SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 2 episode 912 “AALIYA MULAI TERSADAR” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 2 episode 912 “AALIYA MULAI TERSADAR” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 2 episode 912 “AALIYA MULAI TERSADAR” by. Sally Diandra Mihir meminta Aaliya menaruh tangannya diatas api dan buktikan cintanya pada Mihir “Apa kamu sudah gila ? Aku tidak ingin melakukan kegilaan ini, aku tidak perlu melakukan hal ini untuk membuktikan cintaku”, “Kamu harus melakukannya” ujar Mihir sambil memegang tangan Aaliya “Tanganku akan terluka, apa kamu sudah gila ?”, “Jadi cuma begini cintamu ? Lihat cintaku sekarang” Mihir lalu meletakkan tangannya diatas api dan berkata 

“Aku benar benar mencintai Rinki dan kamu hanya mengagumiku saja” Aaliya langsung mematikan api itu “Apa kamu sudah gila ?”, “Hentikan kegilaan ini, Aaliya ,,, aku tidak mencintai kamu, kamu ingin seseorang yang benar benar mencintai kamu bukan ? Dan itu bukan aku orangnya, kamu akan melakukan hal ini kalau kamu benar benar mencintai aku” Mihir segera berlalu dari sana 

Malam itu Ishita masih memikirkan Adi dan terbangun dari tidurnya, kemudian Ishita keluar dari kamarnya untuk mengambil air putih, didengarnya ada suara ribut ribut diluar, Ishita segera keluar untuk mengeceknya, dilihatnya Adi ada disana “Adi, siapa yang kamu kirimi pesan ? Apa Aaliya ? Tunjukkan padaku”, “Lepaskan aku !” bentak Adi, Ishita lalu membaca pesan ancaman dan bertanya pada Adi “Adi, omong kosong apa ini ? Bagaimana bisa kamu mengancamnya ? Apa kamu sudah gila ?”, “Tidak usah ikut campur, ibu Ishi !” Adi langsung mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan tersebut 

“Apa kamu memerasnya ?”, “Lepaskan aku ! Aku bisa mengurusi diriku sendiri !” bentak Adi “Aku tidak akan membiarkan kamu terjatuh meskipun kamu menginginkannya, hentikan omong kosong ini, Adi !” Ishita langsung membawa Adi pulang kerumah, saat itu Raman memasuki kamar Adi dan dilihatnya Adi tidak ada disana, Raman bergegas keluar rumah, dilihatnya Ishita sedang membawa Adi, Ishita memberikan kode ke Raman dan memberikan ponselnya ke Raman, kemudian Ishita membawa Adi ke kamarnya, 

Raman melihat Aaliya menelfon di ponsel Ishita, Raman berfikir “Untuk apa dia menelfon ?” Raman segera menjawab telfon Aaliya “Ibu, Mihir tidak mencintaiku, Adi juga membenciku, dia telah mengirimkan begitu banyak sms padaku, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan ? Kamu benar, ibu ,,, Mihir tidak punya perasaan apa apa padaku, aku mencintai Mihir dan sekarang aku kehilangan sahabat terbaikku, aku mohon temuilah aku, ibu”, “Ini aku, Raman ,,, bukan ibumu, saat ini dia sedang mengurusi Adi, kondisinya tidak baik” sahut Raman “Kenapa ? Apa yang terjadi padanya, paman ?” tanya Aaliya cemas 

“Kamu bertanya seperti ini ? Dia tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri, dia tidak peduli pada orang tuanya”, “Kenapa ?” tanya Aaliya lagi “Aaliya, aku tidak ingin kasar padamu, kamu mungkin saja terluka atas apa yang telah kamu tabur itulah yang kamu tuai dan ketika hatimu sedang patah hati, kamu pasti akan mengerti bagaimana keadaan putraku, kamu bersikap seperti itu hingga dia merasa kalau kamu mencintainya juga, jangan suka mempermainkan perasaan orang lain” 

Saat itu Ishita datang dan bertanya “Siapa yang menelfon, Raman ?” Raman langsung memberikan ponsel itu ke Ishita, Ishita lalu ngobrol dengan Aaliya “Aku prihatin pada keadaan Adi, ibu ,,, Mihir juga melakukan hal yang benar padaku, aku memang pantas menerimanya”, “Apa yang terjadi, Aaliya ? Kenapa kamu menangis ?” Aaliya tidak menjawab dan langsung mematikan ponselnya, Ishita jadi bertanya apa yang telah dilakukan oleh Mihir pada Aaliya, Ishita mencoba menelfon kembali tapi Aaliya sengaja mematikan ponselnya “Aaliya mematikan ponselnya, aku harus kesana dan melihat bagaimana keadaannya” Ishita bergegas pergi 

Shagun menghampiri Aaliya dan dilihatnya Aaliya sedang menangis “Kenapa kamu menangis, Aaliya ? Apa Mihir mengatakan sesuatu ? Aku akan bicara dengannya, dia harus menerima cintamu”, “Hentikan, ibu Shagun ! Kenapa kamu melakukan hal ini ? Seharusnya kamu menunjukkan jalan yang benar padaku, kamu selalu saja memprovokasi aku ! Ibu Ishita menjelaskan padaku kalau hal ini sangat menyakiti Adi dan mencintai Mihir bukanlah hal yang benar, aku mengabaikannya karena kamu, hari ini Mihir melakukan langkah yang ekstrim, untung saja dia tidak seperti kamu, Adi pasti sangat terluka, apa yang dikatakan oleh paman Raman juga benar, aku menolaknya dan Mihir menolakku, cukup sudah ! Aku tidak mau mendengarkan kamu lagi ! Aku akan menemui Adi besok dan meminta maaf padanya” Aaliya lalu pergi meninggalkan Shagun yang terpana dengan ucapan Aaliya “Lalu apa yang akan terjadi dengan rencanaku sekarang ?” 

Ishita menemui Mihir dan bertanya padanya “Mihir, ada apa denganmu ? Drama pembakaran gas apa lagi ini ? Aku tidak mengharapkan ini darimu, apa kamu sudah gila ? Jadi ini yang membuat Aaliya menangis ? Dia itu masih muda, dia pasti sangat takut”, “Aku hanya ingin menjelaskan padanya tentang rasa kagumnya itu, aku harus mengambil langkah drastis seperti ini, Ishita ,,, maafkan aku” sahut Mihir, 

Ishita bergegas menemui Aaliya dikamarnya, Aaliya langsung memeluknya, Ishita mencoba membuatnya tidur, Aaliya meminta maaf pada Ishita sambil menangis, Ishita duduk disebelah Aaliya sambil menenangkannya, sedangkan Shagun hanya memperhatikan mereka dari kejauhan SINOPSIS MOHABBATEIN SEASON 2 episode 913 by. Sally Diandra

Bagikan :