SINOPSIS MOHABBATEIN episode 418 “PRIA MISTERIUS PENOLONG ISHITA” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 418 “PRIA MISTERIUS PENOLONG ISHITA” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 418 “PRIA MISTERIUS PENOLONG ISHITA” by. Sally Diandra Ruhi kemudian menghampiri Adi dan berkata “Kak Adi, tadi aku sudah memberitahu ibu Ishi tentang binatang peliharanku yang baru, ibu Ishi tidak akan memberitahu ayah, dia berada dipihak kita”, “Waaah, sekarang pasti akan sangat menyenangkan” ujar Adi menimpali ucapan Ruhi, tak lama kemudian Muttu pulang ke rumah, Adi dan Ruhi segera berlari menyambutnya, binatang peliharan yang baru juga ikut serta, Raman lalu bergabung bersama mereka, Raman merasa heran dengan tas keranjang yang dibawa oleh Adi “Adi, apakah itu anak anjing, kelinci atau apa yang ada didalamnya ?”, “Ini kucing kecil” sahut Ruhi, Raman segera menghindar sambil berkata “Kucing dan anjing tidak bisa berteman” ujar Raman sambil bersin bersin 

“Ayah alergi dengan kucing, jauhkan kucing itu !” pinta Raman “Ishita, tolong taruh saja kucing itu dirumah ibumu” pinta Raman, semua orang tertawa dan meminta Raman untuk melihatnya namun Raman tidak mau dan berlari menghindar, hingga akhirnya mereka bisa menangkap Raman lalu menunjukkan kalau tas keranjang itu kosong, mereka semua tertawa melihat sikap Raman yang langsung bersin bersin begitu mendengar nama kucing “Ayah, bagaimana bisa ayah lansung bersin begitu mendengar nama kucing ?”, “Adi, ayahmu ini hanya akting saja” ujar mereka, Raman hanya tersenyum 

Malam harinya, Raman tertidur di sofa dan Muttu membangunkannya sambil menjilat jilat tangan Raman, Ishita juga terbangun dan meminta Raman untuk mengajak Muttu keluar rumah karena kaki Ishita sedang patah, Raman akhirnya terbangun dan mendatangi kamar Romi dan meminta Romi untuk bangun dan mengajak Muttu jalan jalan, Romi segera memegang tangan Raman sambil berkata “Sayang, besok kita akan pergi ke bioskop untuk nonton film” ujar Romi sambil mencium tangan Raman, Raman menyiramkan air ke wajah Romi sehingga Romi terbangun “Ada apa ? Apa yang terjadi ?”, “Bawa Muttu jalan jalan !” ujar Raman dan bergegas pergi dari sana “Memangnya jam berapa ini ?” tanya Romi heran sambil membawa Muttu, 

Tak lama kemudian Romi dan Muttu sudah sampai dipelataran parkir, Romi merasa lelah setelah berjalan jalan dengan Muttu, Romi kemudian duduk dibangku untuk melepas penat sebentar, sedangkam Muttu pergi entah kemana, sejenak Romi kehilangan Muttu “Kemana Muttu pergi ?” tanya Romi dan dilihatnya Muttu sedang bersama dengan anjing perempuan, Romi bergegas menghampiri Muttu dan mengajak ngobrol pemilik anjing betina tersebut “Selamat pagi, aku ini orang Punjabi dan kakak iparku orang Tamil, dia yang memberi nama anjingnya Muttu Swami”, “Kami juga baru pindah beberapa hari yang lalu dan majikanku seorang dokter gigi namanya dokter Subramanium” ujar orang tersebut, mereka ngobrol dengan akrabnya, hingga akhirnya saling berpisah satu sama lain 

Ashok dan Suraj sedang ngobrol soal bisnis “Kita akan menyelesaikan semuanya secara perlahan lahan, beberapa langkah besar harus kita ambil segera, Ashok” ujar Suraj cemas “Raman adalah CEO perusahaan kita, jadi dia yang bertanggung jawab” sahut Ashok, sementara itu nyonya Bhalla meminta anak anak untuk makan “Tapi jangan makan terlalu banyak” sela Simmi anak anak tertawa, Romi kemudian mengajak Raman ngobrol “Apa yang kamu katakan ? Kenapa kamu tidak mengatakannya sebelumnya ?”, “Lihat saja, kak ,,, mereka sedang sangat bahagia, waktu itu aku mendengar suara Bala dan Bala mengakhiri telfonnya, aku tidak tahu apa yang terjadi, kak ?” ujar Romi penasaran “Sepertinya ada yang tidak beres, kak”, “Aku juga merasakan hal yang sama” Ishita lalu menyela mereka untuk menikmati sarapan “Kalian berdua ini sedang membahas apa, sepertinya begitu serius ?” tanya Ishita penasaran, Rama lalu meminita Ishita untuk ngobrol dengan Bala “Ishita, kamu harus bisa membuatnya menceritakan segalanya jika ada sesuatu” pinta Raman, 

Tiba tiba Sujata datang dan berkata “Itu semua tidak mudah !” mereka semua tertegun begitu melihat Sujata ada disana “Ini perkara yang mudah tapi tunggu semua detailnya”, “Kami tidak keberatan, karena ini semua untuk kebaikkan kami” sela Ishita menimpali ucapan Sujata “Ada orang lain juga yang terlibat cukup jauh, mulai dari Bala dan aku, tapi aku tidak ingin mengatakannya” Raman tertegun mendengar ucapan Sujata “Kenapa tidak ? Jika dia penolong kami, maka kami seharusnya tahu” Raman bersikeras “Kalian bisa bertemu dengannya, dia sedang meeting saat ini” ujar Sujata, Raman dan Ishita sangat berterima kasih pada Sujata, kemudian segera berlalu dari sana Bala bertanya pada Sujata “Nyonya Sujata, kenapa kamu mengatakan pada mereka ?”, “Suatu saat semuanya akan terkuak juga” ujar Sujata tenang “Aku takut dengan reaksi Ishita nanti” ujar Bala cemas 

Raman dan Ishita kemudian kemudian pergi ke hotel dan bertanya tentang sebuah meeting yang diadakan di hotel itu “Kami tidak tahu namanya, tapi meetingnya sedang berlangsung saat ini” ujar Raman “Tidak ada meeting yang sedang berlangsung di hotel kami, tuan” Ishita menyela ucapan resepsionis “Coblah dicek dulu”, “Meetingnya sudah selesai, orangnya itu disini, itu dia” ujar resepsionis yang lain, Raman dan Ishita segera menengok kebelakang dan melihat pria itu hendak meninggalkan hotel, 

Mereka segera mengejar orang itu namun sayang orang itu sudah pergi meninggalkan hotel dengan mobilnya “Siapa pria itu ?”, “Aku juga tidak tahu, Raman ,,, aku akan bertanya pada nyonya Sujata” ujar Ishita yang kemudian bergegas menelfon Sujata “Nyonya Sujata, dia sudah pergi”, “Baiklah aku akan datang malam nanti dan mempertemukan kalian” ujar Sujata, Ishita segera memberitahu Raman kalau Sujata akan mempertemukan mereka dengan pria itu malam nanti “Aku akan membawa Adi dan Ruhi juga”, “Baiklah” ujar Ishita menimpali ucapan Raman yang saat itu sedang memikirkan sesuatu SINOPSIS MOHABBATEIN episode 419 by. Sally Diandra

Bagikan :