SINOPSIS MOHABBATEIN episode 444 “I LOVE U RAMAN BHALLA” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 444 “I LOVE U RAMAN BHALLA” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 444 “I LOVE U RAMAN BHALLA” by. Sally Diandra Malam itu sepulang dari makan malam, Ishita bergegas menuju ke kamarnya untuk beristirahat, begitu sampai di kamarnya, Ishita teringat pada Raman, sementara itu Raman masih terjebak di dalam lemari dan mulai berteriak memanggil Ishita, ketika Raman melihat Ishita sudah masuk ke dalam kamar namun Ishita mengira kalau suara Raman itu hanya imajinasinya belaka karena kebetulan Ishita sedang memikirkan Raman terus menerus akhir akhir ini, Raman kembali berteriak dari dalam lemari memanggil Ishita “Apakah Raman sedang terjebak dalam sebuah masalah ? Kenapa aku merasa mendengar suaranya terus menerus ?” bathin Ishita heran dan mulai menebak nebak, Ishita lalu menuju ke lemarinya tapi teringat kalau bajunya ada di atas sofa yang dekat dengan lemari, begitu Raman tahu kalau Ishita hendak mengambil bajunya yang ada diatas sofa, Raman segera berteriak

“Ishita, bajumu itu ada diluar ! Tapi suamimu ada di dalam sini ! Buka lemarinya !” bentak Raman lantang dari dalam lemari, Ishita kaget dan berteriak juga “Siapa yang ada di dalam sana ?”, “Dasar wanita sinting ! Ini suamimu ! buka cepat sekarang !” bentak Raman kesal “Aku dengar suaramu tapi apa yang kamu lakukan di dalam lemari ?”, “Aku ingin memberikan sebuah kejutan padamu tapi malah terjebak sendiri disini, sekarang buka !” Raman semakin kesal “Siapa yang bersembunyi di dalam lemari ? Iyaa tunggu ,,, tunggu, aku mau ambil kuncinya dulu” ujar Ishita, begitu mendengar suara Ishita, nyonya Bhalla hendak pergi ke kamarnya Ishita untuk melihat ada apa gerangan namun Amma malah mencegahnya, tapi seluruh keluarga Bhalla tetap bergegas ke kamar Ishita untuk mengecek apakah semuanya baik baik saja disana, 

Begitu sampai di kamar Ishita, Amma langsung berteriak “Raman tadi bilang kalau dia mau bersembunyi di dalam lemari” Amma keceplosan ngomong “Apa ? Jadi sedari tadi kamu sudah tahu tentang hal ini ?” Amma mengangguk membenarkan pertanyaan nyonya Bhalla, Raman pun ikut berteriak dari dalam lemari “Ibu mertua, segera lakukan sesuatu untuk menantumu ini ! atau putrimu akan menjadi seorang janda !” ujar Raman lantang, tuan Bhalla menyela dan meminta pada semua orang untuk diam dan tetap tenang, saat itu Simmi membawa kunci dan diberikannya ke Ishita,

Ishita segera mengambilnya dan mulai membuka lemari tersebut tapi karena Ishita gugup dan panik, akhirnya kuncinya rusak, Ishita tidak bisa membuka lemari tersebut, semua orang juga ikut panik dan tegang “Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang ?” sela Romi cemas “Pergi dan panggil tukang kunci ! Dan satu lagi aku ingin minum !” bentak Raman, Simmi bergegas berlari ke bawah untuk membawa air untuk Raman, Ishita mencoba menenangkan Raman dengan meminta relax, santai namun Raman sudah semakin kesal, 

Tak lama kemudian Simmi datang membawa air untuk Raman tapi Raman tidak bisa minum, Ruhi pun tidak kehilangan akal, Ruhi segera membawakan sedotan untuk Raman sehingga Raman bisa meminumnya dan akhirnya tukang kunci pun datang dan mulai membuka lemari tersebut, Raman sudah tidak tahan berada didalam lemari “Ayooo cepat ! Kamu ini tukang kunci atau sales toko sih ?“ bentak Raman kesal, akhirnya tak lama kemudian Raman berhasil keluar dari dalam lemari, seluruh keluarga Bhalla langsung menyambutnya dengan perasaan senang, Ruhi juga memeluk Raman, Raman lalu menggendong Ruhi, 

Raman berterima kasih pada Ishita karena telah menyelesaikan permasalahan Simmi, sementara itu Suraj menelfon Ashok yang sedang minum minuman, rupanya Suraj mengundang Ashok untuk datang ke pestanya tapi Ashok menolaknya Adi dan Ruhi bertanya pada Raman apa yang ayahnya beli untuk mereka, seluruh keluarga Bhalla lalu membuka koper Raman dan Raman memberikan hadiah pada semua orang, Raman memberikan kode ke Ishita dengan mengatakan ‘i love u’ dan meminta Ishita untuk mengatakan padanya seperti dirinya mengatakan pada Ishita tapi Ishita membuat alasan mau mengambil air, Raman dan Simmi lalu membuat sebuah rencana, Ruhi ingin tidur dengan Ishita dan Raman tapi Simmi segera mencegahnya “Ruhi, bukankah kamu ingin tidur sama bibi ?” ujar Simmi, 

Ishita dan Raman akhirnya masuk ke dalam kamar mereka, Raman berusaha menjelaskan pada Ishita bagaimana dia bisa terjebak di dalam lemari, mereka berdua kemudian masuk ke dalam lemari, Simmi segera masuk ke dalam kamar Raman dan Ishita dan mengunci lemari tersebut dari luar dengan sengaja, sesuai perintah Raman “Sekarang kamu harus mengatakan aku mencintaimu, Raman ,,, kalau tidak maka lemarinya tidak akan terbuka” goda Raman, awalnya Ishita malu malu mengucapkannya dengan nada yang sangat lirih “Aku mencintaimu, Raman” namun Raman pura pura tidak mendengar dan meminta Ishita untuk mengucapkannya lebih keras, Ishita lalu mengucapkannya, Raman kembali meminta Ishita mengulanginya bahkan sampai tiga kali, keluarga Bhalla yang saat itu berada diluar, mendengar ungkapan cinta Ishita untuk Raman, mereka semua tertawa, Simmi kemudian membuka lemari dan membiarkan Raman dan Ishita keluar dari dalam lemari, mereka semua tertawa senang 

Keesokan harinya, keluarga Bhalla sedang duduk menikmati sarapan pagi mereka di meja makan, Neelu mencoba bersembunyi dari Raman karena takut dimarahi Raman tapi Raman memanggilnya dan berkata “Untung saja kamu mengunci aku di dalam lemari” ujar Raman, sementara itu nyonya Bhalla sudah berdandan rapi dan sedang berada dijalan menanti bajaj yang datang, saat itu Amma juga berada dibawah dan melihat nyonya Bhalla, nyonya Bhalla bergegas menjauh dari Amma dan segera masuk ke bajaj untuk bertemu dengan ibunya Subbu di sebuah cafe, nyonya Bhalla dan ibunya Subbu sedang membahas tentang Subbu dan Simmi, sementara Amma duduk disebrang sambil memperhatikan mereka, sedangkan Shagun menemui Parmeet di penjara, Parmeet berusaha memeras Shagun dan memberitahu Shagun, agar dia melakukan sesuatu “Aku akan mencoba melakukan sesuatu” ujar Shagun kemudian pergi dari sana SINOPSIS MOHABBATEIN episode 445 by. Sally Diandra

Bagikan :