SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 988 “TERBONGKARNYA SANDIWARA RAMAN & ISHITA” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 988 “TERBONGKARNYA SANDIWARA RAMAN & ISHITA” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 988 “TERBONGKARNYA SANDIWARA RAMAN & ISHITA” by. Sally Diandra Di Adelaide, Australia,,, Raman dan Ishita sedang membicarakan tentang Vidyut dan Shagun “Tidak usah khawatir, Ishita ,,, Vidyut sedang bersama Shagun saat ini” tak lama kemudian Vidyut datang menemui mereka dan berkata “Shagun saat ini sedang menemui pengacara, dia setuju untuk memberikan Pihu padamu” Raman dan Ishita sangat senang mendengarnya lalu saling berpelukkan satu sama lain “Terima kasih, Vidyut”, “Shagun bilang kalau Pihu ada disini, jadi aku rasa kalian berdua pasti akan berada disini juga, lalu aku memintanya untuk menemui pengacara, jadi aku kesini untuk memberikan kabar baik ini untuk kalian berdua 

Shagun berharap Raman bisa mengerti tentang keputusannya “Aku harus menjelaskan padanya, aku sangat menyayangi Pihu tapi Vidyut sangat mencintai aku, aku yakin semuanya akan berada pada tempatnya” bathin Shagun senang, saat itu Ruhi dan Pihu sedang bersama, Shagun melihat mereka dan pergi menuju ke mereka, 

Shagun tiba tiba mengejutkan Pihu dan Ruhi “Mama, apa teman mama baik baik saja ?”, “Iyaa, dia lebih baik sekarang, dimana ayahmu ?” Ruhi langsung menyela ucapan Shagun “Ayah sedang ada pekerjaan penting, jadi dia meminta kami untuk menikmati paradenya, nanti dia akan menjemput kami, kalau ibu Shagun sudah datang, kami akan pergi”, “Kami akan tinggal dulu disini sementara waktu” pinta Pihu 

“Kakak sudah capek, Pihu ,,, ayooo kita pergi”, “Ibu baru saja sampai, ibu juga ingin menikmati paradenya” ujar Shagun sambil memikirkan sikap Ruhi yang aneh “Ada apa dengan Ruhi ?” bathin Shagun heran “Kita akan pergi setelah paradenya selesai, bagaimana ?” pinta Shagun, kemudian mereka bertiga berfoto selfie bersama “Mama, aku lapar, bagaimana kalau sekarang kita pergi dan cari makan ?” pinta Pihu, 

Shagun meminta Ruhi juga ikut dengan mereka, kebetulan ada restauran yang didekat sana, Ruhi khawatir karena mereka tidak bisa memasuki restauran yang sama yang juga di datangi oleh Raman dan Ishita, Ruhi berusaha mencegah Shagun namun Shagun menolak “Ruhi, makanannya lebih enak disana, ayooo” Ruhi semakin cemas dan bergegas mengirimkan sms ke Raman, 

Saat itu Ishita, Raman dan Vidyut sedang ngobrol tentang persatuan keluarga, Shagun masuk ke restauran tersebut bersama Pihu dan melihat mereka sedang makan bersama disana, Ishita, Raman dan Vidyut kaget begitu melihat Shagun, Ruhi juga masuk ke sana dan terpana “Pihu, lihat rupanya begini pekerjaan penting ayahmu, selama ini ayahmu berpura pura tidak peduli pada Ishita di Adelaide, ternyata kamu adalah pembohong besar ! Dia bilang kalau dia telah menjauh dari Ishita selama 1 tahun dan berniat akan menceraikannya, semua itu adalah bohong ! Kamu meninggalkan Pihu untuk ngobrol dengan Ishita kan ?” Pihu bergegas bertanya ke Raman tentang hal ini 

“Ayah, apakah yang dikatakan oleh mama ini benar ?”, “Pihu, ayah akan menjelaskannya padamu” Shagun langsung menyela ucapan Raman “Kalau begitu taruh tanganmu diatas kepala Pihu dan bersumpahlah kalau ini tidak benar ! Kalau kamu tidak mencintai Ishita, coba katakan ! Kamu tidak bisa bersumpah palsu pada Pihu, jadi menjauhlah darinya, karena dia tidak membutuhkan seorang pembohong seperti kamu” ujar Shagun sambil melemparkan cincin berliannya ke Vidyut 

“Kamu juga suka memainkan sebuah permainan kan ? Aku tidak akan pernah memaafkan kamu ! Untung saja, aku selamat, terima kasih, Dewa ,,, karena aku tidak menandatangani surat apapun, ayoo Pihu kita pergi” Ishita langsung menyela ucapan Shagun “Shagun, aku mohon ,,, kamu tahu kan kalau kami sangat mencintai Pihu, kami melakukan semua drama ini untuknya, kami tinggal berjauhan selama satu tahun hanya untuk Pihu, jangan rampas dia”, “Kamu selalu saja melakukan sandiwara dimana saja, hentikan drama ini, kalian berdua tidak akan pernah bisa mendapatkan Pihu” Shagun segera pergi sambil mengajak Pihu pergi dari sana, Raman dan Ishita mulai menangis, “Raman, kita telah kehilangan Pihu selama lamanya” ujar Ishita sedih 

Di Delhi, India ,,, Aaliya bertanya tanya apakah Ruhi sudah bicara dengan Ishita atau belum ? Saat itu Ananya memamerkan gaun barunya ke Aaliya “Waah, cantik sekali, siapa yang membelikannya ?” Ananya terlihat sangat senang “Ibuku yang memberikannya padaku sebagai hadiah karena ibu juga dapat hadiah, aku suka dengan gaun ini” Aaliya kemudian berlalu dari sana 

Di Adelaide, Australia ,,, Shagun memberitahu Pihu kalau Raman itu jahat “Kamu lihat tadi kan bagaimana ayahmu memperlakukan mama ?”, “Tapi ayah tidak jahat, dia mengajakku jalan jalan” sahut Pihu “Apa mama tidak melakukan sesuatu ? Maaf, seharusnya mama tidak menyakiti perasaanmu, berhentilah menangis, mama sangat mencintai kamu, maafkan mama sayang” bujuk Shagun begitu melihat Pihu menangis 

“Mama akan mengajak kamu jalan jalan ke taman besok, kamu bisa memberi makan kangguru, pasti akan sangat menyenangkan, tersenyumlah, maafkan mama yaa, mandilah dulu sana, mama akan membuat makanan favouritemu” Pihu kemudian berlalu dari sana “Aku tidak akan membiarkan mereka bertiga, tunggu saja dan lihat nanti” bathin Shagun 

Di Delhi, India ,,, Aaliya sedang merasa kesal “Bagaimana bisa Adi pergi ? Dengan menyuruh aku pulang kerumah, ini tidak adil” nyonya Bhalla menyela “Tadi Adi dapat telfon penting tentang pekerjaannya, lalu pergi, ayoo sini, duduklah disini”, “Aku mau bicara dengan Ruhi via video call dulu” ujar Aaliya “Kamu bisa menggunakan laptopnya bibi Simmi” saat itu Aaliya mendapat sebuah catatan dan ada coklatnya juga disana 

“Bibi Neelu, siapa yang mengirimkan hadiah ini untuk bibi Simmi ?”, “Ananya yang mengirimkannya untuk membuat ibunya merasa special” sahut Neelu “Tapi semua rencananya sudah berantakan, kenapa Ananya mengirimkannya ? Aku akan bertanya padanya” Aaliya jadi bingung 

Di Adelaide, Australia,,, Ishita berkata “Kita telah kehilangan Pihu, aku tidak bisa melihat masa kecilnya”, “Aku bersamamu, ibu” hibur Ruhi “Aku akan bilang ke Pihu kalau kasih sayangnya Shagun itu palsu, dia itu bukan ibu kandungnya” sela Raman “Tapi kita tidak bisa menghancurkan perasaannya hanya untuk kebahagiaan kita, Raman ,,, Pihu sangat menyayangi Shagun” sahut Ishita, 

Vidyut yang masih ada disana meminta maaf pada mereka “Kamu tidak perlu meminta maaf, Vidyut ,,, Shagun pasti akan bersikap yang sama seperti ini, tidak ada seorangpun yang bisa membantu orang lain yang memiliki nasib yang buruk, kami ini memang tidak beruntung dan tidak bisa mendapatkan cinta anak kami” ujar Ishita 

Di Delhi, India ,,, Aaliya bergegas pergi menemui Ananya dan bertanya tentang hadiah untuk Simmi “Ananya, kenapa kamu ingin membuat ibumu sedih ?”, “Memangnya apa yang telah aku lakukan ?” tanya Ananya heran “Kenapa kamu mengirimkan bunga dan coklat untuk ibumu ?”, “Aku tidak mengirimkannya, tanya saja orang lain” Ananya langsung pergi meninggalkan Aaliya, Aaliya jadi bingung “Kalau Ananya tidak mengirimkan hadiah ini untuk bibi Simmi, lalu siapa yang mengirimkannya ? Sepertinya ada yang tidak beres” Aaliya bertanya tanya 

Di Adelaide, Australia,,, keesokan harinya, Shagun dan Pihu pergi jalan jalan ke taman, saat itu Ruhi melihat mereka dan berfikir untuk bicara dengan Pihu bagaimanapun caranya, saat itu Shagun dan Pihu sedang menikmati kebersamaan mereka ditaman, Ruhi mengejar mereka, kebetulan Shagun sedang menerima telfon dari seseorang, 

Ruhi segera menghentikan Pihu dan memeluknya erat “Kakak, apa kamu datang kesini, mau lihat kangguru ? Apa kamu tidak datang sama ayah ?”, “Tidak, aku datang sendirian, apa kamu sudah memberikan makan kangguru ?” tanya Ruhi “Belum” Ruhi lalu mengajak Pihu bersamanya, 

Tak lama kemudian, Ruhi dan Pihu sedang memberikan makan kangguru “Kakak, ibunya kangguru menggendong bayinya di dalam kantongnya”, “Iyaa, dia menggendong berat beban bayinya, seperti itulah seorang ibu, mereka sangat menyayangi bayi mereka, mereka juga menyelesaikan semua permasalahan anaknya, ibu Ishi kita juga seperti itu” Ruhi berusaha menjelaskan ke Pihu “Tidak ! Dia itu bukan ibuku” sahut Pihu, Ruhi mulai berfikir bagaimana caranya untuk membuat Pihu mengerti kalau Ishita adalah ibu kandungnya SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 989 by. Sally Diandra

Bagikan :