Loading...

SINOPSIS VEERA episode 179 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 179 by. Sally Diandra Saat itu Sampooran nampak terkejut dan antusias sekali ketika melihat Ratan di televisi dan memanggil namanya, Sampooran segera mendekat ke arah televisi sedangkan Nihal nampak bingung, kemudian Sampooran memanggil nama Ratan dengan penuh haru“Kamu lihat, Nihal ,,, Ratan telah memaafkan aku” ujar Sampooran bahagia, Sampooran kemudian memeluk Nihal erat sambil berkata “Aku akan kembali pulang ke Ratanku, kembali ke desaku !” Nihal bisa melihat kebahagiaan yang amat sangat diwajahnya, kemudian Sampooran berlari keluar rumah dengan perasaan yang mengharu biru dan sukar dilukiskan namun tiba tiba Sampooran jatuh pingsan begitu sampai di dekat pintu, Nihal segera memegangnya, tak lama kemudian dokter yang dipanggil Nihal datang dan mengecek kondisi Sampooran, saat itu Nihal melepas kalung, gelang, dompet dan surat yang dibawa Sampooran dan diletakkannya dalam kain merah dan diikatnya jadi satu menjadi sebuah kantung, ketika Sampooran sudah siuman dari pingsannya, Sampooran kembali sangat antusias untuk pulang ke desanya meskipun dokter menyarankan untuk istirahat terlebih dulu namun Sampooran bersikeras tetap akan pulang ke desa Pritampura 

Tak lama kemudian Nihal dan Sampooran sudah berada di dalam mobil Jeep yang biasanya di kendarai oleh petani, sepanjang perjalanan mereka berdua saling ngobrol satu sama lain khususnya tentang kehidupan Sampooran, Sampooran terlihat sangat bahagia pulang ke rumahnya setelah kurang lebih selama 5 tahun ini tidak pernah pulang “Nihal, paculah mobil jeepmu ini lebih kencang lagi ! Atau aku saja yang menyetirnya” pinta Sampooran penuh semangat namun tiba tiba saja mobil Jeep Nihal berhenti, Sampooran bergegas keluar dan mereka berdua mencoba memperbaiki kap mobil hingga akhirnya berhasil di perbaiki, saat itu Sampooran masih berdiri di depan mobil Jeep 

Ketika Nihal kembali ke bangku kemudi dan mulai menjalankan mesin mobil, Sampooran meminta Nihal untuk menjalankan mobil dan menyuruhnya untuk memundurkan mobil Jeepnya namun ternyata ada masalah pada gigi mobil, mobil Jeep itu bukannya mundur malah maju dan Nihal tidak bisa mengendalikan mobilnya yang saat itu menabrak Sampooran, sebagian tubuh Sampooran berada di atas kap mobil dan ketika Nihal mematikan mesinnya secara tiba tiba, tubuh Sampooran langsung terpental hingga berguling guling ditanah dan berakhir di tepi tebing, Sampooran memegang batu yang sedikit menjorok ke depan 

Nihal segera berlari mengejar Sampooran yang saat itu sedang bergantung di tepi tebing sambil memegang batu, Nihal berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan Sampooran dengan menjulurkan tangannya ke arah Sampooran namun Sampooran tidak bisa menggapai tangan Nihal “Nihal, aku tidak ingin mati saat ini tapi aku rasa saatnya buatku telah tiba dan sekarang aku tidak akan pernah melihat Ratan dan kembali padanya, aku mohon pergilah ke desaku dan katakan pada keluargaku kalau aku sebenarnya akan pulang tapi aku tidak bisa pulang karena keadaanku yang tidak memungkinkan” ujar Sampooran pasrah “Sampooran, tidak ada yang akan terjadi padamu ! Ayooo kamu pasti bisa, pegang tanganku ini Sampooran !” Nihal berulang kali berteriak untuk memberikan semangat ke Sampooran namun Sampooran menolaknya 

“Jangan lupa Nihal, sampaikan pesanku ke keluargaku di desa Pritampura” ujar Sampooran yang tidak berusaha memegang tangan Nihal, hingga akhirnya pegangan tangan Sampooran di batu itu lepas dan Sampooran jatuh ke dalam jurang yang cukup dalam, Nihal sangat terkejut melihatnya, sesaat Nihal terpana kemudian bergegas berlari ke arah mobil Jeepnya dan mengendarai mobil Jeepnya turun kebawah bukit sambil terus berteriak memanggil manggil nama Sampooran dan terus mencari cari Sampooran namun nihil, Nihal tidak bisa menemukan tubuh Sampooran 

Nihal menceritakan pada bibi Moti bagaimana dia gagal menemukan Sampooran pada hari itu, Nihal menangis dan berkata “Itulah mengapa aku datang ke Pritampura untuk memberikan pesan Sampooran pada kalian tapi ketika aku melihat harapan kalian yang begitu besar akan kembalinya Sampooran, apalagi melihat kebahagiaan Ranvi dan Veera, aku tidak kuasa untuk mengatakannya pada kalian, aku telah berusaha sebaik mungkin tapi aku tidak bisa berfikir untuk menghancurkan perasaan kalian dan aku juga tidak bisa menyuruh diriku sendiri untuk berkata jujur pada kalian sampai sekarang” ujar Nihal sedih, Nihal kemudian menyerahkan semua barang barang Sampooran yang di simpannya di kantung merah pada bibi Moti, bibi Moti menangis pilu begitu melihat barang barang milik Sampooran, Nihal mengatupkan tangannya di depan bibi Moti dan memohon maaf tapi bibi Moti sangat marah dan segera berdiri kemudian menampar pipi Nihal dengan keras, Nihal terperangah menatapnya SINOPSIS VEERA episode 179 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top