SINOPSIS VEERA episode 624 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 624 by. Sally Diandra Di pasar, Ranvi yang tidak terima melihat perlakuan Baldev ke Veera, langsung menegur Baldev karena telah membuat Veera bekerja keras “Dia ini adalah adik yang telah kamu usir keluar dari rumahmu, Ranvi ,,, dan dia tinggal bersamaku sekarang jadi aku bisa memperlakukan dia dengan cara apapun yang aku suka” Veera hanya bisa menangis mendengar ucapan Baldev ke kakaknya namun Ranvi sangat marah ke Baldev “Apakah kamu tidak tahu malu dengan memperlakukan istrimu seperti ini ?” Baldev hanya tertawa mendengar ucapan Ranvi “Perlakuan seperti apa, Ranvi ? Ini bukan apa apa” ujar Baldev sambil tertawa kemudian Baldev memanggil Veera untuk mendekat “Veera, kemarilah dan katakan pada kakakmu Ranvi bagaimana aku telah memukul kamu, apakah kamu tidak menceritakan apapun padanya, bagaimana aku telah berlaku kurang ajar terhadap dirimu ?” sindir Baldev


Ranvi langsung membentak Baldev sambil berteriak dan mengangkat tangannya hendak memukul Baldev namun Veera segera mencegahnya, Ranvi menatap kearah Veera “Jangan lakukan itu, kakak ,,, Baldev sedang marah makanya dia mengatakan hal itu, kakak hanya salah paham saja” Veera tetap berusaha membela Baldev didepan kakak dan ibunya namun Baldev malah tertawa tergelak “Lihat ! Betapa hebatnya wanita ini ! Dia ini sangat menghormati aku, istriku memang benar benar hebat, bravooo !” sindir Baldev sambil tertawa “Aku bisa memperlakukan dia dengan berbagai cara tapi dia tidak peduli, kamu telah kehilangan dia sekarang, Ranvi” sindir Baldev “Veera, ambil semua barang barang itu dan ayoo kita pulang !” Veera menuruti semua perintah Baldev lalu mereka berdua segera pergi dari sana, 

Ranvi berusaha mengendalikan amarahnya, sedangkan Ratan hanya merasa khawatir melihat keadaan Veera, sementara itu ketika Baldev dan Veera hendak menuju ke mobil jeep Baldev, Baldev kembali menyindir Veera “Heii Ratu drama, seharusnya aku selalu memperlakukan kamu seperti ini, aku ini memang bodoh telah mencintai kamu dan menghadapi Ranvi dan kamu biasanya menyalahkan aku dan mendukung Ranvi, lalu apa yang terjadi pada hari ini tadi ? Kamu malah mendukungku ketimbang Ranvi” dalam hati Veera berkata kalau dirinya tidak ingin berdebat “Aku tidak ingin berdebat dengan Baldev saat ini karena Baldev pasti akan sangat marah, aku harus mengatakan padanya tentang Rajveer”  

Baldev lalu meminta Veera untuk membawa barang barang belanjaan mereka lagi dan kembali membuat masalah pada Veera “Kamu tidak usah ikut naik dalam mobil jeepku ini, minta kakakmu saja sana untuk mengantarkan kamu pulang kerumah atau kamu pulang sendiri saja !” Veera tertegun “Baldev, tapi bagaimana aku bisa pulang dengan membawa belanjaan yang begitu banyak seperti ini ?” Baldev langsung menyahut “Heii kamu ingat tidak ? Katanya kamu ingin menjadi seorang petani ! Jika semua belanjaan ini tertinggal, aku tidak akan memaafkan kamu !” ujar Baldev ketus kemudian pergi begitu saja meninggalkan Veera, sedangkan Veera hanya bisa menangis 

Saat itu Ratan dan Ranvi sudah sampai dirumah, setelah melihat apa yang dialami oleh Veera tadi di pasar, Ratan bertanya pada Ranvi “Ranvi, apakah kita harus melakukan sesuatu setelah kita melihat apa yang terjadi pada Veera ?” Ranvi pura pura tertegun “Memangnya apa yang kita lihat, ibu ? Aku hanya tidak mengerti kenapa Veera mencegahku untuk mendukung dirinya, ketika suaminya mengatakan hal hal yang omong kosong, dia mendengarnya semuanya, bu ,,, tapi dia hanya diam saja, aku benar benar tidak bisa percaya apakah benar ini Veera yang sama yang telah aku besarkan selama ini ? Sepertinya ada sesuatu yang tidak bisa kita lihat dan mengerti” Ranvi lalu teringat pada ucapan Baldev dan tangisan Veera yang membuatnya ikut menangis, 

Ranvi sedang menangis karena mengkhawatirkan keadaan Veera “Veera akan selalu mendukung Baldev” saat itu Gunjan datang menghampiri Ranvi dan berkata “Ranvi, ibu sudah menceritakan semuanya ke aku tentang Baldev dan Veera, aku benar benar tidak tahu tentang hal ini tapi aku akan coba tanya pada ibuku” ujar Gunjan cemas “Aku tidak peduli, Gunjan” Ranvi pura pura tidak peduli “Ranvi, kenyataan ini tidak akan bisa berubah kalau Veera adalah adikmu, seseorang yang menjadikan kamu sebagai orangtuanya, aku benar benar tidak tahu kenapa kak Baldev melakukan hal ini ? Aku tahu kalau Veera tidak bahagia karena kamu telah mengakhiri hubungan kalian berdua” Ranvi nampak enggan ngobrol soal Veera “Gunjan, aku tidak ingin ngobrol soal Veera” Ranvi segera berlalu dari sana 

Ketika Veera sampai dirumah mertuanya, Veera melihat ponsel Bansuri berdering ternyata ada telfon dari Gunjan “Apakah mungkin kakak dan ibu menceritakan semuanya ke Gunjan ?” Veera segera mengangkat telfon itu “Veera, bagaimana kabar kamu dan Baldev ? Apakah semuanya baik baik saja ?” suara Gunjan terdengar cemas “Gunjan, kamu tahu kan bagaimana Baldev” Veera berbohong pada Gunjan tentang perlakuan Baldev sambil menangis namun tetap membela suaminya “Apakah kamu yakin kalau itu hanya pertengkaran yang kecil, Veera?” Veera mencoba menguasai dirinya “Iya, aku baik baik saja, Gunjan” Gunjan merasa sedih “Veera, aku merasa sedih ketika kamu harus meninggalkan keluargamu sendiri tapi aku senang karena kamu bersama kak Baldev yang sangat mencintai kamu” Veera mengangguk “Iya, Gunjan” Veera sebenarnya sedih “Ya sudah, jaga diri kamu baik baik ya” kemudian Gunjan mengakhiri telfonnya, 

Tepat pada saat itu Bansuri datang dan langsung membentak Veera sambil mengambil ponselnya yang ada di tangan Veera “Maafkan aku, ibu ,,, tadi ada telfon dari Gunjan” Veera berusaha membela diri, Bansuri kemudian melihat barang barang belanjaan Veera dan menegur Veera lagi karena belanjaannya tumpah di lantai membuat lantai jadi kotor “Maaf, ibu ,,, aku pasti akan membersihkan lantainya” Bansuri kembali nyolot “Kamu tahu kakakmu tidak akan membayar untuk ini semua !” Veera hanya bisa terdiam menerima dengan lapang dada semua makian Bansuri kepadanya, kemudian Veera mulai membersihkan lantai yang kotor tersebut “Ibu, apakah Baldev sudah pulang ? Aku ingin bicara dengannya” Bansuri langsung nyolot lagi 

“Kamu tidak usah ngobrol dengan dia, ikut aku, masih banyak pekerjaan yang harus kamu kerjakan !” bentak Bansuri “Ibu, aku akan melakukan semua pekerjaan ituu tapi aku harus bicara dengan dia dulu tentang kasusnya” Bansuri nampak semakin kesal dengan sikap Veera “Apakah kamu ini bertujuan menyelamatkan Baldev ? Lalau apakah kamu mengatakan pada Ranvi untuk tidak memberikan pernyataannya ?” Veera berusaha membela Ranvi dan berkata “Sekali Baldev terbukti tidak bersalah maka semua orang pasti akan baik baik saja, ibu” namun Bansuri tidak bergeming dengan ucapan Veera “Kalau kamu mau tinggal disini maka kamu harus bekerja, titik !” Veera hanya bisa menangis mendengar ucapan Bansuri 

Sementara itu Baldev sedang memikirkan ucapan Ranvi dan teringat juga pada ucapan Veera tentang ketidakpercayaannya, Baldev juga teringat akan penyiksaan yang dialaminya di penjara, Baldev segera mengambil sabuknya sendiri lalu melepas bajunya kemudian mulai mencambuki dirinya sendiri dengan sabuk tersebut dan teringat akan cintanya pada Veera hingga terjatuh tidak berdaya, saat itu Veera masuk ke kamar, Veera sangat kaget ketika melihat tubuh Baldev penuh dengan balur balur cambukan “Baldev, bagaimana kamu bisa terluka seperti ini ?” Baldev langsung bangun dan berkata “Aku sedang membuat tubuhku ini siap ! Karena kasusku akan segera disidangkan dalam waktu dekat ! Dan Ranvi akan segera memberikan pernyataannya yang menentang aku, lalu temannya yang bernama Rajveer itu akan menghadirkan bukti bukti yang bisa melawan aku !” Veera hanya bisa menangis mendengar semua ucapan Baldev SINOPSIS VEERA episode 625 by. Sally Diandra

Bagikan :