SINOPSIS MOHABBATEIN episode 659 “SARIKA MASUK HOTEL PRODEO” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 659 “SARIKA MASUK HOTEL PRODEO” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 659 “SARIKA MASUK HOTEL PRODEO” by. Sally Diandra Ishita memberitahu Prateek dan Shagun tentang tanki air yang berisi racun, tiba tiba mulut Ishita mengeluarkan banyak darah, Shagun segera memegang Ishita hingga akhirnya Ishita pun pingsan, Prateek segera menelfon dokter dan tak lama kemudian Ishita terbangun sambil bergumam “Ibu, ayah dan Raman ada di penjara, biarkan aku pergi” Shagun dan Prateek segera mencegahnya, Raman yang sudah berada dirumah hanya memperhatikan Ishita 

“Mereka ada di penjara, aku harus bertemu dengan mereka, Shagun” ujar Ishita yang kemudian melihat Raman sudah berada dirumah “Ishita, apakah kamu baik baik saja ?”, “Kamu ,,,” Ishita tertegun “Kami semua sudah pulang kerumah, semuanya baik baik saja, lebih baik kamu istirahat”, “Aku harus melihat melihat mereka” Ishita segera bangun dan langsung berlari turun ke bawah, dilihatnya kedua mertuanya sudah berada dibawah, 

Ishita langsung meminta maaf pada mereka “Kami baik baik saja, Ishita ,,, kami sudah tahu semuanya, lihat kami selamat berkat kamu, apa yang dokter katakan ?”, “Dokter telah mengeluarkan semua racunnya, Ishita baik baik saja sekarang” sela Prateek, nyonya Bhalla kemudian memberikan restu padanya dan meminta maaf pada Ishita “Anak Ishita dan Raman sebentar lagi akan lahir, kami telah salah paham terhadap Shagun, kami ingin berterima kasih ke Shagun dan memberikan restu padanya” setelah mendapat restu dari nyonya Bhalla, Shagun menyela ucapan nyonya Bhalla 

“Aku harus pergi, aku harus menemui Manooj”, “Ikutlah denganku, aku akan mengantar kamu dan kamu, Ishita ,,, lebih baik kamu istirahat” kemudian Prateek dan Shagun pergi dari sana Ishita meminta maaf pada Amma karena telah mengecewakannya “Tidak, Ishu ,,, ibu yang minta maaf, ibu telah berbuat salah dengan meragukan dirimu” ujar Amma sambil memeluk Ishita sambil menangis “Ishita, ada satu pekerjaan lagi yang belum selesai, ayoo ikut denganku”, “Kemana Raman membawa Ishita pergi ?” nyonya Bhalla merasa heran “Kalian semua bisa ikut denganku” mereka semua kemudian menuju ke area parkir apartemen 

“Ishita, kamu melakukan hal ini untuk menangkap mata mata Ashok kan ?” Raman kemudian menunjukkan Sarika yang sudah berdiri disana bersama polisi, sedangkan Romi sedang menggendong Rohit, Sarika menangis, nyonya Bhalla segera mengambil Rohit, Sarika menghentikan Romi namun Romi langsung menghempaskan tangannya “Aku tidak bisa pecaya Sarika melakukan hal ini, Ashok juga telah ditahan” Abhishek merasa malu dan menyela ucapan Raman “Ini semua karena Ishita, akhirnya kami bisa menahan Ashok dan Sarika” Ishita kemudian menghentikan mereka dan berkata 

“Sarika, aku ingin tahu kenapa kamu membantu Ashok dan berusaha membunuh semua orang ? Katakan padaku Sarika” pinta Ishita “Dia pasti tidak mau mengatakan apapun” mereka semua kemudian meminta Abhishek untuk membawa Sarika pergi “Kamu melakukan semua ini demi uang, kamu berusaha membunuh keluargaku, jadi jangan tunjukkan lagi wajahmu didepanku” Romi merasa kesal “Romi, kendalikan dirimu sendiri” sela Bala “Aku tidak mengira kalau aku harus menahan adikku sendiri, dia telah menghinaku, aku benar benar malu, aku minta maaf” Abhishek meminta maaf pada seluruh keluarga Bhalla atas apa yang telah dilakukan oleh Sarika, Raman juga minta maaf pada Abhishek karena telah memarahinya, Sarika menangis kemudian dibawa pergi dari sana oleh polisi 

Keesokan harinya, Ishita bangun dan dilihatnya Raman membawakan sarapan pagi untuknya “Ini yang pantas kamu dapatkan, kamu selalu berkata tapi aku tidak percaya padamu, aku sadar aku telah melakukan apapun yang aku inginkan dan tidak memikirkan yang lain, aku minta maaf” ujar Raman sambil memberikan setangkai mawar merah “Terima kasih, Raman” Raman kemudian memberikan bunga mawar lagi untuk Ishita sebagai tanda terima kasih “Aku janji aku akan mengontrol kemarahanku, untuk sebuah permulaan yang baru dan jangan pernah mengakhiri kebahagiaan dalam kehidupan” Ishita tersenyum mendengarnya, 

Kemudian Raman memberikan secangkir teh dan berkata “Katakanlah sesuatu”, “Baiklah, aku ingin mengatakan, apakah kamu sudah menambahkan gula ke dalam teh ?”, “Baiklah, jangan katakan apapun” ujar Raman yang kemudian mengajak Ishita bermesraan, tepat pada saat itu Neelu mengetuk pintu kamar dan masuk ke dalam kamar mereka “Maaf, nyonya Bhalla memanggil nyonya Ishita” Raman terlihat kesal “Selalu saja tidak ada privacy disini, kalau begitu kita akan pergi makan malam nanti, kemudian aku akan bicara dengan caraku” Ishita tersenyum mendengarnya 

Diruang tamu, kebetulan nyonya Bhalla kedatangan tamu, Dolly, teman nyonya Bhalla memberitahu nyonya Bhalla tentang ulang tahun pernikahannya yang ke 25 tahun yang jatuh pada tanggal 31 Desember hari ini tapi kali ini mereka tidak akan merayakannya karena semua hotel yang bagus sudah dipesan untuk acara malam tahun baru “Lalu apa yang harus aku lakukan, Toshi ?” Ishita yang sudah berada dibawah menyela “Bagaimana kalau kalian mengadakan pesta disini ? Kita akan menambahkan pesta malam tahun baru ke dalamnya”, “Lalu dimana kita akan melakukannya, Ishita ?” tanya Dolly heran 

“Kita akan mengadakannya diruang pertemuan dibawah, dekorasinya akan segera selesai malam ini” saat itu Romi melintas dan terlihat sangat sedih kemudian pergi dari sana, Ishita melanjutkan kembali tentang persiapan pesta “Nanti Raman dan kak Bala juga akan membantu, Raman dan aku akan membeli baju juga sebagai hadiah” Dolly sangat berterima kasih pada Ishita lalu memeluk nyonya Bhalla, 

Raman merasa kesal dan berkata “Ishita, kenapa kamu merusak rencana makan malam kita”, “Maafkan aku, Raman ,,, aku lupa tapi ini akan menjadi permulaan yang baru, hal ini juga akan baik untuk Romi juga, pergilah dan hibur Romi” mereka berdua lalu saling tersenyum satu sama lain “Apa yang Sarika lakukan itu bukan kesalahan Romi, bicaralah dengannya, oh iya kenapa kamu mengirimkan Ruhi pergi ke London ?”, “Ruhi dan Simmi akan pulang setelah tahun baru dari London” sahut Raman, 

Mereka juga membicarakan soal Shagun dan Manoj yang pergi, kalau tidak mereka berdua pasti akan datang juga, kemudian Ishita mengundang Abhishek dan mengundangnya ke pesta malam tahun baru mereka namun ternyata Abhishek tidak bisa datang “Raman, Abhishek tidak bisa datang karena dia tidak bisa bertemu dengan semua orang untuk saat ini gara gara kasus Sarika, dia butuh waktu, tapi aku mohon Raman, bicaralah dengan Romi sekali saja”, “Jangan khawatir, aku akan bicara dengannya” sahut Raman 

Romi sedang mengurusi Rohit dan memberitahu Raman kalau dirinya baik baik saja “Kamu kira karena kita ini laki laki lalu kita ini tidak diperbolehkan menangis ?”, “Aku tidak ingin menangisi nasibku, kak ,,, apa yang Sarika lakukan, aku telah salah sebelumnya, aku berusaha memperbaiki kesalahanku, aku mencintainya dan menikahinya, aku kira aku bisa menghabiskan waktuku bersamanya tapi apa yang telah dia lakukan ? Dia telah menghancurkan semua impianku, dia mencoba untuk membunuh kalian semua hanya untuk Ashok” Raman hanya terdiam sambil menatap kearahnya SINOPSIS MOHABBATEIN episode 660 by. Sally Diandra

Bagikan :