Loading...

SINOPSIS VEERA episode 590 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 590 by. Sally Diandra Di rumah Balwant, Bansuri sedang ngobrol dengan seseorang tentang lamaran untuk Baldev, tak lama kemudian Baldev pulang kerumahnya bareng Billa dan Jaggi, Bansuri langsung menyambut Baldev dan bertanya tentang Veera, yang seharusnya mengantarkan Baldev “Mana Veera ? Seharusnya dia kan yang mengantar kamu pulang, yaa sudahlah ,,, ibu punya kabar baik buat kamu, Baldev” Baldev langsung menyahut “Aku juga punya kabar baik yang lebih hebat” Bansuri menggeleng “Tidak” Bansuri langsung menyuruh Jaggi dan Billa pergi, mereka meminta Bansuri untuk merawat Baldev dengan baik kemudian mereka pun pergi meninggalkan Baldev “Baiklah, ibu duluan yang bilang, karena kabar baik dariku akan membuat ibu tidak bisa berkata-kata” ujar Baldev 


“Ibu telah menemukan seorang gadis yang baik untukmu sayang” Baldev tersenyum dan berkata “Dan kakak gadis itu pun setuju” Bansuri kaget “Siapa ?” Bansuri merasa was was “Ranvi mengatakan iya, ibu ,,, dia setuju denganku, Veera memang pasangan yang terbaik untukku” Bansuri pun melotot “Apa kamu ini gila ?” Baldev pun menyahut “ibu mencari gadis lain kan ? Tapi Ranvi sudah setuju” namun Bansuri bersikeras “Lalu kenapa ? Aku ini ibumu, aku tidak setuju sampai sekarang, Baldev !” Bansuri mengingatkan Baldev tentang apa yang sudah Veera lakukan padanya “Kesalahan bisa terjadi pada semua orang, ibu ,,, kami berdua cocok, aku juga mencintainya dan akan menikahinya” Baldev merasa sangat bahagia “Baldev, kamu ini sedang tidak sehat dan baru pulang dari rumah sakit, tidak perlu berdebat, kita akan bicara lagi nanti” Baldev langsung menyela “Aku hanya akan menikah dengan Veera, semua orang setuju dan ibu juga harus setuju” pinta Baldev 

Sementara itu di rumah Ratan, Veera memeluk Ranvi dan mengucapkan terima kasih pada kakak kesayangannya ini, Ranvi tersenyum melihat kebahagiaan di wajah Veera ”Veera, sebentar lagi aku tidak bisa bertemu denganmu dalam waktu yang lama, karena kamu akan meninggalkan kami dan pergi ke rumah mertuamu” Veera pun menyela “Aku punya ide yang bagus, aku dan Baldev akan menghabiskan setengah hari di sini” Ranvi menggeleng “Mereka akan memukulmu dan aku, dan mengatakan kalau aku yang mengajarimu” Veera ikutan menggeleng “Tidak, kakak ,,, kakak tidak usah malu karena aku” saat itu Ranvi melihat rambut Veera sedikit rusak lalu berkata 

“Aku akan memberikan minyak pada rambutmu” Ratan dan bibi Chaiji yang saat itu juga ada disana tersenyum melihat tingkah mereka “Bibi akan mengajari Veera memasak” tiba tiba bibi Chaiji menyela pembicaraan mereka “Iya, bibi ,,, ayo kita tetapkan waktunya, kalian benar benar membuatku takut” Ratan langsung menimpali “Jangan berpura-pura, Veera ,,, bukankah kamu merasa senang sekarang ?” Veera kemudian memeluk ibu dan bibi gendutnya “Kalian semua melupakan aku” Ranvi lalu bergabung memeluk mereka semua 

Malam harinya, Balwant tidak percaya kalau Ranvi benar-benar telah setuju menerima Baldev “Iya, ayah ,,, dia mengatupkan kedua tangannya dan memintaku untuk menjaga Veera, Ranvi mempercayaiku dan merasa aku pria yang terbaik untuk Veera” Balwant terharu mendengarnya “Ayah senang, ayah tidak mengatakan keberatan ketika Ranvi menganggap dirimu salah tapi ayah selalu berdoa agar Veera menjadi menantuku” Baldev menyela “Tapi masih ada satu rintangan lagi sekarang, ayah ,,, ibu bersikeras, aku tahu kalau ibu tidak suka Veera, tapi aku rasa suatu saat nanti ibu pasti akan setuju seperti Ranvi” Balwant mengangguk “Ayah yakin Ranvi akan bangga padamu, nak” puji Balwant 

Keesokan harinya, Baldev mulai bekerja di kantor bisnis transportasi yang mulai dia rintis, Jaggi dan Billa juga ikut dalam pekerjaan tersebut, Veera melihat Baldev bekerja sambil tersenyum memandangnya, Jaggi dan Billa melihat kehadiran Veera disana dan memberikan kode pada Baldev kalau Veera datang, Baldev tersenyum melihatnya “Kalian berdua awasi pekerjaan ini, aku akan kembali” ujar Baldev sambil berlalu dari sana ke arah Veera 

Di kantor rumah kaca, Baldev memberikan sebuah cincin untuk Veera “Baldev, kenapa cincinnya begitu mahal ?” tanya Veera heran “Memangnya kenapa ? ini cincin pertunangan, aku sedang mencari penghasilan dan aku akan memberikan gajiku untukmu” Veera menggeleng “Tidak, Baldev ,,, berikan gajimu untuk orangtuamu” Baldev pun mengangguk “Baiklah” Baldev lalu memakaikan cincin itu di jari Veera, tepat pada saat itu Rajveer melihat Veera dan Baldev sedang bersama sama, Rajveer marah ketika melihat mereka sedang berpelukan mesra, Rajveer saat itu juga sedang memegang cincin yang dibelinya untuk Veera , dalam hati Rajveer berkata “Aku tidak bisa kehilangan Veera !” bathin Rajveer geram 


Di dalam kantor rumah kaca, Baldev sedang memegang wajah Veera dan mendekatkan bibirnya hendak mencium kekasihnya itu, tapi Veera mencegahnya “Kamu belum punya izin sayang” Baldev menyahut “Ranvi sudah setuju !” Veera menggeleng “Untuk ini juga ? Kapan ? Aku tidak ingat” Baldev tersenyum dan berkata “Baiklah, aku akan menelfonnya dan bertanya” Veera langsung menyela “Jangan sayang” ujar Veera sambil tertawa, Baldev kembali memeluk Veera dengan mesra, dari kejauhan Rajveer yang melihat semua adegan romantis itu mulai meradang amarahnya, Rajveer menyakiti tangannya dengan meremas cincin tersebut “Kenapa gadis bodoh itu menyukai orang tidak berguna seperti Baldev, aku ini lebih baik darinya, aku mencintainya dan aku akan mendapatkan Veera !” ujar Rajveer penuh amarah, kemudian Rajveer segera berlalu dari sana 

Sementara itu Baldev dan Veera masih bermesraan di dalam kantor rumah kaca ”Bolehkah aku pergi sekarang ?” Veera menggeleng manja “Tidak, 10 menit lagi !” Baldev menyahut “Aku punya pekerjaan, sayang” Veera mulai merajuk begitu mendengar ucapan Baldev “Kamu sangat sibuk sekarang” Baldev tersenyum dan berkata “Karena aku akan menikah, bagaimana bisa aku tidak bertanggung jawab pada istriku nanti ?” Veera tersenyum mendengarnya, Veera kemudian menceritakan tentang pelajaran memasak dari bibi Chaiji, Baldev tertawa “Memangnya apa yang kamu pelajari ?” Veera menceritakannya penuh semangat “Cara membuat roti” Baldev senang mendengarnya “Jangan melukai tanganmu, sayang ,,, aku akan makan apapun yang kamu masak” Veera merasa senang di puji seperti itu “Baiklah, bagus ituu, kalau begitu ayo datang ke kelas memasak bibi Chaiji dan masakkan sesuatu untukku” Baldev tertawa dan memeluk Veera dengan perasaan bahagia 

Di rumah Ratan, Ratan meminta Veera untuk belajar memasak, sementara Veera menghindarinya, Ratan kemudian melakukan pekerjaan Veera saat itu bibi Chaiji datang menghampiri mereka “Apa yang kamu lakukan, Veera ?” rupanya Veera melakukan semua masakannya itu dengan cara yang salah “Ranvi benar, Bansuri pasti akan memarahi kamu” Veera merasa kesal dengan ucapan bibi gendutnya itu “Semua orang memarahi aku, aku tidak akan bekerja !” tak lama kemudian Veera memasak Tahaari (nasi di campur sayur dan rempah rempah

“Bibi lihat, aku sudah menaruh semuanya dalam satu cangkir” bibi Chaiji terkejut “Veera, apakah seperti ini caranya memasak ? Ratan, kita harus makan roti saja hari ini” rupanya Veera menghancurkan segalanya dan mengacaukan dapur “Ya Tuhan, aku kasihan pada Baldev, aku rasa kita harus menjaga Baldev di sini selama beberapa hari untuk membuat Baldev makan makanan yang baik, kalau tidak dia akan kelaparan nanti” ujar bibi Chaiji “Kalau begitu aku tidak akan memasak lagi sekarang” Veera langsung pergi meninggalkan ibu dan bibinya, Ratan dan bibi Chaiji tertawa melihat tingkah Veera 

Malam harinya, bibi Chaiji memberitahu segalanya pada Nihal kalau Ranvi menyetujui hubungan Veera dan Baldev “Ini hebat, nyonya ,,, lalu kapan tanggal pertunangannya ?” Ratan langsung menyela ucapan Nihal “Kita harus bicara dengan pendeta dulu” sementara itu di rumah Balwant, Balwant meminta Bansuri untuk menyetujui Veera, sedangkan di rumah Ratan, Gunjan yang ikut nimbrung dengan keluarga Ranvi berkata “Aku akan bertanya pada ayah tentang hal ini” kemudian Gunjan menelepon Balwant “Ayah, apakah ibu sudah setuju dengan Veera ? Karena kita harus bertanya pada pendeta tentang tanggal untuk pertunangan kakak dan Veera” tanya Gunjan penasaran “Kapanpun bisa, Gunjan” ujar Balwant senang 

“Terima kasih, ayah” Gunjan kemudian menutup telfonnya Ratan yang sudah mendapat kabar dari pendeta segera mengabarkan pada keluarganya “Pendeta bilang besok adalah hari yang baik, tapi bagaimana ibumu, Gunjan ?” tanya Ratan cemas “Tadi ayah bilang kita bisa datang kapan saja, itu berarti ibu setuju, ibu” Nihal menyela pembicaraan mereka “Aku tidak percaya saat ini kita sedang membicarakan tentang pernikahan Veera” Nihal merasa terharu, lalu Nihal bertanya tentang bisnis Baldev pada Gunjan “Bisnis kakak bisnis transportasi, paman” semua orang tersenyum mendengarnya 

Di rumah Balwant, Bansuri masih bersikeras tidak mau menerima Veera sebagai menantunya “Besok keluarga Veera akan membawa hadiah pernikahan, tidak ada yang menghargai keputusanku, aku tahu bagaimana membuat mereka setuju denganku, aku akan menunjukkan pada Veera kalau ini rumahku, pertarungan pun akan dimulai diantara kami !” ujar Bansuri kesal SINOPSIS VEERA episode 591 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top