Loading...

SINOPSIS BEINTEHAA episode 51 (10 Maret 2014)

SINOPSIS BEINTEHAA episode 51 (10 Maret 2014) by. Sally Diandra Masih di pesta Raghu Bhai, Zain dan Aaliya yang saat itu masih menyamar dengan kostum orang Arab dan seorang putri dengan rambut merahnya lengkap dengan kacamata mereka masing masing mulai kaget dan tegang ketika bertemu dengan Usman dan Surayya yang berada di depan mereka, Usman menyapa Zain dan mengenalkan dirinya namun Zain tidak mengucapkan sepatah katapun dan hanya memberikan kartu namanya saja, Usman membaca kartu nama Zain dan berkata “Aku juga menjalankan bisnis hotel”, Raghu segera menyuruh Chakkiwala untuk mengajak Zain dan Aaliya agar bertemu dengan tamu tamu yang lain, ketika mereka sudah agak menjauh dari Usman dan Surayya, Chakkiwala berupaya untuk pergi dan berkata “Aku akan kembali lagi nanti” namun Zain segera mencegahnya dan bertanya “Apakah hotel ini hotel kamu atau hotelnya Raghu Bhai ?”, “Hotel itu adalah hotelku” ujarnya sambil berlari menjauh dari Zain dan Aaliya, sepeninggal Chakkiwala, Aaliya merasa lega “Untung saja ayah dan ibu tidak bisa mengenali kita, aku juga berharap tidak ada seorangpun yang bisa mengenali kita di pesta ini, kita harus segera mengambil sertifikat hotel itu dan pergi dari sini !” ujar Aaliya, tepat pada saat itu di belakang mereka tanpa mereka sadari, Aayath sedang berdiri di sana dengan perasaan bingung mencari cari Rocky 

Sementara itu, saat itu Rocky sedang ngobrol dengan temannya sambil minum minum “Rocky, siapa gadis baru yang kamu bawa itu ?” Rocky tertawa nakal “Dia adalah seorang gadis yang benar benar baru dan hari ini adalah hari pertamanya memberikan pelayanan pada klien kita, aku membawanya kesini dengan pesawat terbang dan aku akan menahannya selama 10 sampai 15 hari, dia seharusnya tahu juga tentang permainan ini dan bagaimana itu terjadi sehingga dia tidak akan kembali lagi ke rumahnya” ujar Rocky senang, namun tanpa di duga ternyata Aayath mendengar semua ucapan Rocky karena Aayath berdiri tepat di depannya, Aayath sangat marah mendengarnya, sedangkan Rocky sempat shock sesaat, Aayath berusaha untuk pergi dari sana tapi Rocky mencegahnya, Rocky segera menyeretnya menuju ke pojok ruangan, Aayath memohon agar dia bisa pergi dari sana “Apa yang kamu pikirkan ? Jika kamu pergi ke pesta ini maka kamu akan mendapatkan 5000 rupee !” Aayath nampak ketakutan “Untuk mendapatkan 5000 rupee, kamu harus menemui setiap orang dan mereka akan menyentuhmu dan kamu hanya menemani mereka ngobrol ngobrol santai, bagaimana ?” ujar Rocky 

Sementara itu Chakkiwala berusaha untuk bersembunyi dari Usman, namun Usman sudah datang di depannya “Tuan Chakkiwala, kamu pasti mempunyai hubungan yang sangat erat dengan tuan Raghu Bhai, oleh karena itu kamu ada disini” Chakkiwala nampak gelisah “Aku hanya mendapat pesanan katering, tuan ,,, itu sebabnya aku ada disini”, “Kalau tentang bisnis, baiklah, itu bagus juga, namun kamu harus ingat siapa yang kamu temui disini” ujar Usman, pada saat yang bersamaan, Rocky meminta Aayath untuk berhenti menangis dan bersikap profesional “Lebih baik kamu pergi ke toilet dan basuhlah mukamu” Aayath hanya bisa menangis tepat pada saat itu Aayath melihat Surayya ada didepannya, Aayath kaget, sekilas Surayya juga melihat ke arahnya dan mengetahui keberadaan Aayath meskipun Aayath berbalik menghadap ke arah Rocky sambil memegang bahunya, tepat pada saat itu teman Surayya menghampirinya dan mengajak Surayya untuk menemui teman temannya yang lain “Sepertinya aku melihat Aayath, adik Aaliya tapi untuk apa dia datang ke Mumbai ?” bathin Surayya dalam hati 

Pada saat yang bersamaan, Zain dan Aaliya melihat kunci brankas di leher Raghu Bhai “Seorang fraud seperti Raghu pasti akan menjaga kuncinya seperti itu” ujar Zain, kemudian Zain mencari tempat duduk dan duduk santai di sofa ternyata Usman juga duduk di sebelahnya, Zain kaget begitu melihat ayahnya duduk disebelahnya “Sepertinya wajah anda mengingatkan aku pada seseorang yang aku kenal” ujar Usman “Tidak ada seorangpun yang mempunyai wajah seperti aku, tuan” ujar Zain dengan logat Dubainya yang di buat buat “Tapi aku punya teman teman dari Dubai juga dan negara negara lainnya, lalu apakah kamu juga akan mengadakan bisnis hotel disini ? Apa nama hotelnya ?” Zain tahu kalau ayahnya ini mengetahui semua hotel di Mumbai jadi dia tidak mungkin berbohong padanya, tiba tiba Zain pura pura terbatuk batuk, Usman menawarkan minum untuknya, Usman segera memanggil pelayan namun tiba tiba reflek Zain berkata “Tidak usah, Dad !” Usman terkejut dan melirik ke arah Zain “Sepertinya aku tadi mendengar kalau kamu memanggil aku dengan sebutan Dad (ayah)” Zain tahu ayahnya pasti langsung mengira kalau dia adalah anaknya, Zain pura pura batuk batuk lagi dengan sesekali menyebut kata ‘dad’, Usman hanya tertegun, tiba tiba ponselnya berdering rupanya Surayya menelfonnya, Usman berbalik untuk ngobrol dengan Surayya, Zain segera angkat kaki dari sana, 

Saat itu Aaliya sedang menari dengan lagu Assalame-ishhkum yaara, Usman mengajak Surayya untuk pergi dari pesta itu, sedangkan Raghu Bhai melihat Aaliya yang sedang menari, Raghu Bhai sangat senang dan mulai menari bersama Aaliya, Zain juga menuju panggung dan ikut menari bersama mereka, tanpa Raghu Bhai sadari ternyata Aaliya berhasil mengambil kunci brankas dari lehernya ketika mereka sedang menari kemudian di berikannya kunci itu pada Zain, Zain segera berlalu dari sana, tak lama kemudian Raghu Bhai mulai menyadari kalau kuncinya tidak ada di lehernya dan berusaha untuk pergi mencarinya namun Aaliya mencegahnya dan mengajaknya menari lagi, sementara itu Zain berusaha mencari kamar Raghu Bhai, Zain langsung bersembunyi ketika ada penjaga keamanan yang melintas di tempat itu, pada saat yang sama di dalam sebuah kamar, seorang laki laki terlihat berlaku kurang ajar pada Aayath, Aayath memohon padanya agar melepaskannya namun laki laki itu tidak membiarkannya “Aku tahu kamu itu masih baru dalam dunia ini, oleh karena itu aku akan mengajari kamu, jadi kamu tenang saja” ujar laki laki itu yang rupanya mengira kalau Aayath ini adalah seorang pelacur baru, hingga akhirnya Aayath berhasil lolos dari laki laki itu dan langsung lari dari sana, 

Di ujung koridor Aayath bertabrakan dengan Zain, namun mereka berdua tidak saling mengenali satu sama lain, Aayath lari ketakutan berusaha melarikan diri dari laki laki tadi, tak lama kemudian akhirnya Zain menemukan kamar Raghu Bhai, bergegas Zain memasuki kamar itu dan mulai mencari cari dimana brankas itu berada Zain sudah mencari dimana mana namun nihil, hingga akhirnya Zain merasa curiga dengan foto Raghu Bhai yang begitu besar yang terpampang dinding, Zain segera menurunkan foto itu untuk melihat ada apa di baliknya, ternyata benar, brankas Raghu Bhai ada di belakang foto tersebut, Zain segera membuka brankas kemudian mulai mencari sertifikat Barkath Royale dan akhirnya berhasil menemukannya “Akhirnya permasalahan kak Fahad selesai juga sekarang dan hotel Barkath Royale tetap akan menjadi milik ayah” Zain segera meninggalkan kamar Raghu Bhai dengan sertifikat itu tanpa mengembalikan kembali foto Raghu Bhai ke tempatnya, sementara di ruang pesta Raghu Bhai masih terus menari dengan Aaliya, 

Tepat pada saat itu polisi mulai datang dan memasuki ruang pesta tersebut dan melakukan inspeksi mendadak, mereka menangkap semua orang, Raghu Bhai bingung dan bertanya apakah ada surat penggeledahan “Ini adalah perintah hakim !” ujar inspektur polisi sambil menunjukkan surat penggeledahan tersebut, Chakkiwala yang saat itu menghampiri Raghu Bhai segera membaca surat itu “Tuan Raghu Bhai, inspektur polisi ini benar” ujar Chakiwala, rupanya saat itu polisi juga menangkap Aayath, sementara Aaliya dan Zain saling mencari cari satu sama lain, hingga akhirnya Zain menyeret Aaliya dan menyuruhnya untuk bertemu di luar halaman, Zain menunjukkan sertifikat itu pada Aaliya dan memberikan padanya, Aaliya sangat senang karena misi mereka berhasil, apa yang mereka kira selama ini adalah benar, kemudian mereka berpencar untuk bertemu kembali, ketika Zain hendak keluar dari ruang pesta itu, Zain melihat polisi sedang menyeret Aayath untuk berkumpul dengan gadis gadis yang lain yang di duga para pelacur “Kenapa Aayath ada di Mumbai ? Sedang apa dia ?” bathin Zain dalam hati SINOPSIS BEINTEHAA episode 52 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top