SINOPSIS MOHABBATEIN episode 657 “ISHITA VS SARIKA” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 657 “ISHITA VS SARIKA” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 657 “ISHITA VS SARIKA” by. Sally Diandra Di rumah keluarga Bhalla, Sarika berbohong pada nyonya dan tuan Bhalla “Ibu, aku harus membeli krim untuk Rohit” ujar Sarika sambil bersikap sangat manis didepan mertuanya kemudian pergi dari sana, Sarika mengira dirinya akan bertemu dengan Ashok diluar apartemen namun dilihatnya Ashok tidak ada disana “Dimana Ashok ?” saat itu Ashok menelfon Sarika dan memintanya untuk mengerjakan tugasnya “Aku baru memesan sesuatu” Ashok kemudian memberikan sejumlah nomer pada Sarika “Lakukan drama ini segera, tidak ada seorangpun yang akan mencurigaimu”, “Kenapa kamu bicara ditelfon ? aku telah sampai ditempat dimana kamu menelfonku” ujar Sarika heran “Kenapa aku harus mengirimkan sms padamu ? Pergi dari sana !” ujar Ashok, Sarika sangat marah dan berbalik ternyata Ishita sudah ada dibelakangnya, 

Ishita langsung mencegahnya, Sarika terkejut, Ishita lalu memarahinya “Kamu ternyata tidak begitu pintar, aku yang mengirimi kamu sms dengan nama Ashok, aku hanya ingin membuktikan kalau kamu pasti akan datang ke sini karena panggilan dari Ashok, aku ingin meyakinkan kalau kamu adalah mata mata Ashok, katakan padaku, Sarika” Ishita berteriak ke arah Sarika “Iyaaa aku memang mata matanya Ashok lalu apa yang bisa kamu lakukan, Ishita ? Katakan saja pada mereka tapi apa buktinya ? Tidak ada seorangpun yang percaya sama kamu setelah semua drama yang kamu lakukan dan aku harus melakukan rencana ini !” ujar Sarika sinis “Kenapa kamu berusaha membunuh Raman ? Kami semua menghormati kamu dirumah kami”, “Ada sebuah alasan, aku tidak bisa mengatakannya padamu !” ujar Sarika kesal 

“Aku ingin mengetahuinya, aku akan mendukungmu kalau kamu benar, Ashok tidak akan membantu siapapun, Sarika ,,, dia akan menendang kamu keluar ketika kamu sudah melakukan tugasnya”, “Hentikan, Ishita ! Rencananya sudah dimulai !” Ishita tertegun “Rencana apa ? Katakan padaku, Sarika ! Kenapa kamu melakukan hal ini ?”, “Kamu tidak akan tahu tentang rencana ini, Ashok sangat berbahaya, keluarga Bhalla adalah targetnya sekarang dan kamu telah jauh dari rumah” Ishita menangis mendengar ucapan Sarika 

“Sarika, mereka juga keluargamu, Romi dan Rohit, apakah mereka bukan keluargamu ?”, “Romi dan Rohit sudah pergi, aku yang menyuruhnya pergi, selamatkan keluarga yang tersisa jika kamu bisa, Ishita” tantang Sarika “Sarika, aku mohon jangan lakukan hal ini”, “Aku ingin bebas, Ishita ! Jangan ikuti aku !” Sarika lalu pergi meninggalkan Ishita, Ishita merasa gelisah “Apa yang harus aku lakukan ? Bagaimana caranya pulang kerumah ? Dan apa itu CD 125 ?” bathin Ishita sambil memikirkan tentang CD 125 yang dibicarakan oleh Sarika tadi 

Appa sedang ngobrol dengan Bala, Bala menangis “Aku tidak tahu kalau hal ini akan terjadi, kalau ada sesuatu yang terjadi pada muridku ,,,” Appa berusaha menghibur Bala dan menjelaskan padanya untuk memperbaiki kesalahannya “Aku tidak bisa pulang kerumah, ayah”, “Ayoo pulanglah, Vandu dan ibumu sedang cemas, bahkan Ishu” ujar Appa “Ada apa dengan Ishu ? Katakan padaku, ayah” pinta Bala, sementara itu Ishita bertemu dengan Prateek dan Shagun “Sarika, tidak mengatakan apa apa tadi tapi Ashok mulai membidik keluargaku, aku mempunyai jalan keluar tapi itu tidak baik, jadi aku minta dukunganmu, ayooo ikut denganku” ujar Ishita 

Dirumah keluarga Bhalla, Bala membangunkan Raman yang masih tertidur dikamarnya “Raman, apakah kamu mengusir Ishita dari rumah ?”, “Tidak, sedari tadi aku tidur disini” ujar Raman heran “Diam kamu, Raman ! Ibumu yang mengusir Ishita tadi malam, aku tahu dia bohong dan melakukan semua sandiwara ini tapi itu semua untuk menyelamatkan dirimu, kamu malah marah padanya dan berusaha untuk bunuh diri !” Bala tidak terima “Apa ? Apa kamu kira aku bisa bunuh diri ?” Raman langsung bangun dan bergegas menemui ibunya “Ibu, dimana Ishita ? Bagaimana bisa ibu mengusir istriku ?”, “Iyaa, Ishita sekarang sikapnya sudah seperti Shagun, jadi aku mengusirnya, aku tidak bisa melihat putraku seperti ini” Raman semakin heran mendengar ucapan ibunya “Ibu, Ishita adalah istriku dan dia tidak akan meninggalkan rumah ini !” 

Saat itu Ishita datang dan masuk ke rumah mereka “Ishita, apakah kamu baik baik saja ?” tanya Raman lega, tiba tiba polisi datang “Ada apa ini pak polisi ?”, “Pak polisi, tahan mereka semua !” sahut Ishita “Ishita, ada apa denganmu ?”, “Mereka telah menunjukkan simpati yang palsu untuk menyelamatkan diri mereka sendiri, mereka sudah menyiksa aku, mereka memukuli aku dan mengeluarkan aku dari rumah ini, Raman, ibu dan ayah mertuaku semuanya terlibat !” mereka semua terkejut dan tidak percaya begitu mendengar ucapan Ishita “Ishita ,,,” Raman mencoba menyela “Omong kosong apa ini ?” sahut tuan Bhalla, Abhishek lalu datang kesana dan berkata “Tahan mereka semua !” 

Appa meminta Amma untuk tidak usah mengkhawatirkan Ishita “Ishita sudah dewasa, bagaimana bisa dia bekerja sama dengan Shagun ?” tanya Amma heran, nyonya Bhalla meminta Raman sadar akan sikap Ishita sekarang “Raman, urusi itu istrimu !”, “Raman, kamu bisa berfikir apa saja, tapi kalian semua ditahan sekarang” sela Abhishek, Raman langsung memarahi Ishita, Appa dan Amma juga datang kesana dan terkejut ketika melihat seluruh keluarga Bhalla di tahan, nyonya Bhalla terlihat sangat marah dan kesal lalu segera pergi dari sana bersama polisi “Ishu, ada apa ini ? Apa yang terjadi ? Sihir apa yang dilakukan Shagun padamu ?” tanya Amma heran, Ishita hanya menangis, 

Seluruh tetangga mereka mulai membicarakan tentang Ishita yang mengirimkan mertuanya sendiri ke penjara, mereka menyebut Ishita sebagai menantu yang jahat Bala mencoba mencari tahu dari Abhishek “Abhishek, kamu tahu segalanya kan ? Kenapa kalian melakukan hal ini ?”, “Aku hanya melakukan tugasku, Bala” ujar Abhishek “Ishita, hentikan mereka, kenapa kamu melakukan hal ini ?” tanya Amma sambil menangis, Ishita hanya menatap ke arah keluarganya yang sudah masuk ke mobil polisi, Bala menyela “Ayah, tidak usah khawatir, aku akan pergi bersama mereka” Bala segera menelfon Mihir dan memberitahu segalanya, 

Tak lama kemudian Amma menampar Ishita dengan keras dan memarahinya, Appa menyela “Ishita, apa alasannya kamu melakukan ini semua ?” Amma menyela namun Appa meminta Amma mendengar alasan Ishita sekali saja “Vandu dan Mihika tidak melakuka sesuatu yang salah, aku kira kalau Ishu sudah dewasa dan sudah bisa mengerti” Amma lalu menceritakan bagaimana kakak seorang laki laki yang hendak dikenalkan ke Mihika meminta Mihika untuk melakukan test kesucian “Di dunia ini ada orang orang yang seperti itu dan dilain pihak, ada juga orang orang yang seperti keluarga Bhalla yang memperlakukan Ishita sebagai putri mereka sendiri, Raman sangat mencintai Ishu dan Ishu malah mengirim mereka ke penjara dengan kasus yang palsu, Ishu telah merusak kehormatan mereka” ujar Amma lalu pergi dari sana, Ishita masih saja menangis SINOPSIS MOHABBATEIN episode 658 by. Sally Diandra

Bagikan :