SINOPSIS MOHABBATEIN episode 361 by. Sally Diandra | Sinopsis Mohabattein Antv

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 361 by. Sally Diandra

Loading...
SINOPSIS MOHABBATEIN episode 361 by. Sally Diandra Amma sedang membicarakan soal perayaan baby showernya Vandu “Tapi bagaimana dengan Shagun, ibu ,,, apa akan baik baik saja dengan adanya dia disini ?” tanya Bala “Iyaa, tidak apa apa, dia itu kan hanya tamu disini” ujar Amma, sementara itu Romi sedang ngobrol dengan Puri, si dokter gadungan, mereka sedang membicarakan soal operasi, si dokter sedang menjelaskan tentang operasi yang harus dilakukan oleh Romi dan juga membahas tentang biaya pengobatannya “Aku tidak mempunyai uang sebanyak itu”, “Tapi kamu bisa mendapatkan kejantananmu kembali dengan 5 lakhs, jadi untuk apa berfikir lagi ?” ucapan Puri membuat Romi berfikir untuk melakukan sesuatu untuk mendapatkan uang kalau tidak Romi tidak akan bisa menunjukkan wajahnya didepan semua orang 

Akhirnya Romi pulang ke rumah, Romi meminta uang pada ibunya untuk memberikan hadiah honeymoon untuk Bunty, temannya, nyonya Bhalla langsung memarahinya “Romi, lebih baik kamu memberikan satu set perabotan makan saja pada Bunty dan kamu jangan minta uang pada kak Raman lagi” ujar Simmi, Romi semakin merasa cemas, sementara itu Amma sedang ngobrol sama Appa tentang pengeluaran untuk perayaan baby showernya Vandu (acara tujuh bulanan) “Madhu, apakah kamu mengatakan pada Ishu tentang pengeluaran Raman ? Aku sudah mengatakan padamu untuk tidak mengatakannya pada Ishu, ini adalah file rahasia, jangan menunjuk padaku, kamu tahu apa yang dikatakan oleh Raman padaku hari ini ?” saat itu Ishita masuk ke rumah Appa dan bertanya “Memangnya apa dia katakan, ayah ? Ayah tidak mengatakannya padaku, kenapa ayah mendengarkan dia ?”, “Tidak ! Ibumu yang melakukan ini semua, aku tidak punya hak untuk membahasnya di rumah” ujar Appa cemas “Ayah, tenang, relax, aku akan bicara dengan Raman”, “Jangan, Ishu ! Aku sudah bilang sama Raman kalau seharusnya aku tidak bekerja padanya, ini akan merusak semuanya” Appa semakin cemas “Aku yakin ini pasti kerjaannya Shagun”, “Ishu, berjanjilah pada ayah, kalau kamu tidak akan mengatakannya pada ayah” pinta Appa penuh harap “Tapi aku harus membalas Shagun atas perbuatannya ini” ujar Ishita geram 

Ketika Shagun datang, Shagun melihat Romi sedang bersedih, Shagun segera menghampirinya “Romi, aku akan membantu kamu sebagai kakak iparmu, kamu mau menerima tawaranku ?”, “Kamu adalah mantan kakak ipar dan sekarang tidak lagi” ujar Romi kesal “Apakah kamu sudah mendapatkan uangnya ? Aku bisa saja mengambil uang depositonya Adi tapi hal ini akan memakan waktu dan Raman pasti juga akan tahu”, “Aku tidak ingin uangmu !” Shagun langsung menyela “Itu uangnya Raman, kamu bisa mengambilnya, tapi kamu juga bisa mengambil pinjaman dari kantor kan ? tidak ada seorangpun yang mengetahuinya, ambillah pinjaman dan ketika uang depositonya sudah cair, kamu bisa mengembalikannya, tidak ada seorangpun yang tahu” bujuk Shagun 

“Tidak ! Aku tidak akan mencuri uangnya kak Raman” ujar Romi kesal “Raman itu berada pada posisi yang tertinggi dan dia tidak akan melihat hal hal yang kecil, permasalahanmu akan terselesaikan, Romi ,,, atau kamu tetap depresi seperti ini, sampai ibu dan Raman tahu tentang kamu” Shagun berusaha terus membujuknya “Tidak ada seorangpun yang akan membantu kamu dalam kasus seperti ini, kakak ipar itu seperti ibu, jadi aku memberikan saran padamu, lakukan seperti yang kamu rasakan” ujar Shagun kemudian meninggalkan Romi yang masih cemas “Dimana aku terjebak saat ini ?” gumam Romi resah, Shagun merasa senang melihat kondisi Romi yang galau “Kita lihat saja, Ishita ,,, bagaimana ayahmu bisa selamat sekarang” bathin Shagun dengan senyum liciknya 

Di rumah keluarga Bhalla, Ishita sangat marah pada Raman karena telah menuduh ayahnya, saat itu Ruhi datang kesana untuk menunjukkan hasil tugasnya di sekolah dan bertanya “Kenapa ibu bersedih ?”, “Ibu Ishi tidak sedang bersedih sayang” Ishita berusaha menutupinya dari Ruhi “Jangan bohong, ibu bilang sendiri kan kalau berbohong itu buruk”, “Apakah kamu mempunyai mata mesin sinar X ? Ibu Ishi sedih karena kakek sedang bersedih” ujar Ishita sedih “Aku mempunyai sebuah ide” timpal Ruhi, sementara itu Romi memasuki kantor pada malam hari dan kamera CCTV merekam semuanya, saat itu Ruhi menunjukkan piala yang diberikannya ke Raman dan meminta Ishita untuk memberikannya ke Appa sama seperti dirinya, Ishita terharu dan memeluk Ruhi erat sambil berfikir untuk membuat Appa selalu tersenyum 

Saat itu Romi mematikan kamera CCTV, Romi teringat pada kunci brankas yang ditaruh di dalam lemari, Romi segera mengambilnya “Maafkan aku kak Raman karena aku mencuri uangmu, Tuhan menyelamatkan aku kali ini” ujar Romi sedih, dirumah Ishita memberikan piala itu ke Appa dan berkata “Maafkan aku, ayah”, “Aku tidak merasa terluka, Ishu ,,, tapi aku juga mau minta maaf pada ibumu” Appa kemudian minta maaf pada Amma “Permintaan maaf yang romantis” ujar Ishita sambil tersenyum “Siapa yang mengajari kamu, Ishu ?” Ruhi menyela pertanyaan Amma “Guru kerajinan tangan, nenek” ujar Ruhi “Aku sangat menyayangi kamu, Ruhi ,,, terima kasih karena kamu telah hadir dalam hidupku” ujar Ishita senang  "Sama sama, ibu Ishi" balas Ruhi

Shagun melihat Romi sudah kembali dan bergumam pada dirinya sendiri “Aku yakin kalau dia telah melakukannya, aku akan menunggu dia untuk mengatakannya padaku” sementara itu Raman meminta kopi pada Neelu dan melihat lihat foto beberapa gadis, Ishita melihatnya dan memulai dramanya “Raman, apakah kamu tidak merasa malu melihat lihat foto para gadis setelah mempunyai dua anak ?” mereka berdua mulai saling menyindir “Aku melihat lihat mereka untuk Mihir dan yang ini lucu juga” ujar Raman, saat itu Romi datang dan berusaha menyelinap diam diam ke kamarnya sendiri, Raman yang melihatnya langsung menghentikan langkahnya “Romi, berhenti ! Kamu ini dari mana saja ?”, “Aku dari rumah Bunty, pernikahan Bunty sudah mulai dirayakan, kak” ujar Romi gugup “Tapi kenapa kamu berkeringat ?” Romi membuat alasan dengan berbohong dan segera pergi dari sana, Raman kembali menggoda Ishita “Kamu tahu aku sebenarnya mencari gadis ini untuk diriku sendiri” Ishita menyela “Yang ketiga ,,,”, “Pertama dia harus cantik” goda Raman dengan senyum nakalnya “Kamu pikir kamu ini Shahrukh Khan ?” ujar Ishita marah 


Saat itu Romi memasuki kamarnya dan mengeluarkan uang yang dibawanya sedari tadi, sebundel uang jatuh ke lantai tanpa Romi sadari, Romi bergegas menelfon sang dokter gadungan dan memberitahunya kalau dia sudah mendapatkan uang “Baiklah, temui aku besok” ujar Puri sang dokter gadungan, kemudian Puri ngobrol sama Shagun, Shagun memintanya untuk berhati hati “Aku akan membuat sebuah drama India Selatan di perayaan baby showernya Vandu” ujar Shagun senang, Raman dan Ishita sedang ngobrol dengan keluarga besar soal profil Mihir di situs biro jodoh “Raman, kamu juga harus mencarikan seseorang untuk Rinki juga” sela nyonya Bhalla, Rinki menolak menikah dan bergegas menuju ke kamarnya Romi, dilihatnya Romi sedang mengemasi barang barangnya “Aku akan pergi selama dua hari untuk menghadiri pernikahannya Bunty, sudah kamu pergi saja sana” ujar Romi yang terburu buru, saat itu Rinki melihat segepok uang yang teronggok di lantai dan segera mengambilnya sambil menatap ke arah Romi SINOPSIS MOHABBATEIN episode 362 by. Sally Diandra

Bagikan :