SINOPSIS VEERA episode 650 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 650 by. Sally Diandra Di kantor rumah kaca, Veera mengungkapkan perasaan cintanya untuk Baldev melalui pesannya di radio “Veera, dimana kamu ?” teriak Baldev sambil mencari cari Veera “Temukan aku, Baldev ,,, aku menunggu di tempat dimana kamu biasanya menemukan aku setiap saat” Baldev teringat pada kenangan manis mereka berdua, hingga akhirnya Baldev bisa menemukan Veera dan segera memegang tangannya, mereka berdua saling memandang dalam diam “Baldev, aku harap kamu tidak pergi jauh dariku” Veera kemudian mengingatkan Baldev tentang perjalanan cinta mereka yang begitu indah, menyenangkan dan begitu kuat “Baldev, apakah kita bisa melupakan semuanya dan bersatu kembali seperti dulu ? Tidak bisakah kamu menjadi cintaku lagi ? Menjadi valentineku selamanya” pinta Veera penuh harap ”Kamu masih saja memikirkan tentang dirimu sendiri, kamu memang egois dan akan selalu menjadi egois ! Kamu memintaku kesini untuk hari valentine ini ?” bentak Baldev kesal 

Sementara itu Gunjan melihat dekorasi ruangan yang dibuat oleh Ranvi “Ranvi, apakah kamu mengira kalau aku akan datang terlambat ? Karena aku tadi tidak begitu meyakinkan mau datang kesini atau tidak tapi sebenarnya bukan begitu, kebetulan baterai ponselku habis dan aku tidak bawa charger” Ranvi menggeleng “Tidak usah menjelaskannya padaku, Gunjan ,,, aku tahu kalau kamu pasti akan datang sebelum lilin itu meleleh dan habis” kemudian Ranvi memberikan hadiahnya pada Gunjan, Gunjan sangat senang melihat hadiah itu, sebuah cincin berlian, lalu Ranvi membantu Gunjan memakai cincin berlian tersebut lalu memeluk Gunjan erat 

Pada saat yang bersamaan di tempat Veera, Baldev malah tidak suka dengan kejutan yang dibuat oleh Veera “Kenapa kamu bohong, Veera ?” Veera tertegun “Aku bohong karena aku mencintai kamu, Baldev ,,, seseorang yang aku cintai yang menyebutku orang yang egois” Baldev menatap Veera tajam “Iya, kamu memang egois ! Kamu tahu, ibu bisa saja meninggal hari ini karena kecerobohan kamu, dia sudah bilang sama kamu kan soal sekering listrik tapi kamu tidak melakukan apapun ! Jadi tidak usah membuang buang waktu kita uuntuk hal hal semacam ini karena aku tidak punya waktu atau bahkan memikirkannya pun tidak !” Veera menangis begitu mendengar ucapan Baldev yang cukup pedas 


“Aku akan meminta maaf pada ibu dan memperbaiki kesalahanku tapi kamu juga bohong padaku, kamu bilang kalau kamu tidak peduli padaku tapi ketika aku bilang kalau aku membutuhkan kamu, kamu langsung datang kesini sambil berlari lari, kenapa kamu jadi marah pada cintamu, Baldev ?” Veera lalu mengingatkan Baldev dengan menunjukkan souvenir cinta mereka “Katakan padaku, apakah kamu tidak menghargai semua ini ? Kamu telah memberikan aku banyak hal melebihi apa yang aku butuhkan, aku memang tidak bisa memberikan apapun kecuali cintaku, berikanlah aku hak agar aku bisa memberikan cintaku padamu, Baldev” Baldev kemudian mengambil rumput yang kering 

“Kamu ingin melihat bagaimana benda ini berharga untukku ?” Baldev kemudian membakar semua benda benda itu, Veera kaget dan segera menghentikan tindakannya ”Baldev, jangan !” teriak Veera “Aku tidak ingin kamu ada dalam kehidupanku, Veera ! Dan aku juga tidak ingin cinta ! Cinta tidak berarti apa apa untukku ! Ini semua bohong !” Baldev segera meninggalkan Veera begitu saja, Veera menangis sambil duduk di dekat api, sedangkan kembali ke mobil jeepnya dan menangis disana dengan perasaan sedih dan berkata pada dirinya sendiri “Kenapa dia selalu ingin membuat aku lemah ? Aku benci dengan Baldev yang lama ! Kenapa kamu ingin membuat aku seperti dulu lagi, Veera ?” 

Malam itu ternyata Veera tertidur di kantor rumah kaca dan keesokan harinya, Ranvi kaget karena melihat ada Veera di kantor rumah kaca “Veera, apa yang kamu lakukan disini ?” Veera kaget ketika melihat kedatangan Ranvi “Kakak, aku mulai bekerja lagi disini, jadi aku datang kesini untuk melihat lihat” Ranvi tersenyum senang “Bagaimana keadaanmu, Veera ?” Veera mengangguk “Aku baik baik saja, kakak ,,, bagaimana dengan Gunjan ?” Ranvi kemudian menceritakan tentang perayaan hari valentine yang dilakukannya untuk Gunjan “Kalau Baldev bagaimana ?” tanya Ranvi penasaran 

“Iya, kakak ,,, Baldev juga membuat acara yang special untukku, yang tidak bisa aku lupakan selama hidupku” Veera berbohong pada kakaknya sambil teringat pada kemarahan Baldev “Ini semua terjadi karena Baldev sangat mencintai aku, kakak” Ranvi tersenyum “Aku juga memberikan banyak hadiah untuk Gunjan” Veera mengangguk “Iya, Baldev juga memberikan hadiah yang sangat berharga untukku” Ranvi kemudian memberikan restunya untuk Veera “Veera, aku pulang dulu ya” kemudian Ranvi berlalu dari sana “Mungkin restu dari kakak akan bekerja untukku” bathin Veera dalam hati 

Sementara itu Baldev bertanya pada Jaggi tentang Veera “Dia baru saja pulang ke rumah, kenapa kamu mengkhawatirkan dirinya ? Dia itu sendirian disana semalaman dan bisa saja para preman menculiknya” sindir Jaggi kesal “Diam kamu, Jaggi !” bentak Baldev “Baldev, kamu itu seharusnya menemui dokter sekali saja, aku bisa melihat kemarahanmu pada hal hal yang sepele” Baldev menyela “Kamu tahu ibuku itu nyaris saja hampir meninggal karena Veera ! semuanya telah berakhir sekarang !” Jaggi tertegun “Maksudmu kamu ingin mengakhiri hubungan ini ? Veera itu telah menjadi seorang menantu yang ideal di rumahmu, Baldev !” Baldev menyahut “Aku telah setuju dengan syaratnya selama satu bulan ini, meskipun itu sebenarnya sulit untukku” Jaggi tersenyum 

“Jelas saja hal itu sangat sulit buatmu karena kamu mencintainya, Baldev ,,, Veera hanya ingin diberi kesempatan untuk cintanya” Jaggi mencoba membela Veera “Dia menikahi kamu bukan untuk menjadi hebat, coba kamu fikirkan tentang ibumu yang tidak suka dengan Veera dan cari tahu apa yang telah dilakukannya untuk menyalahkan Veera” Baldev tertegun dengan ucapan Jaggi “Maksudmu ibuku itu bohong ?” Jaggi mengingatkan Baldev tentang semua hal hingga sekarang, Baldev teringat pada ucapan Bansuri bagaimana ibunya mengatakan semua hal yang buruk tentang Veera 

Saat itu Veera pulang ke rumah dan tanpa sengaja bertabrakan dengan Bansuri, rupanya Veera membuat semua baju yang dibawa oleh Bansuri jatuh ke lantai, Veera meminta maaf pada ibu mertuanya, namun Bansuri malah menyindir Veera “Kamu ini selalu saja punya kebiasaan untuk mencoba” saat itu Veera melihat sebuah koran yang terjatuh di lantai yang memuat berita tentang perayaan hari valentine, tiba tiba Bansuri kembali menyindir “Cinta itu seperti baju, cinta tidak bisa datang dengan perayaan seperti ini” sindir Bansuri ketus SINOPSIS VEERA episode 651 by. Sally Diandra

Bagikan :