SINOPSIS VEERA episode 621 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 621 by. Sally Diandra Ratan akhirnya sampai juga di rumahnya setelah bepergian ke kuil, saat itu Ratan bertemu dengan Ranvi, Ratan segera mengabarkan ke Ranvi tentang pertemuannya dengan Veera di jalan “Ranvi, tadi ibu bertemu dengan Veera saat ibu mau ke kuil, tadi dia mencoba menjelaskan kenapa dia menikah dengan Baldev, tapi ibu hanya memarahinya tanpa bertanya tentang keadaannya” Ranvi langsung memeluk ibunya penuh haru “Ibu, apakah Veera baik-baik saja dan terlihat senang ?” Ratan menggeleng “Ibu tidak tahu, Ranvi ,,, ibu tidak melihatnya dengan baik, ibu masih marah padanya” Ranvi berusaha menenangkan ibunya “Tidak apa-apa, ibu” hibur Ranvi “Lalu dimana bibi Chaiji dan Gunjan ?” tanya Ratan heran


“Bibi Chaiji ada di kamarnya sekarang dan Gunjan mungkin sedang pergi ke pasar” Ratan tertegun “Jadi kamu tidak tahu Gunjan pergi kemana ? Apa terjadi sesuatu di antara kalian ?” Ranvi langsung menceritakan tentang tawaran manajer ke ibunya “Gunjan merasa kalau semuanya akan baik-baik saja, ibu ,,, pikirannya bisa dibagi, tapi ibu tahu aku kan ? aku tidak bisa melakukan hal ini, aku tidak bisa membiarkannya” ujar Ranvi sedih “Jangan kalah dalam masalahmu, Ranvi ,,, atau mimpi mimpimu akan hancur, ini adalah impianmu, Gunjan benar, kamu harus mengambil pekerjaan ini, masalah adalah bagian dari hidup kita” jelas Ratan 

Sementara itu Veera sedang mengunjungi tempat penjahit “Pak, bisa minta tolong buatkan aku baju ?” penjahit mengangguk mengiyakan ucapan Veera, lalu Veera menunjukkan kancing yang ditemukannya pada penjahit “Pak, apakah aku bisa dapat kancing yang seperti ini ?” penjahit tertegun “Dimana kamu mendapatkannya ? Kebetulan aku juga sedang mencari kancing yang seperti itu” Veera merasa heran “Kenapa ? apa istimewanya kancing ini ?” tanya Veera pernasaran “Aku ingin kancing itu untuk jaket seseorang” ujar si penjahit “Jaket siapa memangnya ?” Veera mendesak “Inspektur Rajveer, aku sudah meminta padanya untuk membelinya di kota” Veera mengangguk “Baiklah, aku hanya bertanya” dalam hati Veera berkata “Apakah ini sebuah bukti ? Rajveer melakukan penyelidikan di sana dan mungkin saja kancingnya jatuh, tapi dia seharusnya memakai seragam polisi, aku akan coba ngobrol dengan Baldev untuk mengetahuinya” ujar Veera penasaran 

Saat itu Gunjan sedang berfikir keras di kamarnya “Bagaimana caranya aku menjelaskan pada Ranvi, aku tahu kalau aku melakukan banyak kesalahan, tapi aku ingin semuanya membaik, aku tidak egois, aku mencemaskanmu, Ranvi ,,, aku harap kamu bisa memahami semua hal ini” saat itu Ranvi datang dan mendengar perkataan Gunjan “Bagaimana jika aku memahaminya ? Maafkan aku, aku terlambat memahaminya, tapi aku faham” sahut Ranvi tiba tiba, Gunjan tersenyum mendengarnya “Kamu sangat mencintaiku kan ?” Gunjan mengangguk mengiyakan 

“Gunjan, aku lebih mencintaimu dan aku tahu kalau kamu pasti memahamiku, sekarang telfonlah manajer dan bilang padanya kalau kita siap menerima tawarannya” Gunjan sangat senang mendengarnya “Aku akan memberitahu ibu” Gunjan langsung memeluk Ranvi, namun tiba tiba Gunjan terdiam sejenak “Ada apa, Gunjan ? Pergi dan beritahu mereka sekarang” Gunjan kembali tersenyum dan bergegas pergi dari sana, Ranvi segera berdoa agar mereka semua mendapatkan kembali ketenangan dalam keluarga mereka 

Di rumah Balwant, Veera melihat Baldev sedang tertidur di lantai dan mencoba membangunkan dia, Baldev pun bangun “Ada apa ?” tanya Baldev kesa “Baldev, aku punya beberapa pertanyaan” ujar Veera dengan nadanya yang berhati hati namun Baldev kembali memaki Veera dengan keras “Ini penting, Baldev ,,, aku harus menanyakan tentang pembunuhan paman Nihal” Baldev nampak tidak suka “Aku tidak mau bicara !” Veera tetap bersikeras “Aku harus tahu, aku ingin membantumu, Baldev ,,, kamu bilang padaku kalau paman Nihal menelfonmu kan ?” Baldev teringat pada penyiksaan dirinya di penjara “Apa yang terjadi di sana, Baldev ?” Baldev tiba tiba mengangkat tangannya lalu berhenti karena Veera memegang tangannya 

“Cukup, Baldev ! Aku sudah menanggung banyak perilakumu, tapi tidak kali ini, kamu tidak punya hak untuk menamparku !” Veera mulai berani menantang Baldev “Kalau begitu pergi saja dari rumah dan kehidupanku !” bentak Baldev marah “Aku tidak akan pergi karena aku mengerti tentang dirimu, aku tahu apa yang akan kamu hadapi dan aku ingin mendukungmu, Baldev” ujar Veera sambil menangis “Aku mencintaimu, Baldev ,,, aku ingin membuktikan kalau kamu itu tidak bersalah, ceritakan semuanya padaku, apa yang terjadi di sana ? Siapa yang ada di sana ? Apa yang paman Nihal katakan padamu di telfon ?” Baldev mulai tidak suka dengan campur tangan Veera 

“Kenapa kamu ingin membuktikan kalau aku tidak bersalah ? Kenapa ? Kamu mau mengasihani aku lagi ? Aku tidak butuh ! semua orang telah menilaiku tidak berguna, maksudmu aku butuh istriku untuk membuktikan kalau aku tidak bersalah ? Kamu telah melakukan kebaikan untuk menyelamatkan aku dari penjara” Veera menyela “Baldev, katakan yang sebenarnya padaku” Baldev pun menyahut “Kenapa kamu ingin membantuku ? Kamu tidak percaya padaku kan ? Kamu ingin mengirim aku ke dokter, kamu juga telah menganggap aku ini gila ! Bagaimana bisa kamu mempercayai ucapanku ? Aku tidak perlu dikasihani !” ujar Baldev lalu pergi dari sana, dalam hati Veera berkata “Bagaimana menjelaskan pada Baldev bahwa hidupku ini untuknya” bathin Veera dalam hati, 

Veera kemudian mengajak ngobrol foto Baldev yang terpampang di dinding kamarnya sambil menangis, saat itu Bansuri datang menemui Veera “Apa yang kamu lakukan sekarang ? Baldev pergi dalam keadaan marah !” Veera menggeleng “Aku tidak mengatakan apa-apa” Bansuri merasa kesal “Setelah dia menikah denganmu, dia selalu saja marah !” Bansuri lalu memarahi Veera “Ingat ! lakukan pekerjaanmu sebagai menantu, hari ini hari Lohri dan kita punya banyak pekerjaan” tepat pada saat itu Balwant datang dan bertanya “Memangnya apa yang akan Veera kerjakan ? Bukankah kita punya pembantu, Bansuri ?” Balwant lalu memarahi Bansuri, mereka berdua berdebat satu sama lain didepan Veera, Veera hanya bisa menangis, lalu Balwant meminta Bansuri untuk pergi dari sana 

Begitu Bansuri sudah pergi, Veera berkata pada ayah mertuanya “Ayah, aku menemui seorang dokter dan dokter bilang kalau Baldev terkena trauma” Balwant mengangguk “Aku bangga padamu, Veera ,,, tapi kamu harus bersabar, jangan coba melakukan segalanya dalam satu hari, tenangkan hatimu, pergilah ke kantor rumah kaca, alihkan pikiranmu kesana dan mulailah dari awal, ayah nanti yang akan mengatur persiapan Lohri, apa yang telah kamu lakukan untuk anakku Baldev, ayah sangat berterima kasih sepanjang hidupku, ayah tahu kalau kamu pasti akan berusaha membuat hidupnya lebih baik" hibur Balwant

Sedangkan saat itu ditempat Baldev, Baldev memberitahu teman temannya kalau hidupnya telah hancur setelah menikah “Baldev, apakah kamu menemukan sesuatu ?” sela Jaggi “Aku sudah bertanya pada semua orang, dan mereka mengatakan mereka tidak tahu, Veera juga bilang kalau dia akan membuktikan kalau aku ini tidak bersalah, dia selalu saja membuat masalah denganku sepanjang waktu” Billa langsung menyahut “Kita pasti akan segera menemukan siapa yang telah menjebakmu, Baldev” Jaggi pun menimpali 

“Tapi aku melihat kamu sengaja membuat masalah dengan Veera” Baldev langsung marah ke Jaggi “Awas kalian ya ! jangan mendukung Veera ! Kamu juga kasihan padaku ? Kamu juga merasa aku tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan Veera ? Aku akan memberikan pelajaran pada Veera !” Baldev langsung pergi dengan perasaa kesal, Jaggi dan Billa hanya bisa mencemaskan keadaan Veera SINOPSIS VEERA episode 621 by. Sally Diandra

Bagikan :