Loading...

SINOPSIS VEERA episode 153 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 153 by. Sally Diandra Balwant mencoba membuat Ranvi mengerti kalau jenazah Sampooran tidak ada maka mereka tidak mungkin bisa mengadakan upacara pemakaman yang terakhir namun Nihal menyela ucapan Balwant sambil berkata “Kita seharusnya juga menghargai perasaannya, tuan Balwant” sela Nihal “Tapi bagaimana mungkin, tuan Nihal ? Apa yang akan kita bakar pada perapian nanti ?” tanya Balwant heran, ketika orang orang dewasa sedang berdebat satu sama lain, Ranvi memikirkan sesuatu dan segera berlari ke kamar Ratan lalu mengambil semua pakaian dan barang barang milik Sampooran dan berkata “Ibu, aku ingin mengadakan upacara pemakaman ayah yang terakhir, Ratan hanya mengangguk mengiyakan ucapan Ranvi, Ratan dan Ranvi saling berpelukkan satu sama lain sambil menangis sedih “Ibu, seharusnya ibu tidak perlu khawatir karena aku akan mengurusi semuanya” ibu dan anak itu saling menghibur satu sama lain kemudian Ranvi pergi meninggalkan Ratan, sepeninggal Ranvi, Ratan segera menyingkirkan bindi di keningnya dan melepaskan semua gelang yang dikenakannya 

Beberapa wanita yang masih ada di halaman rumah Ratan mencoba menghibur bibi Moti namun bibi Moti mengeluh tentang nasib mereka dan berkata “Sampooran saat ini tidak melakukan hal yang benar dan aku tidak akan pernah melupakan dia ! Aku hanya kasihan pada Ratan” tepat pada saat itu Ratan turun dari lantai atas dan berpakaian dengan pakaian yang serba putih sebagai simbol pakaian seorang janda, bibi Moti semakin terharu melihatnya dan teringat betapa cantiknya Ratan dulu ketika dia berpakaian baju pengantin pada saat dia menikah, Ratan dan bibi Moti saling menghibur diri mereka satu sama lain 

Sementara itu Ranvi masih membawa semua barang barang milik Sampooran untuk upacara pemakaman yang terakhir untuk Sampooran, Ranvi menangis sedih, Kartar sendiri juga tidak bisa menghibur Ranvi yang terus menangis, sedangkan Nihal hanya bisa menatapnya dengan pandangan nanar, saat itu Ratan menarik kerudungnya yang berkibar di tiang di atas atap rumahnya sambil berkata “Sudah tidak ada lagi tujuan yang tersisa saat ini karena penantian ini telah berakhir” ujar Ratan sedih 

Tak lama kemudian, seluruh warga desa datang ke tempat pemakaman Sampooran yang terakhir, salah satu tetangga mereka yang perempuan juga mengajak Veera kesana, Veera melihat gelang yang digantungnya bersama kerudung Ratan berada di tempat pembakaran “Kakak, apa yang akan kita lakukan disini ?” tanya Veera polos “Ayah kita tidak akan kembali lagi ke rumah kita, Veera” namun Veera menolaknya dengan gayanya yang polos, bibi Moti segera menarik Veera untuk kembali ke barisan belakang, tak lama kemudian Ratan melangkah ke depan dan menutupi semua barang barang milik Sampooran dengan kerudungnya SINOPSIS VEERA episode 154 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top