Loading...

SINOPSIS VEERA episode 115 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 115 by. Sally Diandra Ranvi sangat kecewa ketika mengetahui kalau Nihal tidak bisa ikut serta dalam lomba balap kuda tersebut “Aku berharap aku bisa melihat paman Nihal memenangkan lomba itu” ujar Ranvi sedih “Iyaa benar, paman ,,, kita akan merasa seolah olah ayah kamilah yang memenangkan lomba balap kuda itu” ujar Veera polos namun Ratan segur menegur Veera untuk tidak berkata seperti itu “Anak anak tidak usah berkecil hati ya, paman akan mencoba bicara dengan seseorang mengenao masalah kuda tersebut” Nihal kemudian meninggalkan mereka, sementara Ranvi, Veera dan Ratan menikmati tontonan permainan lainnya dan bertemu dengan bibi Kammo dari desa mereka yang ikut serta dalam pertandingan Matka, Veera memberikan dukungannya dan memintanya untuk memenangkan kompetisi ini untuk desa mereka, 

Pada saat yang bersamaan Nihal menemui seseorang dan mulai bicara dengannya, Nihal berusaha untuk meminjam kuda tapi pria itu malah mengejek Nihal dan menolak untuk membantu Nihal, Nihal sangat sedih Saat itu Veera ikut serta pada pertandingan Matka untuk anak anak dan Veera menggunakan sebuah baja untuk pertandingan Matka ini, tiba tiba ada seorang anak laki laki yang komplain “Ini tidak adil !” namun Veera segera menjawabnya “Pertandingan ini cuma sekali dengan sebuah matka dan mereka tidak menentukan secara rinci jenis matka seperti apa yang bisa digunakan, iya kan ?” ujar Veera sambil tertawa melihat wajah anak laki laki itu yang manyun,

Tak lama kemudian Balwant datang sambil membawa kuda milik Sampooran yang bernama Heer ke pertandingan, Nigal sangat senang dan menyentuh tubuh kuda tersebut, Ranvi dan Veera juga merasa senang “Bertandinglah demi desa kami, tuan Nihal ,,, Sampooran telah memenangkan banyak piala dengan Heer, kuda ini memang memiliki keterikatan yang sangat spesial dengan Sampooran” ujar Ratan, kemudian Nihal langsung menuju ke meja panitia untuk mengkonfirmasi namanya untuk kompetisi balap kuda tersebut, kebetulan saat itu Nihal menabrak Bakhtawar “Heeii, Nihal ! Kamu tidak bisa ikut dalam pertandingan ini karena kamu tidak punya seekor kuda !” ejek Bakhtawar “Aku akan mengendarai kuda Sampooran yang bernama Heer” Bakhtawar kaget begitu mendengar ucapan Nihal 

Sementara Balwant menyiapkan Heer untuk pertandingan ini, Ratan dan Nihal membawa anak anak untuk makan terlebih dulu, kemudian mereka mendengar tentang pertandingan mengendarai traktor “Dan untuk pertama kalinya, seorang wanita ambil bagian dan ikut serta dalam pertandingan mengendarai traktor, kami panggil Ra - Tan dari desa Pritampura !” mereka semua terkejut begitu mendengar nama Ratan dipanggil untuk ikut pertandingan traktor tersebut “Mereka menyebut desa kita dengan sangat jelas sekali, ibu” ujar Ranvi “Kita harus mengkonfirmasi dengan panitianya” ujar Nihal, bergegas mereka berempat menuju ke meja panitia dan bertanya pada pria yang mengurusi pendaftaran “Waah kalian terlambat untuk menarik kembali namanya karena sudah diumumkan tadi dan itu akan terlihat tidak baik jika kami mengumumkan pembatalan peserta” ujar panitia itu, Veera langsung melompat kegirangan begitu mengetahui ibunya akan ikut serta dalam pertandingan traktor “Horeee ! Horeee ! Ibu ikut pertandingan !” ujar Veera riang dengan gayanya yang lucu “Kalau boleh kami tahu siapa yang mendaftarkan nama nyonya Ratan dalam pertandingan ini” tanya Nihal “Kami tidak tahu, kami lupa orangnya” ujar si panitia, tepat pada saat itu Bakhtawar datang menghampiri mereka dan seperti biasa mulai mengejek mereka dengan ucapannya yang kotor tentang Ratan “Aku memang sengaja yang mendaftarkan kamu, karena aku ingin menantang Ratan dalam pertandingan ini” ujar Bakhtawar dengan senyum liciknya 

Ratan merasa gelisah dan bertanya tanya bagaimana dia bisa melakukan pertandingan ini, namun Ranvi mencoba mengingatkan Ratan bagaimana dulu Ratan dan Sampooran selalu menyemangatinya untuk memenangkan pertandingan apapun yang diikutinya, Veera juga meminta hal yang sama seperti Ranvi “Kamu akan menjadi perempuan pertama yang mengikuti pertandingan seperti ini, nyonya Ratan” ujar Nihal, akhirnya Ratan setuju untuk mengikuti pertandingan tersebut sesuai dengan permintaan mereka bertiga, 

Kemudian Ranvi menelfon bibi Moti dan mengabarkan padanya kabar baik kalau ibunya akan ikut pertandingan traktor namun tiba tiba pembicaraan mereka terputus, rupanya baterai ponsel bibi Moti habis, bibi Moti berusaha mencari cari charger baterainya kesana kemari dan tak lama kemudian menyebarkan berita ini ke seluruh desa, semua orang merasa bangga pada Ratan, bibi Moti juga menemui Gurpreet yang saat ini sedang menyetrika bajunya “Gurpreet, apakah aku bisa pinjam charger ponselmu ? Kamu tahu Gurpreet, Ratan akan mengikuti pertandingan balap traktor namun Gurpreet saat itu sedang sibuk dengan dirinya sendiri mencari charger ponsel, sementara itu bibi Moti mencoba melanjutkan menyetrika baju Kurtha milik Kartar dan dilihatnya baju Kurtha Kartar robek “Gurpreet, baju kurtha Kartar robek ! Lebih baik kamu jahit dulu !” ujar bibi Moti kemudian meninggalkan tempat itu sambil mengelu elukan nama Ratan 

Di tempat pertandingan, Nihal memberikan beberapa tips pada Ratan dalam mengontrol traktor dan memberikan semangat padanya, Veera juga memberikan ciuman dan berkata “Ibu tidak usah takut karena kami akan terus menyemangati ibu” ujar Veera, Ratan hanya tersenyum, kemudian Ranvi dan Veera meninggalkan ibunya, Ratan sendiri mulai bersiap dengan traktornya dengan rasa percaya diri, sedangkan para penoton mulai memberikan semangat untuk semua perserta yang ikut berpartisipasi karena pertandingan sebentar lagi akan segera dimulai SINOPSIS VEERA episode 116 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top