SINOPSIS MOHABBATEIN episode 289 “PESTA BUJANG ASHOK” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 289 “PESTA BUJANG ASHOK” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 289 “PESTA BUJANG ASHOK” by. Sally Diandra Romi sedang memperhatikan para perempuan sedang menari di pesta lajangnya Shagun, Romi mendapat telfon dan Romi terjebak “Kenapa Mihir menelfon sekarang ?” Romi lalu jatuh di tanah, Shagun dan semua orang memergoki Romi dan bertanya padanya “Apa yang kamu lakukan disini ?” tanya Shagun penuh selidik “Katakan pada kami, apakah kak Raman dan Mihir yang mengirimkan kamu kesini untuk memata matai kami ?” sela Mihika “Tulangku patah !” ujar Romi kesakitan “Aku akan membawanya ke dokter, kalian semua nikmati saja pestanya” sahut Vandu “Pakai saja mobilku dan supirku, jangan pakai taksi” ujar Shagun, Vandu bergegas membawa Romi pergi dari sana “Kami minta maaf, tapi semuanya bisa diatasi sekarang” ujar Mihika mencoba menenangkan tamu yang hadir di pesta lajangnya Shagun, 

Sementara itu di pesta bujangnya Ashok, Mihir dan Bala sedang ngobrol soal Romi “Aku tidak tahu apa yang terjadi disana, Romi tidak mengangkat telfonnya”, “Yaa sudah, kalau begitu nikmati saja pestanya disini” sahut Bala menimpali ucapan Mihir “Disini ? Disini sangat membosankan” Mihir merasa jengah “Ayooo kita lihat apa yang disiapkan oleh Vandu”, “Tapi nanti Mihika dan Vandu akan melihat kita” Mihir merasa cemas “Disini tidak ada makanan”, “Kalau begitu, aku kita komplain ke Ashok” ujar Bala, saat itu Vandu menelfon Bala, Bala segera keluar dari ruang pesta, Suraj dan Parmeet memperhatikan mereka, Ashok menghampiri Mihir dan bertanya tentang Raman “Raman itu seharusnya datang kesini dan melihat bagaiman istrinya menjadi istriku sekarang” sindir Ashok 

“Raman sebenarnya juga ingin membuat pesta yang seperti ini, dia sangat bahagia untuk kamu, aku mau mengambil minuman lagi, permisi” Mihir lalu meninggalkan Ashok, Suraj dan Parmeet masih mengawasi mereka “Bala telah pergi, kita akan lihat bagaimana Mihir” ujar Suraj, Suraj pergi menemui Mihir dan memintanya untuk minum wine lagi “Mihir, cobalah whisky ini, aku telah memesannya untuk tamu yang sangat special” ujar Suraj, pelayan mengatakan kalau whiskynya sudah habis, Suraj memarahinya “Itu bukan kesalahannya, Suraj ,,, katakan padaku whisky yang mana ? Aku akan membelikannya, yang mereknya apa ?” sela Mihir “Itu merek yang sangat special dan hanya ditemukan di tempat temanku saja” ujar Suraj dengan gaya sombongnya “Aku akan membelikannya”, “Whisky itu tidak ditemukan ditoko manapun” ujar Suraj sombong 

“Akan aku belikan karena aku melakukannya untuk kakakku, kirimkan saja via sms ke aku, siapa namanya dan alamat temanmu”, “Lalu bagaimana dengan Bala ?” tanya Suraj lagi “Aku akan mengajaknya bersamaku kemudian kamu bisa bergabung dengan kalian, tidak usah cemas” ujar Mihir kemudian berlalu dari sana Suraj segera memberitahu Parmeet kalau mereka semua, Mihir dan Bala telah pergi “Kita harus menunggu kedatangan Ishita, tuan Suraj” ujar Parmeet “Iyaaa dan kedatangannya harus sangat meriah” sahut Suraj sambil tertawa senang, 

Tepat pada saat itu Raman mengantar Ishita di Blue Lagoon “Ishu, apakah ini tempatnya ?”, “Iyaa, Shagun sms ke aku kalau disini tempatnya” ujar Ishita “Ishu, jangan lupa tetap pegang janjimu dan pulanglah segera” pinta Raman, kemudian Raman membuka pintu mobil untuk Ishita dan meminta Ishita untuk keluar, mereka berdua ngobrol dengan bahasa yang lembut dan manis dan saling tersenyum “Raman, kalau kamu bersikap manis seperti ini, bagaimana aku bisa menyebut kamu Raavan Kumar ?”, “Jangan sebut itu, cari saja nama yang lain, sekarang pergilah, aku akan menjemputmu nanti” Ishita tersenyum melihat perhatian Raman yang sangat berlebih padanya “Ingat, pegang janjimu ! Aku tahu kamu tidak akan menghancurkan mereka” Ishita tersenyum kemudian berlalu meninggalkan Raman, begitu Ishita pergi, Raman berkata pada dirinya sendiri “Aku tidak tahu bagaimana caranya menunggu kamu ? Aku harus melakukan sesuatu yang sangat special dan mengungkapkan perasaanku padanya, Ratu Jhansi ki ku” ujar Raman senang 

Di dalam ruang pesta bujang Ashok, Ashok merasa heran karena lampunya mati “Suraj, kenapa lampunya mati ?”, “Kita akan kedatangan orang yang sangat special, ini hanya hiburan saja, tunggu dan lihat” ujar Suraj senang, saat itu Ishita masuk ke dalam ruangan dan seorang gadis mengambil dompetnya sambil berkata “Kami akan menyimpannya di loker” ujar gadis itu, Ishita melihat ruangan itu sangat gelap, Ishita mulai masuk ke dalam ruangan dan terkejut begitu dilihatnya banyak laki laki yang ada diruangan tersebut “Laki laki semua disini ? Apakah aku masuk ke tempat pesta yang salah ?” Ishita bergegas mundur, tiba tiba ada suara yang berkata “Apakah kamu hiburan kami ? Ashok telah mengatur semuanya dengan baik, dia memang cantik” pria yang lain juga menyahut 

“Ayooo kita minum, jangan malu malu” Ishita panik begitu melihat begitu banyak laki laki disana “Aku datang ke pesta yang salah ! Aku bukan orang yang kalian semua pikirkan ! Minggir semua !” bentak Ishita, Parmeet langsung menyela “Ishita, kamu ada disini ?”, “Aku datang kesini tidak sengaja ! Aku pergi !” namun Parmeet mencegah Ishita “Ayoolah, ini akan menyenangkan” Parmeet memaksa “Aku tahu, ini pasti rencanamu kan ?”, “Aku tidak melakukan apa apa, aku bahkan tidak tahu bagaimana salah satu keluarga Bhalla yang terhormat datang ke rumah kami ? Apakah mereka mulai membuat menantu dan anak mereka melakukan hal ini ?” ejek Parmeet, semua laki laki yang ada disana berteriak “Apakah dia tidak akan menari ? Kami memanggilnya kemari untuk menari bukan ?” Ishita kaget, Parmeet tertawa terbahak bahak SINOPSIS MOHABBATEIN episode 289 by. Sally Diandra

PREV    NEXT

Bagikan :