SINOPSIS MOHABBATEIN episode 731 by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 731 by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 731 by. Sally Diandra Ishita sedang menyuapi makanan untuk Raman, Raman mencoba mengajaknya bergurau tentang penampilan Ishita yang baru “Raman, aku sangat merindukan ibu Ishi, berikan paratha ini untuk Ruhi” pinta Ishita, Raman lalu pulang ke rumah dan menaruh paratha itu di mangkok, sementara itu di kantor polisi, Abhishek sedang menginterogasi Niddhi “Nona Niddhi, apa alasanmu menyuap hakim ? Pikirkan dan cepat jawab !” ujar Abhishek ketus, dirumah Raman, Ruhi sedang memakan makanannya “Ada apa, Ruhi ? Apakah bumbunya kebanyakan ?” tanya nyonya Bhalla 

“Ini seperti paratha yang dibuat oleh ibu Ishi” Ruhi teringat pada ibu Ishinya, mereka semua yang ada disana tersenyum mendengarnya, Ruhi kemudian memakan paratha tersebut “Memang sungguh unik hubungan antara Ishita dan Ruhi” bathin Raman, Simmi lalu menyela “Neelu yang membuatnya, Ruhi ,,, ibu Ishi kan pernah mengajarinya”, “Tidak ! Aku yakin kalau ini buatan ibu Ishi” Ruhi tetap bersikeras “Ya sudah kamu makan saja” sahut nyonya Bhalla, Raman tersenyum, dilihatnya ibunya menangis “Tinggal beberapa hari lagi Ruhi dan Ishita akan bersama sama lagi” bathin Raman pilu 

Raman mendatangi kantor polisi dan bertanya ke Abhishek tentang Niddhi “Dia itu adalah tunanganku, aku harus bertemu dengannya” tak lama kemudian Niddhi datang menemui Raman dan langsung memarahi Raman karena tidak juga menjawab telfonnya “Pathak dan aku sedang berusaha mengeluarkan kamu dari penjara, aku berkeliling kota sepanjang malam, aku tidak tahu kenapa kamu mau menyuap hakim ?”, “Omong kosong ! Untuk apa aku menyuap hakim ?” tanya Niddhi kesal “Tidak ada seorangpun yang siap untuk mengambil kasusmu, Niddhi ,,, coba pikirkan, Abhishek ,,, Niddhi adalah seorang pengacara besar”, “Maaf aku terikat dengan hukum dan peraturan, aku tidak bisa membantu” sahut Abhishek yang juga ada disana 

“Bolehkah aku ngobrol berdua dengan Raman saja ?”, “Baiklah, aku berikan kamu waktu lima menit” Abhishek lalu pergi meninggalkan mereka berdua Niddhi lalu meminta Raman untuk melakukan sesuatu “Aku bisa mengerti, Niddhi ,,, tapi pikirkan juga tentang keadaan Ishita pada waktu itu, dia berada disini selama beberapa hari”, “Apa ?” Niddhi tertegun ketika Raman mulai ngomong ngelantur lagi “Maksudku, aku menangisi nasibku, wanita yang aku cintai akhirnya berada di penjara atau melarikan diri, aku akan membebaskan kamu, aku janji, percayalah padaku”, “Bagaimana ? Apakah ada pengacara lain yang bisa membantu ? Semua orang cemburu padaku” ujar Niddhi kesal “Aku akan melakukan satu hal” saat itu Abhishek menemui mereka “Waktumu telah habis” Niddhi langsung meminta Raman untuk melakukan sesuatu, dalam hati Raman berkata “Inilah permulaan balas dendam kami” bathin Raman 

Shagun melihat Bala sedang duduk di area parkir “Bala, apa yang sedang kamu lakukan disini ?”, “Tidak apa apa, semuanya baik baik saja” sahut Bala cemas “Bagaimana kondisi Vandu ?”, “Dia baik baik saja” Shagun langsung menyela “Bala, kamu bisa menceritakan semuanya padaku, seperti yang kamu lakukan pada Ishita”, “Aku tidak tahu, Shagun ,,, Vandu ingin menceraikan aku, dia merasa dia itu bukanlah istri dan ibu yang baik” Shagun berusaha menghibur Bala, tanpa mereka sadari rupanya Shravan mendengar semua pembicaraan mereka 

Niddhi sangat marah dan bertanya pada Raman “Raman, apakah kamu pikir Pathak itu cocok untuk kasusku ini ? Dia pasti ingin memenjarakan aku selama lamanya” Niddhi lalu mengejek Pathak, Pathak yang juga ada disana langsung angkat bicara “Aku juga tidak mau mengambil kasusnya”, “Aku mohon, Pathak ,,, biasanya dia tidak seperti ini, biasanya dia yang selalu memasukkan orang ke dalam penjara, dia bisa jadi gila, Pathak” Raman memohon pada Pathak, akhirnya Niddhi menyetujui Pathak yang mengambil kasusnya “Tapi ingat, kamu tidak boleh menggunakan pikiranmu, lakukan seperti yang aku katakan”, “Tuan Raman, katakan padanya kalau aku akan melakukan apa yang ingin aku lakukan, aku akan mencoba semaksimal mungkin untuk mengeluarkannya dari penjara” sela Pathak kesal 

“Baiklah, aku akan menjelaskan padanya” Pathak segera berlalu dari sana “Niddhi, aku akan pergi dulu, nanti aku kembali lagi kesini, ada satu orang yang bisa menyelamatkan kamu”, “Siapa ?” Raman tidak menjawabnya dan langsung pergi dari sana Ashok memberitahu Raichand kalau dia akan mendapatkan kontrak dari Advani, kemudian Raichand mengenalkan Ashok pada beberapa pengusaha yang datang dan meminta Ashok untuk menemani mereka “Tapi tuan Raichand, aku ada pekerjaan, aku tidak bisa” ujar Ashok sambil berkata dalam hati “Akhirnya aku akan mendapat kesempatan untuk berduaan dengan Shanaya, bermesraan sebelum menikah itu sangat di butuhkan” bathin Ashok 

Ruhi sedang ngobrol dengan Shravan “Shravan, apakah kamu sudah selesai mengerjakan PR mu ?”, “Aku tidak tahu apa yang terjadi pada ibuku, ayahku kelihatannya sangat cemas, aku tadi mendengar pembicaraan ayahku dengan bibi Shagun, mereka bilang kalau bibi Ishita yang bisa membuat ibuku membaik, tapi sekarang siapa yang akan membuat ibuku membaik ?” Ruhi langsung menyahut “Tante Shanaya yang akan membantunya, dia kan mirip ibu Ishi”, “Lalu siapa yang akan mengajak kita ke tempat tante Shanaya ?” tanya Shravan heran “Kita akan pergi kesana sendiri”, “Tapi bagaimana, Ruhi ? Kita tidak tahu siapa namanya ?” Ruhi langsung menyahut “Aku akan mencarinya di internet” 

Niddhi meminta Abhishek untuk mengijinkannya keluar, saat itu Raman membawa Shanaya kesana “Raman membuatku berfikir kembali dan aku sadar kalau seharusnya datang kesini, Niddhi ,,, aku minta maaf, kalau aku datang terlambat, aku adalah saksi kunci utama, aku berada disana di cafe itu, Niddhi memang tidak membuat rencana bertemu dengan hakim disana, dia tidak mungkin akan melakukan kegiatan kriminal di depanku, aku rasa dia tidak terlibat dalam kasus penyuapan, aku rasa uang itu untuk belanja, itu bukanlah sebuah bukti” ujar Ishita 

“Nona ini mengajariku tentang hukum, aku yakin ada sesuatu yang tidak beres disni” bathin Abhishek “Aku ini bukan temannya Niddhi, bahkan Niddhi mungkin juga melakukan hal yang sama, ini hanyalah untuk alasan kemanusiaan” dalam hati Raman berkata “Ishita memang bukan aktris yang buruk, jika Abhishek bisa melepaskan Niddhi maka dia akan masuk ke dalam jebakkan kami” bathin Raman SINOPSIS MOHABBATEIN episode 732 by. Sally Diandra

Bagikan :