Loading...

SINOPSIS VEERA episode 246 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 246 by. Sally Diandra Malam itu Baldev sedang mencoba merokok di jendela atas, tapi ketika para warga desa berdatangan ke rumah ayahnya, Baldev kaget sehingga rokok yang ada ditangannya jatuh ke bawah, tepat pada saat itu Surjeet Singh datang dan melihat putung rokok tersebut sambil menengadah ke atas dan dilihatnya Baldev ada diatas sana dengan perasaan cemas “Tuan Surjeet Singh, selamat datang ! Heii bau apa ini ? Seperti bau rokok, apakah ada yang merokok ?” tanya Balwant heran, Surjeet Singh yang melirik ke atas menatap ke arah Baldev tiba tiba membuka suara kalau itu adalah putung rokoknya kemudian Surjeet Singh masuk ke dalam rumah Balwant, Baldev yang merasa gelisah dan cemas akhirnya merasa lega ketika ayahnya tidak tahu kalau dirinya yang merokok 

Tak lama kemudian, Surjeet Singh membujuk para petani Pritampura yang sedang berkumpul di rumah Balwant dan meminta mereka untuk menjual hasil panen mereka padanya dengan harga yang murah dengan berkata “Harga rata rata di pasar saat ini sedang jatuh” Balwant sebenarnya tidak senang dengan ucapan Surjeet Singh tapi ketika salah satu warga desanya yang bernama Gagan setuju mewakili seluruh warga desa, akhirnya Balwant juga setuju namun Surjeet Singh menambahkan “Aku akan membeli semua hasil panen kalian tapi jika ada salah satu warga yang tidak setuju, maka aku tidak akan mengambil hasil panen kalian” semua orang terkejut dan memohon padanya untuk membeli hasil panen mereka 

Sepulang dari rumah Balwant, seluruh warga desa mengunjungi rumah Ratan, mereka memohon pada Ratan untuk menjual hasil panennya ke Surjeet Singh, Ratan benar benar merasa enggan dan berkata “Bagaimana bisa kalian menjual hasil panen kalian ke orang itu ? Laki laki itu telah menipu kita ! Dan kita seharusnya berfikir dua kali untuk menjual hasil panen kalian padanya karena dia membayarnya dengan sangat sangat murah” ujar Ratan kesal namun sekali lagi seluruh warga desa merasa sudah tidak punya pilihan yang lain lagi, sehingga mereka kembali memohon pada Ratan agar mau menjual hasil panennya pada Surjeet Singh 

Sementara itu di rumah Bakhtawar, Bakhtawar sedang memberikan secangkir teh pada Surjeet Singh “Tuan Surjeet Singh, jangan lupa padaku, kamu berjanji kan kalau akan membagi keuntungan ini padaku ?” tanya Bakhtawar penuh harap, Surjeet Singh setuju untuk memberikan bagiannya pada Bakhtawar tetapi meminta Bakhtawar untuk terus mengawasi Ratan, Bakhtawar yang licik langsung tertawa kecil pada perjanjian Surjeet Singh yang konyol 

Di rumah Ratan, Ratan sedang mengeluhkan masalahnya ini dengan kakak iparnya, rupanya Ratan akhirnya setuju untuk menjual hasil panennya ke Surjeet Singh, Ratan dan bibi Moti Chaiji sedang membahas masalah ini dan berharap tidak akan ada lagi masalah selanjutnya, saat itu Veera datang menemui mereka “Memangnya kalian sedang membahas apa ?” tanya Veera polos “Ibu, bibi, kapan komputerku yang baru datang ?” keduanya hanya diam saja, tidak itu Ratan, tidak itu bibi Moti tidak ada yang memberikan jawaban karena bagaimanapun juga mereka tidak akan bisa membelikan Veera laptop baru lagi karena mereka akan menjual hasil panen mereka dengan harga yang murah, Ranvi dan Veera kemudian berangkat ke sekolah 

Di sekolah, guru guru dan kepala sekolah sedang membahas tentang anak yang merokok karena kemarin mereka menemukan ada putung rokok didepan kamar mandi sekolah dan kepala sekolah memutuskan untuk mengecek ke dalam kelas untuk mencari siapa yang menjadi tersangkanya, pak kepala sekolah ingin memberikan kejutan pada anak anak, sementara itu Baldev dan temannya ketika sampai di kios penjual rokok kembali berniat untuk mencuri rokok dari kios tersebut, apalagi ketika dilihatnya si penjual sedang asyik ngobrol dengan salah satu pembeli, Baldev langsung mengambil kesempatan ini dengan mencuri rokok di kios tersebut 

Pada saat yang bersamaan, seluruh penduduk desa akhirnya menjual hasil panen mereka dengan harga yang sangat murah pada Sarjeet Singh, Balwant menatapnya dengan perasaan kesal dan sedih, saat itu Ratan datang dan Surjeet Singh langsung fokus pada Ratan, setelah semua selesai Surjeet Singh mengundang Gagan untuk datang ke rumah Bakhtawar untuk menemuinya karena jika mungkin Gagan ingin meminta uang tambahan, kemudian Surjeet Singh mencoba memegang tangan Ratan namun Ratan langsung menarik tangannya kembali tapi memberikan kode dengan bahasa tubuhnya dengan enggan kalau dirinya sepakat, Surjeet Singh yang masih ingin terus menarik perhatian Ratan mencoba memberikan nomer handphone “Kamu bisa menelfon aku kapanpun kamu mau, nyonya Ratan” namun Ratan segera meninggalkan Surjeet Singh dengan tatapan yang kesal dan jijik padanya, sementara Balwant berterima kasih pada Ratan atas nama seluruh warga desa 

Di sekolah, para guru menyuruh anak anak untuk berbaris di halaman sekolah, murid murid terkejut ketika mengetahui kalau para guru hendak memeriks tas mereka satu per satu, Baldev pun panik dan memikirkan tentang rokok dan korek gasnya yang ditaruhnya di dalam tas dan bertanya tanya apa yang harus dia lakukan, kemudian Baldev memperdayai Ranvi dan menyelipkan rokoknya di dalam tasnya Ranvi, tak lama kemudian ketika para guru sedang memeriksa tas, para guru tidak menemukan apa apa di tas Baldev tapi menemukan rokok di tasnya Ranvi, para guru sangat kecewa melihat kenyataan ini, Ranvi bersikeras kalau rokok itu bukan miliknya “Aku tahu siapa itu Ranvi, oleh karena itu aku akan memberikan kesempatan pada Ranvi dan kami akan menyelidiki apakah rokok ini milik Ranvi atau bukan, Baldev semakin panik dan cemas karena bagaimana kalau para guru itu mengetahui kalau rokok itu adalah miliknya, Baldev juga memperdayai Veera “Jika kamu ingin menyelamatkan kakakmu maka kamu seharusnya bilang ke pak kepala sekolah kalau Ranvi memang yang merokok” dengan polosnya demi menyelamatkan kakaknya yang tercinta, Veera menemui kepala sekolah dan mengatakan padanya kalau Ranvi memang benar merokok, pak kepala sekolah terperangah tidak percaya SINOPSIS VEERA episode 247 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top