SINOPSIS MOHABBATEIN episode 635 “ASHOK BERANG" by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 635 “ASHOK BERANG" by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 635 “ASHOK BERANG" by. Sally Diandra Di kantor Mihika sedang memarahi salah satu pegawainya yang bernama Patel d depan semua orang, Mihir kemudian datang “Ada masalah apa, Mihika ?” Mihir menyuruh Patel pergi meninggalkan mereka, Patel lalu meminta maaf dan segera berlalu dari sana “Mihika, temui aku diruanganku” tak lama kemudian Mihir dan Mihika sudah berada di dalam ruang kerja Mihir “Ada masalah apa sampai sampai kamu memarahi Patel di depan semua orang ? Ada apa memangnya ? Aku bisa membantu kamu” Mihika menggeleng “Kamu tidak bisa membantuku, Mihir ,,, tidak ada seorangpun yang bisa membantu, jadi tidak ada gunanya membicarakannya dengan kamu”, “Kenapa aku tidak bisa membantu kamu ? Kamu membuat aku jadi orang asing dimana kamu tidak bisa membagi permasalahanmu sendiri” Mihir merasa heran 

“Tidak ada yang benar dalam hidupku, Mihir ,,, sampai Ashok memberikan aku surat cerai, tidak ada yang akan baik baik saja” Mihika segera pergi meninggalkan Mihir, Mihir jadi mulai berfikir “Jadi Mihika dan Ashok sampai sekarang ini belum bercerai rupanya ?” Mihir segera menelfon Vandu “Vandu, apakah perceraian Mihika dan Ashok sampai sekarang belum berakhir ?”, “Iyaa, Mihir ,,, Ashok belum mau menandatangani surat cerainya, aku sudah berusaha” sahut Vandu diujung sana “Ijinkan aku mengetahuinya kalau kamu butuh bantuanku, aku ingin membantu Mihika, dia menikahi Ashok demi aku, aku ingin melihat dia bahagia”, “Aku juga ingin melihat dia bahagia, tapi kamu nggak usah khawatir, Mihir” Vandu kemudian menutup telfonnya dengan perasaan kesal karena Ashok kembali membuat masalah dengan Mihika, Ishita dan Raman 

Ishita dan Raman akhirnya pulang kerumah, Ishita meminta pada Raman untuk tidak menceritakan apa yang terjadi pada mereka pada seluruh keluarga “Kalau begitu tersenyumlah” pinta Raman, saat itu Simmi yang membuka pintu “Kalian berdua sudah pulang ?”, “Apakah kamu tidak senang melihat aku pulang ?” Raman merasa heran dengan sikap Simmi, Ishita langsung memberikan kode ke Simmi, Ishita dan Raman terlihat sangat bahagia, namun seluruh keluarga menatap kearah mereka dengan tatapan heran “Apa yang terjadi ? Katakan sesuatu” Raman dan Ishita jadi bingung sendiri, tiba tiba suara Ashok terdengar “Kalian tidak meninggalkan apapun untuk tidak dikatakan ?” Ishita kaget begitu melihat Ashok sudah berada dirumahnya dengan gaya pongahnya “Apa yang kamu lakukan disini ?” Raman mulai marah 

“Ishita tahu tentang kebenaran ini dan masih juga menyembunyikannya”, “Kamu memang keras kepala ! Aku merasa kasihan kalau memukulmu setiap waktu” sahut Raman kesal “Ishita, katakan yang sebenarnya !”, “Lebih baik kamu pergi dari sini, Ashok ! Atau kalau tidak aku akan menelfon Abhishek” Raman mulai mengancam “Raman, dengarkan aku dulu, istrimu ini mengelabui kamu, Shagun itu masih hidup, aku melihatnya sendiri”, “Ashok, aku sarankan agar kamu mendapatkan pengobatan, Shagun sudah mati !” bentak Raman “Dia belum mati, Raman ! Aku tahu kalau kamu tidak akan percaya padaku, lihat foto foto ini !” Ashok langsung menunjukkan foto foto Shagun pada Raman, 

Raman kaget dan tidak percaya “Anak buahku yang memotretnya sejak beberapa hari yang lalu dengan mengawasinya dari jauh” Raman langsung melirik ke arah Ishita yang hanya terdiam dan tak mampu bicara “Istrimu berbohong padaku !”, “Apa buktinya kalau foto foto ini baru dibuat ?” tanya Raman penasaran “Tanya saja sama Ishita”, “Tunggu dulu” Ishita lalu melihat foto foto itu “Ashok, apakah kamu sudah gila ? Raman, waktu itu Ashok menginginkan aku untuk tinggal bersamanya sebagai Shagun, ketika aku menolaknya, dia mengancamku kalau dia akan membuat seluruh keluargaku mengusir aku keluar dari rumah ini, foto foto ini tidak bisa membuktikan apapun, sangatlah mudah untuk mengedit foto sekarang” Simmi ikut menyela ucapan Ishita 

“Iyaa, Ishita benar !” Ishita lalu memarahi Ashok “Ashok Khanna, seluruh keluargaku tidak akan percaya padamu ! Karena mereka tahu siapa Ashok dan siapa Ishita, Ashok adalah seorang pembohong !”, “Aku bukan seorang pembohong ! Kamu telah menyalahgunakan kepercayaan mereka ! Raman, Shagun masih hidup !” Ashok masih terus berusaha membuat Raman percaya padanya “Lebih baik kamu pergi saja dari sini, Ashok !”, “Baiklah, kamu tidak percaya padaku, ayooo ikut denganku, aku aka membuat kalian semua bertemu dengan Shagun, dia bersembunyi di rumah inspektur polisi Abhishek ! Jangan beritahu Abhishek, kalian datang saja kesana !” Ishita mulai gelisah mendengar ucapan Ashok 

“Kamu memang sudah benar benar gila, Ashok ! Sudah hentikan permainanmu ini !”, “Aku mengatakan yang sebenarnya, perempuan ini membodohi kamu, ayooo ikut denganku !” tuan Bhalla menyela pembicaraan mereka “Kami percaya pada Ishita, hal ini hanyalah satu satunya cara untuk membuktikan kalau Ashok itu salah”, “Itu artinya kita semua akan pergi ke rumahnya inspektur polisi Abhishek” sela Raman “Iya ! Akhiri permasalahan ini disini” sahut nyonya Bhalla, Ashok segera mengambil ponsel Ishita 

“Aku yakin Ishita pasti akan menelfon Abhishek, aku akan mengembalikan ponselmu setelah aku membuktikannya”, “Ashok, apakah kamu sudah gila ?” Raman menyela “Biarkan dia membuktikannya, ini adalah kesempatan terakhir baginya”, “Ayooo kita pergi kesana !” ajak Ashok “Kami semua akan datang kesana dan melihatnya” sahut nyonya Bhalla, Ashok langsung melirik ke arah Ishita sambil berkata dalam hati “Sekarang Ishita akan melihat bagaimana aku menang pada hari pertama sendirian” bathin Ashok senang SINOPSIS MOHABBATEIN episode 636 by. Sally Diandra

Bagikan :