SINOPSIS THAPKI episode 10 by. Sally Diandra

SINOPSIS THAPKI episode 10 by. Sally Diandra Di kantor berita 365, Sakshi dan Vivek mulai membuat masalah dengan Thapki dengan menyalakan kipas angin padahal sudah ada AC yang membuat tubuh Thapki sangat dingin dan tiba tiba kulit kacang yang di sediakan Thapki di meja berterbangan karena terbawa angin dari kipas angin yang dinyalakan, kulit kacang itu langsung mengenai Sakshi yang kebetulan lewat didepannya, Sakshi marah sambil berteriak teriak, Thapki segera mematikan kipas angin tersebut, 

Saat itu Druv keluar dan marah dengan kegaduhan yang terjadi disana, Thapki meminta maaf dan langsung menyapu kulit kacang tersebut dan membuangnya di tempat sampah “Thapki, apa yang kamu lakukan ?” tanya Druv heran “Aku tidak apa apa, pak ,,, aku biasa menyapu dirumah juga dan kantor ini juga seperti rumahku” semua orang hanya terdiam melihat Thapki bekerja, Druv juga hanya memperhatikan Thapki kemudian berbalik kembalike ruangannya, Sakshi langsung mengejek Thapki begitu Druv tidak ada 


Thapki sedang dalam perjalanan pulang ketika mendapat telfon dari ibunya “Thapki, kamu harus pergi ke kuil dulu untuk berdoa disana” Thapki menuruti perintah ibunya dan pergi ke sebuah kuil yang terbesar dimana orang orang kaya juga datang kesana sebagai ketaatannya pada Dewa,saat itu dua orang perempuan kaya yang bernama Badki dan Chutki turun dari mobil dan mulai bertengkar saling berebut memegang piring aarti, tak lama kemudian nyonya besar turun dari mobilnya dan menghampiri mereka sambil melihat kearah mereka dengan perasaan tidak suka, Chutki dan Badki langsung diam tidak berkutik, Chutki meminta maaf pada ibu mertuanya, Badki juga melakukan hal yang sama dengan berdalih mau membantu Chutki, nyonya besar nampak bersikap tegas dan berkata “Kita akan berdoa sekarang” kemudian mereka bertiga masuk ke kuil, 

Pendeta menyambut mereka bertiga dan memanggil nyonya besar dengan sebutan nyonya Vasundara “Nyonya Vasundara, apakah kita bisa memulai aartinya ?” tanya si pendeta, nyonya Vasundara lalu menghukum ke dua menantunya dengan menyuruh mereka berdiri pada satu kaki, mereka kemudian mulai membaca doa doa pujian untuk Dewa dengan mengelilingi kuil, salah seorang wanita menyapa mereka dan bertanya “Nyonya Vasundara, kenapa anda menyuruh kedua menantu anda berdiri pada satu kaki ?” nyonya Vasundara langsung bersikap baik pada wanita sambil berkata 

“Aku tidak menyuruh mereka melakukan Parikrama, mereka melakukannya dengan keinginannya sendiri, mereka bilang mereka ingin melakukan Parikrama” ketika wanita itu pergi meninggalkan mereka, nyonya Vasundara langsung membentak kedua menantunya “Kalian berdua akan berdiri pada satu kaki sampai jam 12 ! Kalau tidak aku akan memberikan hukuman yang lebih lagi untuk kalian berdua ! Seharusnya kalian itu berterima kasih karena kalian itu bukan hanya menantuku saja tapi menantunya Devraniku” ujar Vasundara 

Saat itu Thapki sudah sampai di kuil tersebut, kedua menantu itu tidak mempunyai uang dan Vasundara memberikannya anting anting emasnya sebagai Dakshina, Vasundara sangat marah pada mereka berdua “Siapa yang melakukan kesalahan ini ?” saat itu Suman tergagap dan Vasundara langsung memberikan hukuman padanya “Seseorang yang bicaranya gagap, dia pasti memiliki hati pencuri dalam hatinya !” saat itu Thapki dan tergagap ketika berdoa pada Dewa, Vasundara mengejek mereka Tak lama kemudian Druv juga datang kesana dan tersenyum ketika melihat ibunya, Vasundara “Ibu, apakah aku terlambat ?” Vasundara menggeleng dan memberikan prasad padanya “Kenapa kamu selalu datang kesini untuk menjemput ibu ? Ibu kan bawa supir” Druv tersenyum “Aku mencintai pekerjaanku tapi tidak lebih dari cintaku pada ibu” kemudian mereka bersiap untuk pulang, Druv tidak melihat kalau Thapki juga ada disana 

Di rumahh Thapki, Thapki kemudian menelfon Aditi “Aditi, katakan pada ayah kalau hari pertamaku di kantor berjalan dengan baik” ujar Thapki dengan tergagap “Lalu bagaimana dengan Druv ? Apakah dia tampan, kak ?” Thapki tersenyum “Dia sangat tampan, kantornya sangat besar” ujar Thapki sambil duduk diatas tempat tidur, Poonam lalu menghampirinya dan berkata “Thapki, ibu membuatkan keripik, ayooo makanlah” ujar Poonam “Aku sangat merindukan kamu juga ibu” suara Aditi terdengar manja di telfon “Aditi, begitu aku bisa mengatur pekerjaanku disini, kalian semua bisa datang kesini” Aditi sangat senang mendengarnya kemudian mereka mengakhiri pembicaraan mereka di telfon 

Keesokan harinya, Thapki datang ke kantor dan salah satu temannya berkata kalau Priya Chadda akan interview hari ini “Dia itu Miss India” ujar teman kantor Thapki “Druv pasti akan melakukan interview ini, apakah aku boleh ikut ? Aku akan mendapatkan banyak pelajaran dari sini” ujar Thapki penuh harap, sementara itu Sakshi meminta Vivek untuk mengecek semuanya, Vivek kemudian memberikan dokumen sambil berkata “Disini ada semua pertanyaan untuk interview” ujar Vivek mantap “Jika kita membuat kesalahan lagi, reputasi televisi kita akan sangat buruk !” kemudian Sakshi meminta Thapki untuk tidak ikut SINOPSIS THAPKI episode 11 by. Sally Diandra

Bagikan :