SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 990 “SHAGUN TIDAK RELA MELEPAS PIHU” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 990 “SHAGUN TIDAK RELA MELEPAS PIHU” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 990 “SHAGUN TIDAK RELA MELEPAS PIHU” by. Sally Diandra Raman dan Ishita akhirnya mendarat di kota Delhi, India ,,, Raman meminta Pihu untuk menunggu sebentar, kemudian bergegas memesan taksi, Pihu lalu bertanya pada Shagun “Mama, kenapa mama tidak bicara sama aku ?”, “Apa kamu benar benar ingin pergi dengan ayahmu ? Apa kamu tidak menyayangi mama ?” sahut Shagun “Aku sayang sama, mama ,,, tapi aku sudah berjanji pada ibu Ishi kalau aku akan memberinya kesempatan” Shagun kemudian pergi meninggalkannya, 

Ishita lalu memberitahu Pihu kalau Pihu bisa bertemu dengan Shagun kapan saja “Ibu Ishi tidak ingin membuat ibu Shagun pergi dari hatimu, ibu Ishi ingin membuat tempat ibu sendiri di hatimu” saat itu Raman menghampiri mereka dan mengajak mereka pulang kerumah 

“Raman, apa yang akan mereka pikirkan tentang kita ?”, “Aku juga berfikiran demikian, tapi ketika mereka melihat Pihu, semuanya pasti tidak akan menjadi masalah” sahut Raman, tiba tiba ada seorang perempuan yang meminta berfoto selfie dengan Ishita “Aku tidak tahu apa yang terjadi ? Mungkin aku telah memberikan senyum padanya sehingga dia ingin berfoto selfie denganku ?” Ishita merasa bingung, kemudian mereka bergegas dari sana 

Dirumah Mani, Mani bertanya pada Aaliya “Apa yang kamu bawa lagi sekarang, Aaliya ? Kamu harus melakukan semuanya dengan baik, kalau tidak ibu mertumu akan memarahi kamu” Aaliya tersenyum “Ayah, ibu mertuaku itu adalah ibuku, jadi hal itu tidak masalah”, “Baiklah, semuanya baik baik saja sekarang” sahut Mani “Kita akhirnya kembali lagi setelah sekian tahun lamanya, pekerjaan perjalanan ayah akhirnya benar benar berakhir”, “Aku tidak tahu kenapa Shagun tidak meminta aku untuk datang ke bandara ?” Mani merasa heran 

“Ayah, ibu Shagun pasti akan datang, lihat boneka Teddy ini ? Aku membelinya untuk Pihu”, “Bagaimana dengan pasta yang untuk Pihu ?” tanya Mani cemas “Ayah benar benar sangat merindukan kamu selama satu tahun ini” saat itu Shagun pulang, Mani segera menyambutnya dan mereka bertanya tentang Pihu yang tidak ikut pulang bersama Shagun 

“Shagun, Aaliya sudah membeli hadiah untuk Pihu dan aku juga sudah memesan pasta kesukaannya, dimana Pihu ?”, “Apa dia bersembunyi ? Aku akan mencarinya” Shagun langsung menyela “Pihu tidak bersamaku, dia bersama Raman dan Ishita, kamu selalu menginginkan hal ini bukan ? Kamu puas sekarang ?” Mani dan Aaliya kaget, Shagun bergegas masuk ke kamarnya 

Dirumah keluarga Bhalla, Raman dan Ishita akhirnya sampai dirumah mereka bersama Pihu, Raman merasa heran ketika ada orang yang memperhatikan mereka “Kenapa orang itu menatapku seperti itu ?”, “Sudah, biarkan saja” sahut Ishita santai “Aku ingin bertemu semua orang” sela Pihu “Tapi lebih baik, kalian datangnya nanti saja, kalian nanti bisa mengejutkan semua orang begitu aku mengirimkan sms padamu”, “Apa ibu melakukan hal ini padaku juga ?” Ishita mengangguk mengiyakan “Iyaa, karena kamu adalah yang terpenting bagiku” sahut Ishita, 

Sementara itu Mani bergegas menemui Shagun di kamarnya dan berusaha untuk menghiburnya, saat itu Mani memberikan sekuntum bunga mawar ke Shagun “Aku tahu kalau kamu berusaha untuk menghiburku tapi saat ini aku sedang setres dan sedih, jadi tinggalkan aku sendirian”, “Sudah lupakan semuanya, duduklah disini” pinta Mani “Katakan padaku, kenapa Pihu bisa ikut sama Raman dan Ishita ? Aku lihat kamu tidak bicara secara baik baik, kamu sedang sedih, jadi aku datang kesini untuk bicara sama kamu” Shagun akhirnya menangis 

“Apa yang harus aku katakan ? Aku bertemu dengan Raman dan Ishita di Australia, mereka meminta hak asuh Pihu lagi, Ishita memohon dan meyakinkan aku, akhirnya aku memutuskan untuk memberikan Pihu pada mereka, aku tidak bisa melihat mereka begitu menginginkan Pihu tapi aku juga merasa hampa tanpa Pihu” Shagun pura pura di depan Mani “Aku bangga padamu, Shagun ,,, kamu telah melakukan sebuah pengorbanan yang begitu besar, aku tahu kalau kamu merasa tidak suka, tapi coba tebak, aku akan membatalkan perjalanan bisnisku, aku akan selalu bersamamu, aku janji aku tidak akan membiarkan kamu merasa sendirian” hibur Mani 

“Santai saja, ayoo minum jus ini, aku akan memanaskan makanan dulu dan datang lagi kesini”, “Terima kasih, Mani” sahut Shagun “Kamu tidak perlu berterima kasih padaku” Mani bergegas pergi meninggalkan Shagun, begitu Mani pergi, Shagun lalu membaca koran dan sedikit terkejut lalu tersenyum “Ishita, kamu memang pantas mendapatkan ini” gumam Shagun 

Dirumah keluarga Bhalla, Ishita masuk ke rumahnya dan mengejutkan Adi, Adi terlihat sedih begitu melihat Ishita “Ada apa, Adi ? Ibumu sudah pulang”, “Kami sudah tahu semuanya, ibu” Ishita mengira kalau Ruhi sudah menceritakan semuanya “Baguslah kalau kamu sudah tahu, ibu akan bicara pada semuanya, ayooo ikut, ibu” Adi merasa heran melihat sikap Ishita “Apa yang terjadi pada ibu Ishi ? Kenapa dia sangat bersemangat sekali ?” saat itu Amma dan Mihika juga sedang merasa khawatir dengan berita tersebut 

“Mihika, apa yang akan orang orang katakan ?”, “Jangan cemas, bibi ,,, bibi dan paman Bhalla pasti bisa mengerti, mereka bilang kalau mereka bahagia untuk kak Ishita” hibur Mihika “Ishita telah mengambil cara yang seperti ini, aku sangat khawatir” sahut Amma, Appa datang dan berkata “Madhu, Ishita sudah pulang, aku tadi melihatnya masuk ke rumah keluarga Bhalla” sementara itu Neelu juga bergegas memberitahu tuan dan nyonya Bhalla soal makan malam, namun mereka meminta Neelu untuk bertanya ke Simmi soal makanan 

Di area parkir, Pihu merasa heran ketika Ishita tidak menelfon mereka “Kenapa ibu Ishi tidak menelfon kita sampai sekarang, ayah ?”, “Iyaa, tuan ,,, sampai kapan aku harus menunggu ?” sela supir taksi menimpali ucapan Pihu, Raman kemudian menulis sebuah pesan yang lucu dan mengajak Pihu untuk ikut dengannya, saat itu Romi datang dan melihat mereka berdua, Pihu segera memeluk Romi dan bergegas menemui neneknya “Kalian disini ?”, “Memangnya kenapa ? Aku ini kan bukan hantu, aku kakakmu ! Romi langsung memeluk Raman penuh haru 

“Bagaimana kabarmu, Romi ? kenapa semua orang menatap kearahku ? Ini sudah satu tahun, sekarang semuanya pasti baik baik saja”, “Tapi dimana kak Ishita ?” tanya Romi heran “Dia sudah naik keatas” sahut Raman “Kakak, apa kamu pikir semua yang terjadi ini salah ?” ujar Romi sambil menunjukkan berita tersebut “Yang terjadi ini benar” ujar Raman yang langsung terkejut begitu melihat surat kabar itu, Romi lalu berfikir “Kenapa kak Raman bersikap seolah olah apa yang diperbuat oleh kak Ishita itu tidak salah ?” bathin Romi heran 

Dirumah keluarga Bhalla, Ishita meminta maaf pada semua orang karena dia tidak menelfon rumah “Aku mempunyai sebuah kejutan, aku ingin memberitahu kalian semua secara pribadi” saat itu Pihu datang, seluruh keluarga Bhalla merasa senang, Pihu memeluk kedua neneknya “Ini adalah kejutan yang pertama, Pihu akan tinggal bersama kita” Ishita kemudian meminta Pihu ke kamar bersama Neelu, 

Semua orang terdiam kembali, Ishita jadi bingung “Ada apa ? Apa kalian semua tidak merasa senang Pihu pulang kerumah ini ? Aku rasa kalian pasti tahu kejutanku yang kedua, aku harap kalian semua akan menyukainya dan bisa mengerti kenapa aku melakukan semua ini, kami akan memulai awal yang baru” ujar Ishita senang, nyonya Bhalla menyela 

“Hentikan omong kosong ini, Ishita !” ujar nyonya Bhalla sambil menampar pipi Ishita dengan keras dan melempar surat kabar itu ke arah Ishita “Apakah ini kejutan terbesarmu ? Kamu telah menghancurkan kehormatan dan kebanggaanku, kamu ingin aku menerima semua ini ? Apa kamu tidak punya rasa malu ? Kalau begitu pergilah dan matilah sana !” Ishita kaget dan segera memeriksa surat kabar itu, 

Ishita membacanya “Vidyut dan cinta terbarunya terlihat di Australia” Ishita kaget, nyonya Bhalla langsung melawan Ishita soal Vidyut “Ibu, bukan seperti itu”, “Kamu tidak mengatakan hal ini ?” sela tuan Bhalla “Kamu ingin memulai hidup baru dengannya kan ? Kamu bohong pada kami dan pergi ke Australia, katakan pada kami, kenapa kamu melakukan hal ini ?” saat itu Raman datang dan berkata 

]“Ishita berbuat seperti ini atas perintahku” seluruh keluarga Bhalla merasa senang begitu melihat Raman pulang “Ishita melakukan ini semua atas perintahku, istriku seharusnya tidak mendengar kemarahan orang lain, ibu menyayangi putra ibu kan ? Tapi putuskan apa yang harus ibu lakukan karena akulah yang melakukan semua ini, Ishita pergi ke Australia atas permintaanku” mereka semua kaget tidak percaya “Vidyut adalah temanku, dia yang menolong kami sesuai permintaanku untuk mendapatkan Pihu, ibu bilang kalau ibu ini orang yang modern dan ingin agar Ishita berubah, tapi sekarang ibu malah menamparnya” nyonya Bhalla langsung menyela ucapan Raman 

“Apa yang kamu katakan ? Apa yang akan kami katakan kalau kalian berdua hidup terpisah selama satu tahun”, “Semua ini hanya sandiwara saja, ibu ,,, apa ibu pikir kami bisa terpisah seperti ini ? Kami melakukan semua ini untuk Pihu, dengan begitu kami bisa membuat Pihu kembali ke keluarga ini lagi, kami berfikir untuk tinggal di Australia, tapi kemudian Shagun datang bersama Pihu kesana, Vidyut lalu menjadi penghubung diantara kami, apa kalian semua tidak merasa bahagia kalau Pihu tinggal bersama kita ?” nyonya Bhalla langsung menampar Raman dengan keras, semua orang menatap kearah mereka SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 991 by. Sally Diandra

Bagikan :