Sinopsis Mohabbatein episode 724 "Hampir Terbongkar " by Meysha Lestari. | Sinopsis Mohabattein Antv

Sinopsis Mohabbatein episode 724 "Hampir Terbongkar " by Meysha Lestari.

Loading...
Sinopsis Mohabbatein episode 724 "Hampir Terbongkar " by Meysha Lestari. Ashok kaget melihat Sanaya (Ishita). Sanaya menyapa Ashoka dan mulai berakting. Ashok bertanya dengan ragu, "apakah kau benar-benar sanaya? kau adalah Ishita!" Ishita kaget, "Apa? Siapa Ishita?" Raichand menengahi, "dia adalah anakku, Sanaya. kau merusak moodnya, Ashok.." Ashok menggeleng, "dia tak mungkin anakmu! Dia adalah Ishita! Kau bersekutu dengannya!" Raicha membentak Ashok, "tutup mulutmu!" Ashok yakin kalau dia takmungkin salah, "aku punya fotonya di hpoku. AKu akan mengambilnya.." lalu Ashok pergi. Ishita terlihat cemas. Raichand menenangkan Ishita, "jangan cemas.." Ishita memberitahu raichand kalau waktu mereka sangat sedikit, "bagaimana kita bisa mengurus semuanya?"

Raman bertanya pada Neelu tentang Sehranya. Neelu berkata kalau dia sedang mengerjakannya. Raman berkata kalau dia tahu apa yang di kerjakan Neelu. lalu raman memberitahu semua orang kalau dirinya akan menikahi Nidhi diatas mahurat karena pendeta sudah datang. Raman senang karena dia telah mengusir Nidhi, "Ishita akan segera datang, aku harap Ashok tidak membuat drama yang tidak perlu..." 

Ishita bertanya pada Raichand mengapa Ashok belum juga datang? Raichand yakin Ashok akan kembali, "dia akan membawa fotomu dan menunjukannya padamu." Ishita mengucapkan terima kasih atas bantuan raichand padanya. Raichand berkata kalau Raman pernah menolongnya, "aku senang bisa membalas kebaikannya itu.." Ishita mengucapkan terima kasih. Raichand meminta Ishita memanggilnya ayah, "aku merasa lebih baik.."

Ashok datang. Ishita berakting sebagai Shanaya dan berkata dengan suara keras agar di dengar Ashok, "aku tak mau menikahi laki-laki India, mungkin dia terila-gila padamantannya.." raichand menyela, "tapi aku menyukainya, aku merasa dia berasal dari keluarga baik-baik.." Ishita menanyai Ashok, "apa yang kau sembunyikan? Apakah kau kecanduan narkoba?" Ishita menatap Raichand, "ayah, apakah kau sudah memeriksa latar belakangnya? Keluarganay akan mendukung dia. Mengapa ayah tidak bertanya pada teman-temannya?" 

Ashok kaget, "mengap akau ingin bertemu teman-temanku?" Ishita dan Raichand balik bertanya, "apa kau ada masalah?" Raichand berkata, "temanmu akan menikah hari ini.." Ashok mengangguk, "ya. Tapi Raman bukan temanku." Ishita berkeras, "aku akan menemui raman itu. Aku sangat berharga dan mencintai diriku sendiri. Kau tak bisa memanfaatkan aku! AKu akan mengujimu!" Ishita mengajak Raichand membawa Ashok ke klinik dan melakukan test padanya, "kalau kita mau beli mobil, kita melakukan uji coba juga. Sekarang kita akan membeli Ashok.." Raichand melarang, "tak perlu. Dia akan membawa kita pada Raman Bhalla.." Ashok berpikir, "wanita aneh, dia akan tertangkap. Aku akan membuat panitia penyambutan untuknya.." Ishita berkata kalau dia akan pergi dan mencari tahu apa yang di pikirkan Ashok.

Raman menyambut tamu. Simmi dan Ruhi tersenyum. Pendenta bertanya, "mana pengantin wanita?" Raman memberitahu mereka kalau Nidhi sedang bersoap, "di akan segera datang.." Raman gelisah menunggu Ishita. Pendeta menyuruh Raman memanggil pengantin wanita dan keluarganya. Raman memberitahu kalau keluarga penganti perempuan keberatan dan tidak datang. SImmi menawarkan diri untuk melakukan ritual. Raman berpikir kalau simmi tergila-gila dengan ritual. Terdengar teriakan Nidhi. Raman merasa heran. Simmi berkata, "karena itu aku duduk di puja dan tersenyum." Nidhi menunjukan lehenganya yang robek dan mengadu pad Raman. Romi memuji Ruhi yang melakukan itu.

Bagikan :