SINOPSIS MOHABBATEIN episode 617 “UJIAN TERBERAT ISHITA” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 617 “UJIAN TERBERAT ISHITA” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 617 “UJIAN TERBERAT ISHITA” by. Sally Diandra Amma membawa si pengusir setan ke rumah keluarga Bhalla, Ishita merasa kalau orang itu hanyalah seorang penipu saja, Ishita akan memberikan pelajaran pada orang ini, saat itu si pengusir setan sedang mengucapkan mantra mantranya dan bertanya “Apakah perempuan ini yang kerasukan arwah itu ? Semua orang minggir” ujar si pengusir setan, Prateek datang kesana dan berfikir kalau dirinya harus melakukan sesuatu kalau tidak mereka tidak akan tahu apa yang akan dilakukan oleh si pengusir setan ini pada Ishita, Prateek segera menghentikan si pengusir setan dan berkata 

“Dimana Raman ? Seharusnya dia tidak membiarkan ini terjadi” Raman datang dan menyahut ucapan Prateek “Aku malah membiarkan ini terjadi, arwah itu harus pergi dari Ishita”, “Raman, apa yang kamu katakan ?” Prateek merasa heran, begitu juga yang lain, sementara Ishita menatapnya tajam “Biarkan saja arwah itu pergi, jadi biarkan si pengusir setan melakukan pekerjaannya” mendengar ucapan Raman seperti itu, Ishita menatap Raman terus sambil berkata dalam hati “Aku harus kuat dan membuktikan ke Raman kalau aku ini tidak pura pura dan aku akan mengusir si pengusir setan penipu ini, dia menyebarkan kepercayaan yang diterima mentah mentah oleh orang lain” bathin Ishita geram 

Si pengusir setan dan anak buahnya mulai memegang Ishita “Lepaskan aku ! Raman, aku ini kan kekasihmu, hentikan mereka !”, “Tidak ada seorangpun yang akan menghentikannya, biarkan saja terjadi” kemudian anak buah si pengusir etan mengikat kaki dan tangan Ishita, Appa hendak membantu Ishita namun Mihir mencegahnya, si pengusir setan memulai proses ritual pengusiran setan, dalam hati Raman berkata “Hanya Ishita yang bisa menghentikan semua ini” bathin Raman, 

Sementara Ishita merasa tidak berdaya tapi dia harus tahu siapa yang telah membantu Ashok selama ini, sandiwara ini sangat diperlukan, tiba tiba Ishita berteriak ke arah si pengusir setan “Kamu tidak bisa mengendalikan aku !” si pengusir setan malah tertawa, nyonya Bhalla menyela “Bau busuk apa ini ?”, “Bau busuk ini menandakan kalau setan yang ada didalam tubuhnya itu sangat jahat’’ tujar si pengusir setan, dalam hati Ishita berkata “Bau busuk ini berasal dari larutan kimia yang di taruhnya ke dalam api, aku akan memberikan pelajaran padamu pengusir setan” bathin Ishita kesal 

Raman berharap agar Ishita mengatakan yang sejujurnya “Raman, kamu bilang kalau kamu mencintai aku, tapi kamu selalu mengkhianati aku, kamu meninggalkan aku untuk Ishita, selamatkan aku, Raman ! Kamu kira pengusir setan penipu ini akan membuat Ishita menyingkirkan aku ? Dia itu yang menyiksa Ishitamu, aku tidak akan pernah meninggalkan Ishita !” saat itu Mihika datang kesana dan meminta mereka untuk menghentikan semua ini, anak buah si pengusir setan langsung memegang Ishita “Kak Raman, hentikan mereka !”, “Mihika, diam saja kamu !” bentak Raman, Mihika lalu meminta pada Mihir “Aku tidak kuasa, Mihika ,,, Ramanlah yang mengambil keputusan disini” ujar Mihir, 

Prateek dan Mihika berusaha menghentikan usaha si pengusir seta, Ishita akhirnya bisa membebaskan dirinya sendiri dan langsung mengambil pisau kemudian memukul si pengusir setan, Amma meminta si pengusir setan untuk melakukan apa saja, Amma akan memberikan uang yang banyak untuk mengeluarkan Shagun dari tubuh Ishita, Ishita langsung memarahi ibunya yang telah melakukan ini, Ishita juga berusaha membuat si pengusir setan dan anak buahnya pergi dari rumahnya “Aku tidak akan pergi dari rumah ini ! Semua pengkhianat tinggal disini ! Raman bohong padaku, dia meminta aku untuk membuatkan makanan kesukaannya, apakah aku harus membuat daal hitam ? Apakah Raman Bhalla merasa menang ketika aku memasaka ayam mentega ? Aku tahu kamu mengujiku, Raman !” bentak Ishita 

“Mihir juga meninggalkan aku untuk Raman, dia tidak akan memperhatikan kakaknya, kalian semua telah mengkhianati aku ! Aku akan menunjukkan apa yang Shagun bisa lakukan !” Romi segera memegang tangan Ishita sambil berkata “Kakak ipar, tenang” dalam hati Ishita merasa kasihan tapi dia tidak berdaya, kemudian Ishita menaruh pisau itu dileher Romi dan mengancam akan membunuhnya, mereka semua kaget begitu melihat sikap Ishita, Sarika juga berteriak “Jangan Romi, aku mohon ,,,”, “Sudah cukup sandiwaranya, Ishita ! Lepaskan dia !” bentak Raman “Hari ini aku akan membuat Ishita membunuh seseorang !” semua orang mulai menangis dan meminta Ishita untuk melepaskan Romi “Cukup, Ishita !” bentak Raman lagi “Kalian semua menyayangi Ishita kan ? Kenapa aku harus membunuh Romi ? Aku akan membunuh Ishita !” Ishita langsung meletakkan pisau itu di pergelangan tangannya, mereka semua semakin kaget, 

Tanpa berfikir lama, Ishita langsung memotong urat nadinya sendiri sambil berfikir “Hanya ini satu satunya cara untuk menunjukkan kalau arwah Shagun ada didalam diriku” Prateek terkejut melihat tindakan Ishita, Ishita pun pingsan dan mereka semua segera membawa Ishita ke kamar Appa menegur Amma “Madhu, kenapa kamu membawa si pengusir setan itu kemari ? Lihat apa yang terjadi sekarang ?” sementara itu dalam hati Prateek berkata “Aku belum pernah melihat perempuan manapun yang seperti Ishita, dia meyakiti dirinya sendiri untuk membuktikan ke Raman, dia telah melakukan hal yang tidak benar, Ishita tidak bisa menyakiti siapapun, dia sangat menyayangi semua orang” bathin Prateek 

Para mahasiswa melihat Suraj pergi ke toko perhiasan, mereka mengira mungkin Suraj akan merayakan kelulusan ujiannya dengan nila yang baik dan membeli sebuah hadiah untuk istrinya “Tapi setahuku Suraj itu belum menikah” ujar mahasiswa yang lain, akhirnya mereka pergi dan mencoba bertanya ke Dinesh tentang apa yang dibeli Suraj, mereka mencoba membodohi Dinesh dan mendapatkan informasi kalau Suraj membeli kalung berlian untuk Vandita “Apa Suraj membeli kalung yang harganya 18 lakhs (360 juta) ? Jadi ini alasannya dia berada di ranking atas” ujar mereka, sementara itu di rumah keluarga Bhalla, Raman sedang menemani Ishita dikamar dengan duduk disamping Ishita yang sedang tertidur, Raman meminta maaf padanya karena telah meragukannya SINOPSIS MOHABBATEIN episode 618  by. Sally Diandra

Bagikan :