SINOPSIS MOHABBATEIN episode 470 “PESTA ANAK ANAK SCIENCE” by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 470 “PESTA ANAK ANAK SCIENCE” by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 470 “PESTA ANAK ANAK SCIENCE” by. Sally Diandra Pagi itu Raman dan Ishita sedang menunggu dokter yang mengundang Ishita untuk menemuinya, mereka berdua merasa gelisah dan tegang menanti hasil test darah Ishita, tak lama kemudian dokter pun datang “Maaf yaa, telah membuat kalian menunggu, begini ,,, kemarin dokter Ishita telah mendonorkan darahnya, setelah kami test ternyata ada sesuatu dari hasil test darahnya tersebut, jadi aku ingin mengatakannya pada kalian tentang beberapa komplikasi yang ada” Raman langsung menyela ucapan dokter “Apa yang terjadi ?” sela Raman, dokter kemudian membaca hasil test tersebut dan mereka baru tahu kalau sebenarnya tidak ada masalah yang serius pada hasil test tersebut “Jumlah hemoglobinnya sangat rendah” ucapan sang dokter membuat Raman marah karena mereka telah membuat Raman dan Ishita cemas semalaman, saat itu pegawai rumah sakit yang bernama Srinivasan berkata “Aku yang telah melakukan test itu dan ,,,” Raman langsung memarahinya dan bertanya “Apakah kamu orang Tamil ?” bentak Raman kesal 


Sementara itu Adi sedang ngobrol dengan Vinni di telfon sambil memikirkan tentang pesta nanti malam, sedangkan Raman meminta Ishita untuk ikut dengannya, saat itu Ishita melihat seorang anak kecil bernama Akash Mehra dan teringat akan ucapan Raman tentang seseorang yang ditaksirnya, sedangkan di rumah, Adi menelfon Vini dan bicara dengan ibunya Vini seolah olah sebagai Raman Bhalla yang meminta ijin pada ibunya Vinni untuk mengijinkan Vinni pergi ke pesta, setelah itu Adi berniat untuk menceritakan pada ayahnya, dirumah sakit Ishita meminta Raman untuk bertemu dengan Roopam Mehra, Raman merasa tidak nyaman bertemu dengannya “Ishita, kita nanti akan terlambat” namun Ishita meminta mereka untuk ngobrol, Roopam mulai buka suara “Raman itu tidak pernah mau bicara denganku karena dia menyukai aku” Raman jadi tak mampu berkata kata, lidahnya terasa kelu dan berkata “Aku harus segera bekerja di kantorku” ujar Raman sambil bergegas berlalu dari sana, Ishita hanya tertawa melihat sikapnya yang lucu 

Dirumah keluarga Bhalla, Adi sedang bersiap siap untuk pergi ke pesta “Adi, pulangnya jangan terlambat yaa dan makan malam tepat waktu disana”, “Iyaaa beres !” ujar Adi menimpali ucapan Ishita, Raman lalu memberikan jam tangan untuk Adi, Adi berterima kasih pada ayahnya, kemudian Adi memeluk ayah dan ibunya dan segera berlalu dari sana, tak lama kemudian Adi bertemu dengan Vinni di pesta itu dan teman temannya yang lain berterima kasih pada Adi karena Adi bisa datang “Ada sebuah kejutan dan semua ini ditujukan untuk kehormatan Adi” ujar salah satu dari mereka, lalu Adi mulai berdansa bersama mereka dan mengajak Vinni untuk ikut serta, 

Di rumah, Ishita merasa gelisah memikirkan Adi “Sudah tidak usah mencemaskan dia, Adi pasti akan pulang” hibur Raman, tak lama kemudian Abhishek berkunjung ke rumah mereka malam itu dan berkata “Kebetulan aku sedang bertugas” ujar Abhishek kemudian Abhishek memanggil Adi “Aditya !” ujar Abhishek, Ishita semakin cemas “Adi, ada apa ?” saat itu Raman menghampiri mereka dan juga ikut bertanya “Abhishek, ada apa ini ?”, “Polisi terpaksa harus menutup pesta mereka karena mereka memainkan musik yang sangat keras, para tetangga mengeluh dan melaporkan hal ini ke polisi, ada baiknya juga untuk Adi” jelas Abhishek “Aku minta maaf, Abhishek” ujar Raman, Adi juga ikut meminta maaf “Aku juga minta maaf, paman ,,, aku tidak tahu kalau pesta itu membutuhkan ijin” ujar Adi sambil menangis 

“Maafkan kami dan terima kasih karena telah membawa Adi pulang”, “Adi adalah anak anak kalian tapi berhati hatilah” ujar Abhishek menimpali ucapan Raman “Lain kali kami akan lebih berhati hati” sela Ishita, kemudian Abhishek berlalu dari sana, tuan Bhalla yang juga ikut turun kesana meminta mereka untuk segera tidur karena hari sudah malam, Ishita hanya bisa menatap ke arah Raman Tanpa di duga ternyata Abhishek bertabrakan dengan Mihika di pintu luar ketika dirinya mau keluar dari apartemen terrsebut, Abhishek langsung pergi, Mihika bergumam dengan perasaan kesal “Sangat kasar, sikapnya menyebalkan ! Kenapa dia datang kesini malam malam begini ?” gumam Mihika heran, 

Ishita bertanya ke Raman “Raman, bagaimana bisa kamu menganggap semua masalah dengan entengnya ?” Raman tidak terima dengan ucapan Ishita dan mereka berdua mulai bertengkar lagi, Mihika masuk ke apartemen mereka dan mendengar mereka sedang berdebat “Maafkan aku, ibu Ishi” ujar Adi sambil mengejar Ishita yang pergi ke kamarnya, sedangkan Mihika memberikan surat kontrak ke Raman, Raman lalu bergegas hendak tidur, sedangkan Ishita masih kesal dengan Raman dan terus mengomel, Adi bergumam pada dirinya sendiri “Aku tidak mengatakan pada ayah kalau aku menelfon ibunya Vinni dan menggunakan nama ayah untuk meminta ijin, aku akan mengatakannya pada ayah” gumam Adi, 

Ketika Adi sudah sampai dikamar Ishita dan Raman, Adi mendengar pembicaraan mereka berdua, dimana Ishita mengkhawatirkan dirinya dan mereka berdua berdebat kembali, Adi merasa sedih dan berkata “Semua ini terjadi karena aku, jika mereka tahu tentang telfon itu, mereka pasti akan marah dan menghentikan kelas science-ku” gumam Adi, sedangkan Ishita merasa kalau anak anak membutuhkan bimbingannya “Adi membutuhkan aku” bathin Adi Abhishek sedang ngobrol dengan Mihika lewat telfon, mereka berdua sedang berdebat tentang Adi, Mihika membela Adi, Mihika semakin kesal dengan Abhishek dan langsung mengakhiri telfonnya, Abhishek merasa heran dengan sikap Mihika “Dia itu sungguh aneh” gumam Abhishek, 

Keesokan harinya, Raman meminta Ishita untuk tetap tenang secara tidak langsung, sedangkan Simmi memutuskan untuk mendaftar pada program wanita pengusaha, Ishita sendiri tidak mau makan saat itu, Adi merasa bersalah kemudian mulai ngobrol dengan ayahnya dan meminta maaf pada Ishita, Adi kemudian melakukan sit up, semua orang tersenyum melihatnya, Ishita mencoba menjelaskan pada Adi kalau tugas orangtua tidak membiarkan anaknya berada dijalan yang salah, rupanya Raman juga meminta maaf pada Ishita, Ishita tertawa “Sebenarnya aku benar benar percaya pada Adi, ibu Ishi tahu kalau kamu pasti dipaksa oleh teman temanmu, ini permasalahan lingkungan dan hal itu bisa mendefinisikan karakter seseorang, kita seharusnya mempunyai teman teman yang baik, kamu bisa memilih teman temanmu tapi kamu juga harus berhati hati, jangan berteman dengan teman temanmu itu” pinta Ishita, Adi pun berjanji, 

Ishita kemudian membawa Adi bersamanya dan mengantarnya ke kelas science sambil mengingatkan Adi tentang janjinya, ketika Adi sudah pergi, Ishita melihat peralatan science Adi yang tertinggal di mobilnya “Adi rupanya lupa membawanya” gumam Ishita, sementara itu di kelas science Adi, teman teman Adi meminta maaf pada Adi atas peristiwa semalam, kemudian guru meminta murid murid untuk menaruh alat alat sciencenya di atas meja, Adi baru menyadari kalau dia lupa membawa alat sciencenya, salah seorang anak menawarkan peralatannya ke Adi, Adi menolak bantuannya “Adi, kenapa kamu marah ? Mereka kan sudah meminta maaf dan meminta berteman lagi dengan kamu” ujar Vinni heran, saat itu Ishita datang dan berkata “Tidak, Adi !” Adi kaget “Ibu Ishi, kamu disini ?”, “Tidak perlu menjadi teman dengan anak anak yang seperti mereka dan kamu jangan berikan saranmu pada anakku !” ujar Ishita ketus SINOPSIS MOHABBATEIN episode 471 by. Sally Diandra

Bagikan :