SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 981 “PERTEMUAN ISHITA & RAMAN” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 981 “PERTEMUAN ISHITA & RAMAN” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 981 “PERTEMUAN ISHITA & RAMAN” by. Sally Diandra Di Adelaide, Australia ,,, Ishita sedang menunggu Vidyut, saat itu Ishita menelfonnya “Aku tidak bisa menunggu dia lagi” saat itu Vidyut sedang berlari ke arah Ishita sambil memanggil manggil Ishita “Ishita ! Ishita ! Dengarkan dulu” Ishita rupanya kesal dipermainkan oleh Vidyut karena telah menunggunya cukup lama “Apa ini sudah cukup ?”, “Seharusnya aku sampai disini sebelum kamu” Ishita langsung menyela “Aku sudah mencari kamu kemana mana !”, “Aku akan membawa kamu ke sebuah tempat yang paling romantis di Australia” bujuk Vidyut “Apa kamu akan menghilang lagi ?”, “Baiklah, aku pergi saja” Vidyut pura pura merajuk “Tidak, aku tidak bilang kalau aku tidak setuju, aku sangat ingin ke tempat itu” Ishita dan Vidyut lalu pergi ke sana 

Di Delhi, India ,,, Aaliya sedang membeli kain saree “Seandainya saja ibu Ishi ada disini, pasti dia bisa memilihkan kain saree untukku” Aaliya kemudian bertanya pada Neelu soal Adi, Aaliya bergegas bertanya ke Adi yang saat itu ada dikamar, Adi sedang bergumam pada dirinya sendiri “Aku harus mencari tahu semuanya tentang Vidyut, dengan begitu aku bisa memberitahu Ruhi” Aaliya lalu menemuinya dan meminta Adi memberikan saran kain saree yang mana yang akan dia pakai, Aaliya meminta Adi untuk melihat kearahnya sambil menempelkan kain saree itu ditubuhnya, tanpa melihat ke arah Aaliya sama sekali Adi langsung bilang “Iyaa yang itu” Aaliya merasa heran 

“Maksudmu aku harus mengenakan piyama ini ? Ada masalah apa denganmu ? Kenapa kamu selalu saja mengabaikan aku ? Kenapa ? Adi, aku sedang bicara sama kamu !” Aaliya langsung pergi meninggalkan Adi dengan perasaan kesal, Adi melihat Aaliya pergi sambil bergumam pada dirinya sendiri “Ada apa dengannya ? Semua gadis memang sinting !” gumam Adi Aaliya lalu bergegas pergi ke rumah keluarga Iyer dan minum air putih “Aku akan pergi ke peramal, Adi tidak punya waktu lagi untukku” 

Saat itu Shravan yang melihat Aaliya langsung berfikir kalau Aaliya bisa membantu Ananya dan dirinya dalam permasalahan Simmi “Kak Aaliya, aku bisa membantu kamu dalam memilih kain saree yang bagus, percayalah padaku, pilihanku adalah yang terbaik”, “Terima kasih, Shravan ,,, aku akan mengambil kain sareenya, kamu bisa memilihnya untukku” sahut Aaliya “Tunggu sebentar, terima kasih apa ? Kamu yang harus membantuku, aku mohon ,,, tulislah sebuah surat cinta untukku” pinta Shravan 

Di Adelaide, Australia ,,, Vidyut membawa Ishita ke sebuah tempat yang indah, sebuah tempat dimana terdapat batu batu besar di dekat laut dengan pemandangan yang indah “Waaah, aku belum pernah melihat tempat yang indah seperti ini di dalam hidupku” ujar Ishita sambil tersenyum senang “Tempatnya romantis bukan ?”, “Aku jadi merasa bersalah” Vidyut merasa heran “Kenapa memangnya ?”, “Karena aku datang jauh jauh kesini dan kita bicara tentang romantisme, aku telah berbohong pada keluargaku, Vidyut” Vidyut tersenyum “Semua ini untuk cinta, Ishita ,,, cinta itu sangat penting dalam hidup”, 

“Tanggung jawabku sangat penting, anak anakku berhak tahu yang sebenarnya, Vidyut” sahut Ishita cemas “Apakah kamu juga tidak berhak untuk mendapatkan cinta ? Aku berusaha untuk meyakinkan kamu sejak 6 bulan yang lalu untuk ikut denganku tapi kamu tetap saja tidak setuju”, “Kali ini aku sudah datang, tapi ,,, “, “Kamu pasti akan mendapatkan jawabannya, percayalah padaku” bujuk Vidyut, saat itu Vidyut melihat Raman datang ke tempat mereka, Ishita segera berbalik dan kaget begitu melihat Raman juga ada disana, Raman bergegas menghampiri mereka “Apa kamu kira kita berdua tidak bisa bertemu ?”, “Tentu tidak !” sahut Ishita heran “Kamu yang telah membuatku menjauh dan datang kesini”, “Aku tidak melakukannya” Ishita mengelak 

“Kamulah yang membuatku meninggalkan keluargaku”, “Kamu yang pergi dengan keinginanmu sendiri, aku tidak menyuruhmu pergi” Raman langsung memegang Ishita dengan erat, Vidyut hanya terdiam memperhatikan mereka “Kenapa kamu tidak bisa mengerti, Raman ,,, kalau ada yang melihat kita”, “Setiap orang tua pasti akan melakukan apapun untuk anak anaknya” Ishita dan Raman lalu saling berpelukkan dan tersenyum bahagia, Raman dan Ishita lalu ngobrol bersama, Ishita menyebut Raman tambah tampan “Kita telah berjauhan selama setahun, Raman”, “Aku sudah berusaha meyakinkannya untuk datang kesini sejak enam bulan yang lalu dan akhirnya dia setuju” sela Vidyut, 

Sementara itu Ruhi dan Adi sedang ngobrol ditelfon “Kakak, apakah kamu sudah punya petunjuk tentang Vidyut ?” tanya Ruhi, Adi lalu memberikan informasinya secara detail ke Ruhi tentang lokasinya yang cocok dan memungkinkan dimana Vidyut berada, sedangkan Aaliya mengenakan sebuah kain saree yang indah “Adi tidak punya waktu untukku, apa yang sedang dia lakukan ? Dia tidak mau memberitahu ke aku, ada rahasia apa sebenarnya ? Baiklah, aku tidak akan menanyai dirinya, kalau dia tidak peduli, aku juga tidak akan bertanya padanya, aku akan lihat sampai kapan dia akan menjauh dariku ?” bathin Aaliya kesal 

Di Adelaide, Australia ,,, Vidyut memberitahu Raman kalau anak anak mereka mengira Ishita berselingkuh “Kami tidak peduli pada hal itu, apa yang sudah kamu lakukan pada kami itu adalah hal yang terpuji”, “Kita ini kan teman kampus dan selama ini kita juga tidak saling berhubungan, Raman lalu menelfon aku untuk sebuah pekerjaan” sahut Vidyut “Vidyut telah melakukan banyak hal, ketika aku memberitahunya tentang masalah kita, dia melakukan seperti apa yang kita katakan padanya tanpa bertanya sedikitpun”, “Sepasang kekasih saling berjauhan demi anak anak mereka, aku bisa mengerti, kamu memanggilku untuk mengajak istrimu ke sebuah makan malam yang romantis kan ? Aku langsung tidak ingin kehilangan kesempatan seperti itu” Raman dan Ishita berterima kasih pada Vidyut 

“Sekarang kalian bisa menikmati kebersamaan kalian berdua” Vidyut kemudian pergi meninggalkan mereka “Dia itu teman yang luar biasa, orang seperti dia sangat jarang didunia ini” ujar Raman, tiba tiba Raman mendapat telfon dan meminta sekretarisnya untuk tidak menelfonnya lagi untuk soal pekerjaan, kemudian Raman memeluk Ishita sambil tersenyum senang, tak lama kemudian Ruhi menelfon Raman namun tidak bisa menghubungi Raman, 

Ruhi balik menelfon Adi, Ruhi bertanya lagi soal informasi yang di dapatnya tentang Vidyut karena ponsel Raman juga tidak aktif, Ruhi merasa geram “Ini kabar buruk bagi kita, Ruhi ,,, sebelum ayah bertemu dengan ibu Ishi, kamu harus menemui ayah dulu, kalau ayah bertemu ibu, maka ayah pasti akan menceraikan ibu Ishi, itu akan menjadi masalah, aku bisa melacak lokasinya, kebetulan aku punya nomernya yang diluar negeri” Adi langsung melacak lokasi Raman dan memberitahu Ruhi dimana Raman berada “Ruhi, kamu harus segera pergi ke tempat itu segera”, “Baiklah, kak” Ruhi bergegas menutup telfonnya, sementara itu Raman dan Ishita sedang berduaan di dekat laut dan menghabiskan waktu mereka bersama SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 3 episode 982  by. Sally Diandra

Bagikan :