Loading...

SINOPSIS JAMAI RAJA ANTV episode 02 “MAHALNYA SEBUAH SENTUHAN” by. Sally Diandra

SINOPSIS JAMAI RAJA ANTV episode 02 “MAHALNYA SEBUAH SENTUHAN” by. Sally Diandra Saat itu Siddhart sedang memasuki sebuah rumah seperti layaknya seorang pencuri, laki laki pemilik rumah itu akhirnya menangkap Siddhart dengan menodongkan senjatanya kearahnya “Apa kamu ini sudah sinting ? aku sudah mengirimkan dua mobil untukmu dan kamu malah melarikan diri dari bandara !”, “Tenang, ayah ,,, santai saja, ayah jangan menakut nakuti aku dengan senjata milik kakek ini” ujar Siddhart kemudian memeluk ayahnya dengan erat 

“Bagaimana bisa kamu sampai disini ?”, “Aku mendapat tumpangan dari seorang gadis dengan berkata kalau semua tasku sudah sampai rumah” sahut Siddhart santai “Iyaa itu semua tasmu sudah sampai dan ayah juga sudah memeriksanya”, “Kenapa ayah memeriksa tasku ? karena ayah tidak menemukan barang milik ayah” ayahnya Siddhart jadi sedih, saat itu Siddhart mengeluarkan sebuah coklat dan diberikan ke ayahnya “Ayah hanya boleh mengambil satu saja sebelum ibu melihat ayah makan coklat” pinta Siddarth 

Di rumah DD, DD sedang melihat lihat rumahnya lalu memuji Kesar dan Bablu yang telah mendekorasinya dengan baik “Ini semua kan juga rencanamu, kak” saat itu Resham datang sambil membawa air putih dan menyambut kedatangan DD “Kak DD bagaimana penampilanku dengan gaun biru ini ?” tanya Resham sambil menggaruk garuk telinganya 

“Kesar, kendalikan istrimu !” Kesar langsung memarahi Resham, istrinya setelah mendapat teguran dari DD “Resham, kenapa kamu memberikan air putih untuk kak DD dengan menggaruk garuk tanganmu seperti itu“ bentak Kesar “Kesar, jangan biarkan Resham ikut menghadiri pesta hari ini ! dan kamu Bablu, dimana Roshani ?” tanya DD ketus, 

Sementara itu Roshani masuk ke dalam sebuah rumah dan memanggil murid muridnya, murid muridnya lalu memberikan sebuah kejutan dengan sebuah hadiah dan kue sambil mengucapkan selamat ulang tahun, Roshani sangat bahagia, kemudian memotong kue pemberian mereka dan menyuapi mereka satu per satu DD menyambut tamu tamunya dengan anggun, para tamu memujinya karena telah menyiapkan sebuah pesta yang sangat mewah dan bertanya tentang Roshani “Dia sedang dalam perjalanan” sahut DD, 

Saat itu Roshani sedang sibuk menari dan berpesta dengan murid muridnya, dirumah DD, salah satu tamu bertanya pada DD untuk menunjukkan desain perhiasannya “Nanti Roshani akan mengenakannya dan memotong kue ulangtahunnya” sahut DD, DD kemudian menghampiri nenek dan bertanya tentang Roshani padanya dengan nada marah, hingga akhirnya pestapun telah usai dan semua tamu telah pergi, 

Roshani pulang terlambat sampai dirumah dengan keadaan capek dan mabuk, Roshani mulai bersikap nakal, DD pun berteriak padanya “Ooo jadi sekarang kamu tahu namaku ?”, “Putriku menjadi kurang ajar dan mabuk seperti seorang preman jalanan sekarang !” bentak DD kesal “Kalau aku boleh bicara padamu, maka aku akan datang setiap hari dalam keadaan mabuk” Roshani berpura pura mabuk didepan ibunya

“Karena tindakan kecerobohanmu ini, maka aku harus menanggung sebuah kerugian yang sangat besar !” bentak DD lagi “Paman Bablu, tolong kembalikan semua hadiah yang diberikan DD, dengan begitu dia bisa menutupi semua kerugiannya, semua orang melakukan apa yang kamu mau, DD” sahut Roshani ketus sambil melirik ke arah jam tangannya dan berkata 

“Masih ada waktu waktu 15 menit lagi dan aku harus segera tidur sebelum jam 12 karena aku akan bertemu dengan ibuku dalam mimpiku yang akan sangat memanjakan aku”, “Roshani, kamu ini memang benar benar bodoh ! kalau aku tidak tegas, seluruh keluarga kita akan tinggal dijalanan ! sikapmu ini seperti orang orang suci itu yang menghabiskan hidup mereka dengan peduli pada orang lain dan bertobat dengan tidak menghasilkan uang” DD semakin marah sama Roshani 

“Roshani, kamu mengenakan baju dan menikmati mobilmu yang dibeli dengan uangku”, “Aku tidak memerlukan apapun kecuali kamu !” ujar Roshani sambil memegang tangan DD dan berkata “Aku akan mengembalikan semuanya”, “Tinggalkan aku ! karena aku mencium aroma alkohol dimulutmu” ujar DD sambil menampar pipi Roshani dengan keras, kemudian berlalu dari sana, 

Semua orang tertegun melihatnya Nenek lalu menyuruh yang lainnya masuk ke kamar mereka masing masing dan berusaha menghibur Roshani “Aku baik baik saja, nenek”, “Nenek tahu kalau kamu itu tidak mabuk dan hanya memercikkan alkohol dibajumu ini” hibur nenek “Paling tidak hari ini ibuku telah menyentuhku dengan menampar pipiku dan ulangtahunku telah lengkap hari ini, nenek” nenek terharu mendengar ucapan cucunya dan berdoa pada Dewa agar mengirimkan seseorang yang bisa menyatukan antara ibu dan anak ini 

Di rumah Siddhart, Siddhart sedang bertanya pada ayahnya “Kenapa aku tidak boleh menaruhnya disini, ayah ?”, “Dia tidak bisa masuk ke rumah ini, karena sudah tidak ada ruang lagi untuknya” sahut ayahnya Siddhart “Tapi dia itu pilihanku, bahkan ibu pasti juga akan menerimanya” saat itu ibunya Siddhart mendengar pembicaraan mereka berdua dan terkejut begitu melihat putranya telah kembali “Apa yang sedang kalian berdua bicarakan ?” tanya ibunya Siddhart

“Kami sedang membahas tentang sebuah treadmill, ibu ,,, kalau ayah tidak latihan, maka darah tinggi ayah akan kumat, begitu pula gula dan lain sebagainya” Siddhart menyela ucapan ibunya “Ibu kira kamu akan membawa menantu untuk ibu” Siddhart lalu tertawa terbahak bahak dan berkata “Tapi ijin dari ibu, aku tidak akan menikah dan aku membutuhkan seorang gadis yang seperti ibu, paling tidak seperti bayangan ibu” ujar Siddhart 

Di rumah DD, Resham sedang bersama Paridhi dan nenek sedang menikmati sarapan pagi, nenek melihat Resham mengenakan kain saree yang berwarna kuning dan hitam, nenek lalu mengejeknya seperti taksi saja, Resham menyadari ejekan itu dan mencoba menimpali “Pakar astrologiku memintaku untuk mengenakan kain saree yang berwarna kuning dan hitam karena hal itu akan membawa sebuah kemakmuran padaku” ujar Resham sambil menggigit sebuah lombok dan langsung berlari dari sana, 

Saat itu DD juga ikut bergabung dengan mereka dan meminta pembantunya untuk menyiapkan jus untuk Roshani, Roshani langsung menunjukkan sebuah gelas berisi alkohol dan berkata “Aku sudah punya minum sendiri” sindir Roshani dengan ketus SINOPSIS JAMAI RAJA ANTV episode 03 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top