Loading...

SINOPSIS VEERA episode 543 bagian 2 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 543 bagian 2 by. Sally Diandra Di rumah Ratan, teman teman Gunjan datang berkunjung dan memberikan salam pada Ratan dan bibi Chaiji yang saat itu sedang berada di ruang tengah, kemudian mereka pun bergegas menemui Gunjan di ruang tamu “Lihat menantumu itu sekarang sudah sibuk dengan teman temannya” Ratan tersenyum “Tidak apa apa, kak ,,, biar saja dia sibuk dengan mereka” bibi Chaiji langsung menyela “Tapi dia itu seharusnya mengerjakan pekerjaan rumah tangga, Ratan” bibi Chaiji mulai protes “Sudah biarkan saja, kakak ,,, yang penting dia bahagia” bibi Chaiji merasa sedih mendengarkan ucapan Ratan “Lalu bagaimana dengan kebahagiaanmu sendiri, Ratan ? Aku bicara bukan soal ibu mereka tapi Ratan, apa yang kamu suka dan yang tidak kamu suka” Ratan hanya terdiam “Dulu ketika kamu menikah dan datang ke rumah ini, kamu suka sekali acar dan memakannya, kemudian Ranvi lahir, kamu meninggalkan acar karena Ranvi tidak suka” Ratan tersenyum “Kakak, kamu masih mengingat semuanya” bibi Chaiji mengangguk 


“Iya, Ratan ,,, aku masih ingat kalau kamu selalu mengatakan seperti ini kalau kamu lelah, kamu meminta seseorang untuk membuatkan teh dan memberikan restu pada mereka” Ratan tertawa teringat akan masa lalunya itu “Kakak, kamu memang sangat mengenal aku dengan baik” saat itu Nihal datang dan membawakan teh untuk mereka berdua, bibi Chaiji segera mengambil tehnya, bibi Chaiji dan Ratan saling memandang satu sama lain ketika Nihal berkata “Ratan, minumlah tehnya dulu, kamu capek kan ? Dan jangan lupa berikan aku restumu setelah kamu meminum tehnya” ujar Nihal sambil memberikan gelas berisi teh itu ke Ratan, Ratan dan bibi Chaiji benar benar kaget mendengar ucapan Nihal karena Nihal juga sangat mengetahui bagaimana Ratan dan beberapa hal lainnya, bibi Chaiji memperhatikan Nihal yang saat itu menatap Ratan dengan tatapan penuh arti 

Di rumah Rajveer Thakur, saat itu Rajveer baru pulang ke rumah dan disambut oleh pembantunya yang bernama Kaka “Tuan, makanannya sudah siap, lebih baik tuan segera makan, keburu makanannya dingin” Rajveer langsung menyahut “Aku tidak punya waktu, Kaka ,,, lalu kenapa semua barang barangku berpindah, Kakak ?” Kaka langsung menyela “Kenapa tuan selalu berpindah dari satu kota ke kota lainnya setiap tahun ?” tanya Kaka heran “Lupakan saja apa yang sudah terjadi, aku akan menetap disini, aku suka dengan orang orang di desa ini” ujar Rajveer 

Sementara itu Baldev dan Veera masih berada di ladang, mereka berdua sedang membahas tentang hubungan mereka yang tidak kunjung mendapatkan restu dari Ranvi “Sampai kapan semua ini berakhir ?” tanya Veera cemas “Aku juga tidak tahu, Veera ,,, kalau akan sesulit ini, sebenarnya apa yang Ranvi pikirkan tentang aku ?” ujar Baldev heran “Dia itu menentang kamu, Baldev ,,, dia tidak setuju dengan hubungan kita, kita akan berusaha sekeras mungkin” ujar Veera cemas “Kita harus menunjukkan pada kakakmu sesuatu yang besar” Veera penasaran dengan ucapan Baldev 

“Seperti apa ?” Baldev memutar otaknya “Aku pernah meminta kamu untuk kawin lari, maka dia akan menerima kita, oh iya ,,, aku punya sebuah ide, haruskah kita mengancamnya dengan bunuh diri ? Atau kita menculik Ranvi kemudian aku akan menyelamatkan Ranvi sebagai seorang pahlawan ?” Veera langsung ilfil begitu mendengar ide ide Baldev “Aku rasa kakakku memang benar, kamu itu memang tidak bisa memberikan ide yang briliant, aaah aku dapat ide !” ujar Veera sambil tersenyum 

Di rumah Balwant, Bansuri dan Balwant sedang ngobrol berdua membahas tentang Veera, mereka berdua beradu pendapat “Aku tidak akan membiarkan Veera masuk ke rumah ini ! Oh iya aku mendapat sebuah ide !” Balwant mulai penasaran “Ide apa ?” tnya Balwant heran “Aaah sudahlah lupakan saja” saat itu salah sati pekerja Bansuri menghampiri mereka “Nyonya, kamarnya sudah siap” Balwant semakin penasaran “Ada apa ini, Bansuri ?” Bansuri jadi kikuk di depan suaminya “Tidak ada apa apa, Balwant ,,, aku kan sudha bilang sama kamu kalau temanku akan datang bersama putrinya” ujar Bansuri “Baiklah tapi kenapa kamu jadi repot sekali menyambut kedatangannya ?” Balwant semakin tidak mengerti dengan yang dipikirkan oleh istrinya ini “Reputasi kita meningkat sekarang, Balwant ,,, aku ini kan mertuanya seorang superstar, jadi seharusnya kita menunjukkan standar kita” ujar Bansuri “Veera akan datang ke rumah ini sebagai menantu dan akan mengurusi semuanya, Bansuri” Balwant pun berlalu dari sana “Dia akan datang kalau aku mengijinkannya untuk datang, Balwant” ujar Bansuri kesal namun Balwant tidak mendengarnya

Di rumah Ratan, Gunjan sedang bermain kartu dengan teman temannya, bibi Chaiji menemui mereka dan kaget melihat apa yang sedang dilakukan Gunjan dan teman temannya itu “Apa yang kamu lakukan ini, Gunjan ? Kenapa kamu bermain dengan uang ?” tanya bibi Chaiji heran “Ini pesta kartu, bibi ,,, karena perayaan hari Diwali hampir tiba, ini sangat menguntungkan, bibi” Gunjan tidak merasa bersalah sedikitpun “Gunjan, kamu seharusnya tidak melakukan hal ini !” teman teman Gunjan mulai tegang dan segera pergi dari rumah Gunjan “Gunjan, memang baik kalau kita belajar hal hal yang baru, tapi tidak semua hal baru itu baik, jika Ranvi mengetahui hal ini, dia pasti akan marah !” bibi Chaiji mulai kesal

Tepat pada saat itu Ranvi datang, bibi Chaiji langsung menyembunyikan uang uang itu, Gunjan jadi tegang, bibi Chaiji mencoba menutupi tingkah Gunjan di depan Ranvi, saat itu Ranvi mendengar ada bel berbunyi di luar “Biar aku yang buka !” bergegas Ranvi menuju ke pintu depan dan membuka pintu depan rumahnya, Ranvi kaget begitu membuka pintu rumahnya karena dilihatnya Veera dan Baldev berdiri didepannya dengan mengenakan kalung bunga pernikahan, semua orang yang ada dirumah juga kaget dan terperangah menatap ke arah mereka, Ratan dan bibi Chaiji saling memandang satu sama lain, Veera dan Baldev menatap ke arah Ranvi yang nampak memendam amarah SINOPSIS VEERA episode 544 by. Sally Diandra 

                                sebelumnya          selanjutnya
Bagikan :
Back To Top