Loading...

SINOPSIS VEERA episode 377 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 377 by. Sally Diandra Di rumah Balwant, Bansuri sedang menyajikan teh untuk suaminya, Balwant “Bansuri, kita seharusnya memberikan waktu untuk Ranvi dan Gunjan sendirian berdua, agar mereka berdua bisa saling mengenal satu sama lain layaknya suami dan istri” Bansuri mendengarkan ucapan suaminya itu “Pada kenyataannya mereka berdua pergi menonton film tanpa mengatakan pada siapapun, ini bukan kesalahan mereka” Balwant kemudian memberikan sebuah rencana untuk Ranvi dan Gunjan “Kita seharusnya menyuruh Ranvi dan Gunjan untuk melakukan perjalanan ke Shimla atau Manali” ujar Balwant, saat itu Baldev memasuki ruangan itu dan mendengar pembicaraan mereka “Aku juga akan pergi ke sana, ayah” ujar Baldev “Memangnya apa yang akan kamu lakukan disana, Baldev ?” Balwant langsung menegur Baldev “Apapun yang ingin kamu lakukan disana, itu pasti hanya untuk mabuk mabukkan saja ! Ingat Baldev, biar aku perjelas pada kamu, orang yang boleh melakukan perjalanan ke Shimla, itu hanya Gunjan dan Ranvi, kamu seharusnya tidak usah ikut !” ujar Balwant tegas, Baldev berkata dalam hati “Kalau nanti aku dan Veera sudah menikah, maka ayah pasti akan memberikan aku hadiah perjalanan seperti ini juga” bathin Baldev sambil tersenyum senang 


Baldev mulai membayangkan kembali ketika dirinya dan Veera akan pergi bulanmadu berdua setelah mendapat restu dari Balwant dan Bansuri “Baldev, kamu harus menggendong aku” Baldev bingung dengan permintaan Veera “Kenapa aku harus menggendong kamu, Veera ?” Veera kemudian menjelaskan “Kalau kita akan pergi ke pegunungan, maka kamu harus menggendong aku” Baldev sangat ketakutan dan beralih ke Balwant “Ayah, seharusnya aku dan Veera pergi ke Rajasthan saja karena disana banyak sekali unta jadi Veera bisa menungganginya” ujar Baldev cemas dan ketika Baldev tersadar dari lamunannya, Baldev berteriak “Karena unta itu adalah temanku” Balwant dan Bansuri yang masih bersamanya merasa bingung “Baldev, ada apa kamu ini ?” tanya Balwant heran “Tidak, tidak ada apa apa, ayah” kemudian Balwant berlalu dari sana, 

Begitu ayahnya pergi, Baldev segera menghampiri ibunya “Ibu, ini tidak benar, sejak Gunjan menikah, kalian berdua telah lupa pada anak laki laki kalian dan rencana pernikahannya” Bansuri tersenyum “Tenang, Baldev ,,, ibu sudah mempersiapkan semuanya untuk calon menantu perempuan ibu nantinya, sekarang kami tinggal mencari seorang gadis yang cocok untuk kamu” Baldev sangat senang dan bersemangat sekali “Kalau begitu, bolehkah aku melihat semua persiapan yang sudah ibu lakukan untuk rencana pernikahanku dengan Veee nanti” Baldev hampir saja menyebut nama Veera didepan Bansuri, untung saja Bansuri tidak mendengar dengan jelas Bansuri kemudian mengajak Baldev ke kamarnya, Bansuri menunjukkan semua pakaian yang sudah disiapkannnya yang tersimpan rapi di dalam plastik untuk menantunya nanti, Bansuri juga teringat pada semua perhiasannya, namun ketika dicari carinya kesana kemari, tetap tidak ada, Bansuri baru menyadari kalau semua perhiasannya telah menghilang entah kemana, 

Bansuri langsung panik dan berteriak histeris “Baldev ! Perhiasan ibu hilang semua !” Baldev kaget mendengar teriakan ibunya, mereka berdua segera mencari perhiasan tersebut di segala tempat, saat itu Balwant juga datang dan bertanya tanya bagaimana bisa perhiasan itu hilang begitu saja “Bansuri, coba kamu cari secara lebih teliti lagi, mungkin kamu lupa menaruhnya” Balwant pun juga ikut cemas, tak lama kemudian Balwant menelfon Ratan dan meminta Ratan agar menyuruh Gunjan datang kerumahnya 

Sementara itu, di meja makan ketika Ranvi selesai makan, Gunjan berupaya memberikan serbet untuk Ranvi untuk mengelap mulutnya setelah selesai makan namun ternyata Ranvi sudah memiliki serbet sendiri dan sudah menggunakannya, Gunjan terlihat kecewa, Veera yang saat itu juga berada di meja makan bisa melihat perubahan dalam diri Gunjan, Veera merasa bahagia melihat perubahan ini, kemudian Ratan menghampiri mereka “Gunjan, tadi ayahmu menelfon, ayahmu meminta agar kamu ke rumahnya segera sekarang” ujar Ratan 

Tak lama kemudian Gunjan dan Ranvi sudah sampai dirumah Balwant, Bansuri segera bertanya pada Gunjan tentang perhiasan tersebut “Gunjan, apakah kamu tahu dimana perhiasan ibu yang ibu simpan selama ini ?” Gunjan hanya menggeleng “Memangnya kenapa ibu ?” Gunjan pura pura tidak tahu “Perhiasan ibu hilang ! Ibu sendiri heran, bagaimana bisa perhiasan itu bisa hilang begitu saja, ibu menyimpannya dengan aman dalam lemari” Ranvi teringat ketika mereka berdua berada di bank, Gunjan mengatakan kalau dirinya akan mengamankan perhiasan ibunya, itu artinya kalau Gunjan telah mencuri perhiasan ibunya karena saat ini ibunya malah kehilangan perhiasan itu, namun Gunjan hanya diam saja, 

Tepat pada saat itu salah satu pembantu mereka yang bernama Jaswant datang menemui mereka setelah Baldev memanggilnya, Baldev langsung menuduh Jaswant yang telah mencuri perhiasan itu tapi Balwant tidak mempercayainya, Ranvi sendiri berharap Gunjan mau berterus terang mengatakan yang sebenarnya kalau dirinya yang membawa perhiasan itu ke bank dan tidak melibatkan orang yang tidak bersalah di depannya ini mendapat masalah namun ternyata Gunjan tetap diam saja tidak mengatakan sepatah katapun, ketika Baldev hendak menampar pembantunya karena tidak mengakui perbuatannya, Ranvi segera memegang tangan Baldev “Baldev, jangan ! Aku janji aku akan mencari tahu kebenarannya” ujar Ranvi 

Setelah sampai dirumah Ratan, Jaswant yang saat itu ikut pulang bersama Ranvi dengan traktornya, berterima kasih pada Ranvi, Gunjan juga ada disana, Jaswant merasa sedih karena dituduh mencuri oleh keluarga Balwant namun Ranvi meyakinkan padanya kalau dirinya tahu Jaswant tidak bersalah dan Ranvi akan membuktikannya, Gunjan hanya bisa terdiam mendengarkan pembicaraan mereka, setelah Jaswant pergi meninggalkan mereka, Ranvi langsung menegur Gunjan, Ranvi marah pada Gunjan, Gunjan akhirnya mengaku kalau perhiasan itu dia gadaikan di bank untuk mendapatkan pinjaman dan uangnya dia gunakan untuk pergi ke Canada tapi ternyata dirinya ditipu, Ranvi benar benar muak dengan Gunjan SINOPSIS VEERA episode 378 by. Sally Diandra

                                    sebelumnya         selanjutnya
Bagikan :
Back To Top