SINOPSIS MOHABBATEIN episode 588 "ULANG TAHUN SHAGUN" by. Sally Diandra

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 588 "ULANG TAHUN SHAGUN" by. Sally Diandra Direstauran, Vandu segera memberitahu Bala tentang Ishita yang sedang minum minuman direstauran itu juga dan sikapnya sangat aneh “Ayoo ikut denganku, Bala ,,, kita akan memberikan pelajaran pada Ishita” ujar Vandu kesal, sementara itu Amma merasa khawatir dan memberitahu nyonya Bhalla kalau ada sesuatu yang terjadi pada Ishita “Aku melihat tandanya dari sang Dewi kalau ada sesuatu yang buruk yang sedang terjadi saat ini, Toshi”, “Lampu diya ini mati karena tiupan angin, Madhu ,,, kita akan menyalakannya lagi” hibur nyonya Bhalla “Sejak Shagun meninggal, Ishita jadi berubah, dia bukan Ishita yang dulu”, “Jangan katakan hal seperti ini pada Raman dan Ishita, Madhu” pinta nyonya Bhalla 

Di restauran, Vandu meminta Bala melihat Ishita “Lihat, Bala ,,, dia itu tidak seperti Ishu kita, lihat saja bajunya dan rambutnya”, “Dia seperti Shagun ,,, tidak, dia kelihatan cantik juga, ayoo kita bicara dengannya” Bala segera menghampiri Ishita, Ishita menyambutnya dengan perasaan senang dan mengajaknya ngobrol dengan gaya ala Shagun, Bala kemudian melirik ke arah Vandu sebentar dan bertanya lagi ke Ishita “Ishita, dimana Raman ?”, “Raman sedang berada dikantornya” saat itu nyonya Bhalla menelfon Raman dan bertanya tentang Ishita 

“Raman, dimana Ishita ? Dia tidak ada di kliniknya”, “Ibu, Ishita sedang shopping untuk perayaan hari Navratri” ujar Raman, tak lama kemudian Bala menelfon Raman dan meminta Raman untuk datang secepatnya kerestauran “Kamu harus cepat datang kesini, Raman ,,, aku tidak bisa mengatakannya ditelfon”, “Memangnya ada apa, Bala ?” tanya Raman cemas “Datang saja kesini cepat dan lihat saja” ujar Bala kemudian mengakhiri telfonnya, Raman jadi heran “Suara Bala terdengar serius, aku akan pergi kesana dan melihatnya” gumam Raman penasaran 

Mihika dan Abishek sedang bertengkar dengan orang yang menabrak mobil mereka, Abhishek berusaha bicara dengan nada yang lembut seperti yang disarankan oleh Mihir namun Mihika malah memarahi orang itu dengan suaranya yang keras, Abhishek malah bicara soal persamaan gender “Aku biasanya mengatasi masalah dengan sikap yang tenang, bagaimana kalau kita makan ice cream saja ?” ujar Abhishek, Mihika merasa sikapnya Abhishek aneh, saat itu mereka mendapat telfon dari Raman yang memintanya ke restauran, Raman akhirnya sampai disana 

“Bala, apakah keluarga yang lain sudah ada disini ? Aku yang memanggil mereka” tanya Raman, Bala langsung bertanya pada Mihika dan Abhishek yang juga datang kesana “Mau apa kalian kesini ?” Raman menyela ucapan Bala “Itu artinya Bala dan Vandu mempunyai sebuah kabar baik yang bisa dibagi ke kita” Bala langsung menggeleng “Tidak, Raman ! Ayooo ikut denganku !” Bala lalu mengajak Raman dan lain masuk dan melihat Ishita, 

Mereka bertiga sangat terkejut ketika melihat Ishita sedang minum minum dengan seorang pria “Kamu tahu, ini adalah hariku, ulangtahunku, tidak ada seorangpun yang mengingatnya, kita akan membuat sebuah pesta” ujar Ishita sambil mabuk “Ishita ,,,” Ishita menoleh dan dilihatnya Raman ada disana “Raman, kamu datang juga ? Ayooo gabung denganku”, “Drama apalagi ini, Ishita ? Bukannya kamu mau pulang ke rumah lalu mampir untuk shopping dulu dan sekarang berada dibar ini ?” tanya Raman heran “Raman, ini sebuah perayaan, kita akan merayakannya bersama sama”, “Perayaan apa, kakak ?” sela Mihika kesal “Kejutan !” mereka melihat ada kue ulangtahun untuk Ishita, Ishita kemudian memotong kue itu dan mengajak Raman untuk ikut bergabung, 

Saat itu Ashok juga datang kesana, Ishita langsung tersenyum dan menyapa Ashok, mereka semua kaget begitu melihat kemunculan Ashok disana, Ishita segera menghampiri Ashok dan memegang tangannya lalu mengajaknya ke tempatnya semula, Raman teringat sikap Ishita dan Shagun yang persis sama “Hari ini hari ulang tahunnya Shagun” Ishita langsung menyela ucapan Ashok “Aku tahu itu, Ashok tidak akan pernah lupa” ujar Ishita manja “Raman, kenapa kamu tidak bisa mengurusi istrimu ? Aku tidak menyentuhnya, dia yang datang padaku” Ashok mulai mengejek Raman “Tuan Ashok Khanna, lebih bak kamu pergi saja dari sini” sela Abhishek “Raman, bawa Ishita pulang kerumah” Raman segera menggeret Ishita keluar dari restauran itu 

Dirumah keluarga Bhalla, nyonya Bhalla meminta Amma untuk tidak khawatir, saat itu Raman membawa Ishita pulang kerumah “Ishita, hari ini bukan hari ulang tahunmu !”, “Lepaskan aku ! Aku ini Punjabi ! Jika ibu mertuaku boleh minum, kenapa aku tidak boleh ?” tanya Ishita kesal, Amma langsung memarahi Ishita, Ishita bergegas mendorong ibunya dan bersikap seperti Shagun dan berkata “Ini adalah hari ulangtahunku ! Tidak ada seorangpun yang mengingatnya ! Kita akan merayakannya bersama sama” ujar Ishita lantan “Aku akan membuat minuman keras untuk kalian semua”, “Ishita, dengarkan aku ! Hari ini adalah ulangtahunnya Shagun ! Dan dia sudah meninggal” bentak Raman, 

Saat itu Ishita yang sempoyongan jatuh ke meja yang berada di dapur sementara seluruh keluarganya terperangah melihat sikap Ishita yang aneh, Ishita kemudian mendorong Raman dan berkata sambil berteriak “Aku belum mati !” seluruh keluarga Bhalla dan Iyer semakin heran ketika melihat Ishita berkata seperti Shagun “Aku ini Shaguuuuun !!!” teriak Ishita sambil menunjukkan tato huruf R ditangannya “Kalian percayakan ? Aku ini Shagun ! Aku tidak akan mengampuni siapapun !” bentak Ishita sambil melempar semua barang barang yang ada di dapur dan berteriak 

“Aku akan membunuh semua orang ! Aku telah memberikan hidupku untuk kalian semua, aku akan membunuh kalian semua satu per satu !” bentak Ishita lantang “Kalian semua selalu bilang kalau aku tidak mempunyai karakter, aku jahat, aku mengandung bayi orang lain !” Ishita berteriak keras kemudian tertawa terbahak bahak “Tidak ada seorangpun yang bisa menyelamatkan Ishita sekarang !” ujar Ishita sambil mencekik lehernya sendiri, 

Tiba tiba Ishita terjatuh ke lantai, mereka semua khawatir melihat kondisi Ishita, Raman mencoba menghentikan Ishita agar tidak mencekik lehernya sendiri, Ishita segera menarik kerah baju Raman sambil berkata “Aku tidak akan mengampuni kamu, Raman dan Madrasan ini ! Kamu akan menjadi suamiku sekarang !” tiba tiba Ishita pingsan tak sadarkan diri, seluruh keluarga Bhalla dan Iyer menangis dan mengkhawatirkan Ishita, mereka semua meminta Ishita untuk bangun dan membuka matanya, Ishita pun terbangun dan bertanya dengan perasaan bingung “Apa yang terjadi ? Kepalaku pusing”, “Ishita, lebih baik kamu istirahat saja” sela Vandu “Aku akan membawanya ke kamar” sahut Raman “Raman, apakah kita pergi ke suatu tempat ? Baju siapa ini ?”, “Ishita, kita semua tadi pergi makan malam, tekanan darahmu tiba tiba rendah lalu kamu pingsan” sela Vandu, Raman segera membawa Ishita ke kamar, 

Amma semakin cemas “Ibu, aku akan menjelaskannya nanti” ujar Vandu yang bisa melihat kecemasan pada wajah ibunya, Amma menangis dan bertanya pada sang Dewi “Apa yang akan terjadi pada Ishu ? Sembuhkanlah dia, arwah Shagun berada didalam tubuh Ishita, dia telah merasuki Ishita, Vandu” Vandu mencoba menenangkan ibunya “Shagun pasti akan membunuh Ishuku”, “Ibu, tenang saja” ujar Vandu sambil memberikan segelas air padanya “Tidak ada hantu atau arwah, hal ini hanya mengejutkan Ishita saja karena Shagun telah bunuh diri di depannya, Ishu akan baik baik saja, jangan berfikiran yang buruk” hibur Vandu “Kenapa hal ini terjadi pada Ishu, Vandu ?”, “Semuanya akan baik baik saja, ibu” Vandu terus berusaha menenangkan ibunya SINOPSIS MOHABBATEIN episode 589 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top