansuri langsung mendebat ucapan suaminya “Kita ini harus berubah, Balwant ,,, tidak ada gunanya untuk menaruh lagi barang yang sudah lama secara utuh“ Balwant langsung pergi meninggalkan Bansuri dengan perasaan kesal, dari kejauhan Amrit mendengar pembicaraan mereka 

Tak lama kemudian Veera pun pulang ke rumah, Chaiji meminta bantuan Veera untuk membantunya membuat kalung rangkaian bunga “Aku tidak fokus, aku sedang merasa gelisah, bibi” bibi Chaiji merasa heran “Ada apa, Veera ?” Veera menggeleng “Tidak ada apa apa, bibi” saat itu Ranvi datang sambil membawa sebuah boneka untuk membuat Veera tersenyum, kemudian Ranvi melakukan pertunjukkan boneka hingga membuat Veera tertawa, Ranvi menceritakan cerita masa kecil mereka, Veera pun tertawa senang “Kakak, kamu membuat aku tertawa” Ranvi langsung menyela “Kamu ini sudah seperti anakku, Veera” ujar Ranvi sambil memeluk Veera 

“Kakak, Baldev benar benar akan menikah, tanggalnya juga sudah ditetapkan bahkan kartu undangan pernikahannya pun sudah dicetak” Ranvi langsung menyela “Veera, aku merasa ada seorang pria yang baik yang sedang menunggu kamu, jika Baldev benar benar mencintai kamu, dia seharusnya datang kesini dan meyakinkan kamu” Veera hanya terdiam mendengarkan ucapan kakaknya “Kepercayaan seharusnya ada disana dan ketakutan pun akan lenyap” Veera memikirkan tentang Baldev dan menangis “Baldev mengambil keputusan ini pasti dalam keadaan marah, dia sebenarnya tidak ingin menikahi Simran, tiga kehidupan akan berantakan semuanya, aku harus membuat dia memikirkan kembali tentang hal ini” Veera kemudian berterima kasih pada Ranvi dan berlalu dari sana 

Gunjan sangat menyukai baju yang diberikan oleh Bansuri untuk pesta pernikahan Baldev, Gunjan pun segera menelfon ibunya, saat itu Veera menemui Gunjan, Gunjan segera mengakhiri telfonnya “Ibu telah mengirimkan baju ini untukku, aku bisa mengerti apa yang akan kamu lalui” ujar Gunjan “Sama juga disini, ini adalah pernikahan kakakmu dan kamu harus menghadiri semua pesta tersebut, Baldev pastinya bahagia bahkan aku juga ingin melihatnya tapi aku sedang ada pekerjaan, aku akan menemui kamu nanti” Veera kemudian pergi dari sana, Gunjan merasa heran “Apa yang dia katakan barusan ? Aku tidak mengerti” ujar Gunjan bingung, 

Tiba tiba Gunjan mendapat sebuah ide “Aku bisa meminta uang dari Ranvi untuk membeli baju ini dengan mengatakan kalau aku ingin memberikannya ke ibuku, berapa banyak yang bisa aku minta ? Apakah 50.000 rupee ? Dengan begitu aku bisa memberikan uang itu ke temanku tapi bagaimana dengan hutang yang telah aku ambil ? Apa yang harus aku lakukan ? Aku tidak bisa meminta uang yang begitu banyak pada Ranvi, aku benci dengan diriku sendiri !” ujar Gunjan kesal, tiba tiba Gunjan bertabrakan dengan Ranvi di depan pintu dan Ranvi memegang tangan Gunjan “Apakah kamu baik baik saja, Gunjan ? Kenapa kamu melamun seperti ini ?” saat itu Gunjan sedang memikirkan untuk meminta uang pada Ranvi 1 lakh untuk acara pernikahan Baldev 

“1 lakh ?” Ranvi merasa heran “Ibu membelikan baju ini dari seorang desainer terkenal di Mumbai seharga 50.000 rupee dan aku ingin memberikan ibu sebuah baju dengan harga yang sama” akhirnya Ranvi menyetujui permintaan Gunjan, Gunjan merasa senang dan memeluknya erat “Apakah kamu bisa memberikan aku uang yang lebih banyak ?” pinta Gunjan “Semua milikku adalah milikmu juga, Gunjan ,,, pergunakan uangnya dengan bijak atau kamu bisa menyesal nantinya dan lagi kamu mempunyai banyak perhiasan, jika kamu ingin, minta saja pada ibuku dan aku hanya akan memberikan kamu uang 1 lakh tapi kenapa untuk perhiasan ? Aku tidak bisa memberikannya, itu hanya buang buang waktu saja” ujar Ranvi tegas “Baiklah, 1 lakh sudah cukup bagiku” Gunjan kemudian mencium Ranvi, mereka berdua pun tersenyum 

Pada saat yang bersamaan Veera menemui Billa dan Jaggi, mereka berdua sedang ngobrol tentang Baldev yang telah menghancurkan tiga kehidupan karena kemarahannya “Dia itu tidak akan mendengarkan aku ! Dia itu sangat marah padaku, rasanya sia sia saja kalau aku bicara dengannya tapi kita harus menunda pernikahannya” jelas Veera “Tapi bagaimana, Veera ?” Jaggi dan Billa merasa bingung “Kita ada disini di toko penjahit karena Baldev akan membuat baju pengantinnya” saat itu Veera membuat sebuah rencana dan menceritakannya pada mereka berdua, kemudian mereka menuju ke toko penjahit, Jaggi dan Billa dengan sengaja membuat penjahit itu sibuk dan mengajaknya untuk mengukur tubuh mereka berdua untuk membuat baju pengantin mereka, 

Tak lama kemudian Veera masuk toko penjahit itu dan mulai mencari cari buku yang berisikan potongan kain untuk baju pengantin Baldev plus ukuran tubuhnya “Pak, apakah Baldev memesan baju pengantinnya disini juga ?” tanya Jaggi sambil bertanya lebih detail lagi pada penjahit itu, saat itu Veera bersembunyi kemudian Veera mengubah potongan kain dan detail ukuran bajunya Baldev “Pekerjaan telah selesai sekarang, mereka akan kaget sekarang” ujar Veera dengan perasaan yang puas 

Di rumah Balwant, Amrit sedang menangis begitu melihat Bansuri datang “Apa yang terjadi ? Ada apa, Amrit ? Kenapa kamu menangis ?” tanya Bansuri heran “Tidak ada apa apa, Bansuri” Amrit mulai bersandiwara “Katakan padaku, Amrit” Amrit akhirnya berkata “Aku dengar kalau Balwant mengatakan padamu tentang pernikahan Baldev dan Simran, aku merasa sedih karena suamimu itu ingin menikahkan Baldev dengan Veera, kalau begitu aku akan mengajak Simran untuk berkemas dan segera pergi dari sini, tidak ada seorangpun yang akan bahagia jika Baldev dan Balwant juga tidak bahagia” Bansuri langsung termakan oleh ucapan Amrit “Jangan, kamu jangan pergi, mereka bahagia dan pernikahan ini akan terjadi” hibur Bansuri “Apakah kamu akan menundanya nanti ?” tanya Amrit cemas 

“Tidak ! Aku bahkan bisa menulisnya di kertas bersegel” Amrit tersenyum senang “Kamu memang sangat baik, aku percaya padamu melebihi diriku sendiri, aku tidak percaya pada nasibku, Simran masih sangat kecil ketika ayahnya meninggal dunia dan aku membesarkannya sendirian, dia itu hidupku, Bansuri ,,, bagaimana aku bisa tinggal sendirian setelah dia menikah nanti ?” Amrit mencoba mencari simpati Bansuri agar merasa iba dan kasihan padanya “Amrit, kamu juga akan tinggal disini bersamaku, jangan khawatir” Amrit merasa senang dan memuji Bansuri setinggi langit “Pakaian pengantin Baldev akan jadi besok, dia pasti akan terlihat seperti seorang pangeran, Amrit” Bansuri lalu memeluk Amrit, teman masa kecilnya ini, Amrit tersenyum licik 

Keesokan harinya, Bansuri akhirnya mendapatkan kiriman baju pengantin pria milik Baldev, dia menunjukkan baju pengantin itu pada semua orang namun Bansuri langsung terkejut begitu melihat baju tersebut, Baldev juga merasa kesal SINOPSIS VEERA episode 573 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top