SINOPSIS VEERA episode 468 bagian 1 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 468 bagian 1 by. Sally Diandra Akhirnya Veera menemui Baldev dan mengungkapkan perasaannya ke Baldev dengan suaranya yang serak sehingga tidak terdengar jelas oleh Baldev “Baiklah, aku mengerti dan jawabanku adalah ya !” Veera sangat senang dan tersenyum bahagia”Ayoo, kita pergi” Veera heran “Kemana ?” Baldev juga bingung “Kemana kamu ingin pergi” Veera pun bergegas pergi dengan Baldev, ternyata Baldev membawa Veera ke toko obat dan memberinya sebuah obat sirup, Veera kaget “Kamu tadi kan bilang tentang sakit tenggorokkanmu dan meminta aku untuk membawamu ke toko obat kan ?” Veera bingung “Baldev, aku ingin mengatakan padamu tentang perasaanku” ujar Veera dengan suara seraknya “Kamu ingin sesuatu yang panas untuk diminum ? Baik, ayoo kita cari teh jahe” Veera segera membawa sebuah pena dan kertas “Nah begitu, tulislah !” Veera mulai menulisnya namun sayangnya kertas itu terbang ditiup angin, 


Veera mencoba mengambil kertas itu, tepat pada saat itu ponsel Baldev berdering, rupanya Baldev sibuk dengan telfonnya “Veera, aku harus pergi, Gunjan menelfonku, kita akan ngobrol lagi nanti, oh iya ,,, jangan lupa minum obatnya tepat waktu ya” Baldev pun pergi meninggalkan Veera, Veera kembali merasa kesal “Sejak aku memutuskan untuk mengungkapkan tentang perasaanku, sesuatu pasti selalu terjadi, mungkin saja Tuhan tidak ingin kami ini bersama, tidak ! Tuhan tidak akan membuat masalah dengan cinta kami, itulah mengapa Tuhan membuat kami menghabiskan waktu bersama sama” ujar Veera

Sementara itu Baldev juga sedang memikirkan Veera “Sebenarnya apa yang akan Veera katakan padaku ? Dia itu selalu saja melakukan hal hal yang aneh, dia selalu menatap kearahku, seolah olah dia itu mau memotret aku dengan matanya, apakah dia mulai menyukai aku ? Oooh tidak tidak, aku bisa gila kalau memikirkan hal ini, hal ini bahkan tidak bisa terjadi dalam mimpi sekalipun, dia itu berbeda dan pilihannya juga berbeda, Veera itu memang temanku tapi dia tidak bisa mencintai aku” Baldev mencoba untuk tahu diri, siapa dirinya di hadapan Veera 

Veera juga sedang bicara dengan dirinya sendiri “Aneh memang, aku menjadi temannya, demi keluargaku dan sekarang aku jatuh cinta padanya” Veera senyum senyum sendiri, saat itu Ranvi menemuinya sambil tersenyum “Sakit tenggorokkanmu sudah sembuh rupanya sekarang, apa yang kamu katakan tadi ?” Veera kaget “Oooh tidak tidak, kakak ,,, kenapa kakak masih terjaga ?” Veera berusaha menutupi perasaannya “Tidak apa apa” Veera mencoba menggodanya dengan menyebut nama Gunjan “Aku memang tidak bisa tanpanya, Veera ,,, semuanya baik baik saja sebelum menikah, tapi sekarang semuanya berubah” ujar Ranvi sedih “Aku akan pergi dan tidur dulu, kakak” Veera bergegas berlalu meninggalkan Ranvi, Ranvi rupanya sangat merindukan Gunjan 

Di rumah Balwant, Sonia berkata pada dirinya sendiri “Berapa hari lagi aku akan terus berada disini ? Aku merasa aneh karena kasih sayang mereka sangat mengesalkan aku, kasih sayang yang aku lihat ini bukanlah untukku, aku harus pergi dari rumah ini !” Gunjan menemui Sonia dan mencoba mengajaknya bicara dengan penuh kasih sayang, saat itu Gunjan membawakan segelas susu untuk Sonia “Aku tidak mau susu, Gunjan !” namun Gunjan bersikeras tetap memberikan susu itu ke Sonia “Tidak ! Kenapa kamu peduli padaku ?” saat itu Baldev mendengar pembicaraan mereka dan sangat marah ketika melihat Sonia melemparkan gelas itu ke lantai “Sonia ! Apa apaan ini ? Gunjan itu hanya memberikan kamu susu dan kamu melakukan hal ini padanya ?” Baldev sangat marah “Kakak, aku tidak apa apa” Gunjan berusaha mencairkan suasana yang memanas 

“Aku tidak ngomong dengan kamu !” Sonia juga ikut marah “Ini adalah rumahku ! Berani benar kamu mengatakan seperti itu pada adikku ? Dia itu tidak memberikan racun ke kamu tapi kamu malah mengajaknya bertengkar !” bentak Baldev “Kamu ini seorang tamu disini ! Hanya tamu ! Jaga batasanmu disini !” bentak Baldev lantang “Aku datang kesini bukan karena kemauanku, Gunjan yang membawa aku kesini !” balas Sonia sengit “Kalau begitu pergilah ! Kembalilah ke tempatmu !” Gunjan mulai khawatir karena keadaan sudah semakin memanas 

“Kakak, sudah kita keluar saja dari sini” Gunjan berusaha memisahkan mereka “Bagaimana bisa dia melakukan hal ini ? Ini caranya kita bicara dengannya !” Gunjan terus berusaha menggeret Baldev keluar dari kamar Sonia, Baldev merasa kesal dan bertanya pada Gunjan ketika mereka sudah ada diluar “Kenapa kamu bisa tahan menghadapi dia, apa haknya di rumah ini ?” ujar Baldev kesal “Dia itu punya hak disini, kakak ! Dia itu kakak tertua kita, dia bisa menegur kita” Baldev kaget begitu mendengar ucapan Gunjan SINOPSIS VEERA episode 468 bagian 2 by. Sally Diandra

                                       sebelumnya       selanjutnya

Bagikan :