Loading...

SINOPSIS VEERA episode 342 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 342 by. Sally Diandra Malam itu di rumah Baldev, Baldev gelisah dan tidak bisa tidur karena setiap kali Baldev memejamkan matanya, bayangan Veera yang menangis dan memeluk dirinya kembali menari nari dalam benaknya, Baldev kemudian bangun dan mengira kalau nyamuk ada dimana mana sehingga dirinya tidak bisa tidur malam ini, namun ketika Baldev mencari cari nyamuk itu ternyata tidak ada satu nyamukpun dikamarnya “Ada apa ini ? Kenapa aku tidak bisa tidur dengan tenang ?” ujar Baldev pada dirinya sendiri “Oooh mungkin karena udaranya panas” Baldev kemudian melepas bajunya hingga hanya kaos dalamnya saja, tapi ternyata tetap dirinya tidak bisa tidur karena udara dikamarnya ternyata dingin “Sekarang dingin ternyata” Baldev langsung menarik selimutnya menutupi badannya yang mulai kedinginan kemudian mencoba untuk tidur kembali, tapi kembali lagi bayangan Veera membayangi benaknya, Baldev kembali bangun dan bertanya tanya pada dirinya sendiri “Kenapa aku tidak bisa tidur juga hari ini ? Apa yang salah dengan otakku ini ?” Baldev segera mengambil bantal dan mencoba menutupi kepalanya dengan bantal tersebut dan mencoba untuk tidur kembali 


Di kamar bibi Chaiji, Ratan sedang memijat kaki kakak iparnya ketika Veera datang menemuinya dan meminta maaf “Ibu, aku telah melakukan sebuah kesalahan yang besar dengan berteriak ke arah ibu, tidak ada seorangpun yang bisa melakukan apa yang telah ibu lakukan selama ini” Ratan dan bibi Chaiji hanya saling berpandang pandangan satu sama lain sambil mendengarkan ucapan Veera “Aku minta maaf, ibu ,,, aku tidak akan menganggu ibu lagi dan aku berdoa pada Tuhan pada kelahiranku berikutnya aku ingin ibu yang menjadi ibuku dan kak Ranvi yang menjadi kakakku” ujar Veera sedih “Mengapa semuanya ini terasa begitu tiba tiba hari ini ?” sela Ratan “Aku telah mengatakan sesuatu yang buruk tentang ibu, itu karena aku akan pergi ke luar negeri besok, aku tidak ingin ada sesuatu yang disembunyikan dariku, bu” kemudian Veera meminta restu dari Ratan, seperti biasa dengan enggan Ratan memberikan restunya, bibi Chaiji juga memberikan restunya untuk Veera “Kamu ini membuat aku menangis, keponakanku tersayang” hibur bibi Chaiji “Veera, habiskanlah malam ini bersama kakakmu karena besok kamu akan pergi, dia pasti sangat membutuhkan kamu” pinta Ratan 

Tak lama kemudian, Veera memasuki kamar Ranvi dan memintanya untuk menidurkannya di pangkuan Ranvi seperti ketika mereka kecil dulu, dengan begitu Veera bisa tertidur dengan tenang, Ranvi pun mengiyakan permintaan Veera, ketika Veera sudah tertidur dipangkuan Ranvi “Kakak, maukah kakak menyanyikan lagu selamat tidur untukku juga ?” Ranvi hanya mengangguk sambil membelai belai kepala Veera, Ranvi mulai menyanyikan lagu itu yang biasa dia nyanyikan dulu untuk Veera ketika Veera kecil, Veera pun tertidur begitu mendengar nyanyian Ranvi, ketika Veera sudah tertidur lelap, Ranvi segera keluar kamar dan menangis sambil duduk dilantai, saat itu Ratan menghampiri Ranvi dan berusaha untuk menghiburnya “Ranvi, jangan menangis, kamu harus kuat untuk Veera, kalau tidak Veera pasti tidak akan bisa pergi dari sini” hibur Ratan “Besok, kamu harus lebih kuat dan bisa mengatasi situasi ini” saat itu Veera terbangun dari tidurnya dan mendapati Ranvi tidak ada disana “Kemana perginya kakak ?” Veera pun bangun dan mencoba mencari Ranvi, 

Sementara itu Ratan dan Ranvi sedang ngobrol berdua “Ibu, kenapa ibu belum tidur juga ?” tanya Ranvi cemas “Ibu tidak mengantuk, ibu ingin menjaga rumah kita untuk terakhir kalinya karena besok pihak bank akan datang untuk melelang rumah kita, Ranvi” Ranvi kaget begitu mendengar hal itu “Itu karena kita tidak membayar angsuran apapun untuk peminjaman kita pada bank karena kita telah memberikan semua uang itu untuk pendidikan Veera” ujar Ratan sedih “Kenapa ibu tidak memberitahu aku tentang hal ini ? Aku pasti akan berusaha untuk bicara dengan mereka” Ratan menggelengkan kepalanya “Ibu sudah mencobanya untuk bicara dengan mereka tapi mereka tidak mau mendengarkan kita” Ranvi merasa amat sangat bersalah “Ibu telah meminta tolong pada Dalbeer untuk mencarikan sebuah rumah kecil untuk kita, dia pasti akan mendapatkannya” jelas Ratan lagi, 

Ratan kemudian memberikan uang itu pada Ranvi untuk memberikannya ke Veera untuk biaya hidupnya selama di London “Ibu, ibu bisa memberikan uang ini untuk angsuran bank” pinta Ranvi “Veera lebih membutuhkan uang ini, dia akan pergi ke negara orang lain sendirian, sementara kita bisa mengatur semuanya bersama sama disini, sedangkan Veera disana sendirian” sementara itu Veera masih terus mencari cari Ranvi disetiap penjuru rumah “Baiklah, aku akan bicara dengan Dalbeer besok” ujar Ranvi “Ranvi, pihak bank akan datang pada jam 1 siang besok, mereka akan menyita semua barang barang kita dan rumah ini” Ranvi kaget “Ibu, Veera akan pergi setelah jam 1 siang, tidak bisakah mereka datang pda sore hari ketika Veera sudah pergi ?” Ratan menggelengkan kepalanya “Mereka akan datang sesuai dengan kemauan mereka sendiri, bukan sesuai kemauan kita, Ranvi” Ratan mencoba membuat Ranvi mengerti “Aku tidak akan membiarkan Veera tahu semuanya” Ranvi cemas

Tepat pada saat itu Veera datang dan menghampiri mereka sambil berkata “Apa yang seharusnya aku tidak tahu ? Aku tahu kalian berdua pasti menyembunyikan sesuatu dariku, iya kan ?” ujar Veera penuh selidik, Ratan dan Ranvi kaget dan hanya terdiam menatap ke arah Veera “Aku tahu kalian berdua pasti sedang merencanakan sebuah kejutan untukku, itulah mengapa kalian berdua ngobrol tengah malam seperti ini, iya kan ? Jangan khawatir, kakak ,,, aku tidak mendengarnya tadi jadi kejutan kakak dan ibu tidak sia sia” Ranvi dan Ratan hanya bisa tersenyum getir “Kakak, aku minta jangan sembunyikan apapun dariku, aku mempercayai kakak dan ibu melebihi kepercayaanku pada Tuhan, apapun yang telah kalian berdua lakukan untukku, itu tidak akan salah, baiklah aku akan tidur sekarang, selamat malam” ujar Veera kemudian segera berlalu dari sana meninggalkan Ranvi dan Ratan 

Keesokan harinya, Ranvi sangat khawatir karena tidak bisa menemukan Veera dimana mana di dalam rumah “Ranvi, aku lupa mengatakannya padamu, Veera sedang pergi ke Gurudwara, tidak usah khawatir” ujar bibi Chaiji “Bibi, aku harus segera mengajak Veera pergi secepat mungkin karena kita tidak bisa menghentikan pihak bank yang akan datang nanti yang akan menyita rumah kita, aku tidak ingin Veera melihat semuanya” Ranvi benar benar merasa sangat khawatir, sementara itu setelah pulang dari Gurudwara, Veera mampir ke rumah Balwant dan meminta restu Balwant dan Bansuri, kemudian Veera meminta ijin untuk bertemu dengan Gunjan, Balwant pun mengijinkan, saat itu Gunjan sedang berada di kamarnya “Gunjan, aku benar benar merasa bahagia, aku sangat berterima kasih padamu, Gunjan ,,, karena kamu telah menceritakan semuanya padaku dan menjawab semua pertanyaanku” Gunjan hanya diam saja sambil melirik sinis ke arah Veera, Gunjan nampak tidak suka dengan kehadiran Veera dikamarnya SINOPSIS VEERA episode 342 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top