SINOPSIS MOHABBATEIN episode 241 by. Sally Diandra “MIHIR VS SHAGUN & POORNIMA”

SINOPSIS MOHABBATEIN episode 241 by. Sally Diandra “MIHIR VS SHAGUN & POORNIMA” Masih di acara pesta tilak Mihir dan Mihika, Shagun masih berceloteh soal usahanya membuat Mihir mengakui siapa kakak perempuannya yang sebenarnya “Hanya Ishita yang bisa membawa Sanjana ke Mihir dan akhirnya Mihir pun mengakui kalau Shagun adalah kakak perempuannya bukan Sanjana” Mihir semakin marah mendengar ucapan Shagun “Sanjana, Ashok akan memproses pembayarannya untukmu seperti janji kami kemarin, terima kasih, sudah selesai semuanya” ujar Shagun “Ishita, aku minta maaf” Sanjana jadi canggung di depan Ishita dan bergegas pergi dari sana, Ishita tidak mampu berkata apa apa lagi, Amma segera mengajak anak anak masuk ke dalam dan Mihir mulai memarahi Shagun “Kamu ini memang perempuan yang suka memanipulasi ! Kakakku itu mempuyai hati tapi kamu, kamu tidak mempunyai hati ! Kamu membuktikan kalau keputusanku ini benar ! Keluar kamu dari sini !” bentak Mihir lantang, 


Saat itu Poornima masuk kedalam ruangan tersebut dan berkata “Hentikan, Mihir !” Ishita kaget melihat kedatangan Poornima “Nyonya Poornima” gumam Ishita bingung “Mihir, hentikan dan jangan marahi Shagun seperti itu, memangnya kamu ini siapa yang berkata seperti itu padanya”, “Apakah kamu juga mengatakan pada Ishita kalau kamu juga memutuskan hubunganmu dengan ibu kandungmu sendiri ?” Shagun menimpali ucapan Poornima, Ishita dan semua orang yang hadir disana semakin terkejut melihat kenyataan siapa keluarga Mihir yang sebenarnya, nyonya Bhalla langsung maju ke depan “Poornima, beraninya kamu datang setelah aku memperingati kamu !”, “Aku tidak bisa membiarkan Shagun sendirian, aku bertemu dengan Ishita dan aku baru mengerti kalau dia adalah ibu barunya Ruhi, aku ingin bertemu dengan Ruhi karena aku juga mempunyai hak menjadi neneknya Ruhi” ujar Poornima, 

Keluarga Iyer langsung meninggalkan tempat itu “Sudah, cukup !” Mihir menghentikan pembicaraan mereka “Aku akan mengurusi yang lain” ujar Ishita, sedangkan Raman langsung memarahi Shagun dan Poornima karena menghentikan upacara tilak untuk Mihir “Mihir memang benar telah memutuskan hubungan dengan kalian berdua, kalian memang tidak pantas berhubungan dengannya !” Raman pun pergi dari tempat itu, Ishita segera mencegahnya “Aku akan bicara dengan keluargamu, Shagun telah membuat semua sandiwara ini” sahut Raman “Mihir memang tidak mengatakan pada kami karena kakak perempuannya adalah Shagun, aku akan membicarakan hal ini dengan keluargaku dan kamu Raman, lebih baik kamu temani Mihir karena dia lebih membutuhkan kamu” pinta Ishita 

“Shagun, kamu puas sekarang setelah merampas semuanya, cintaku, keluargaku, apa yang kamu inginkan ?”, “Aku ingin menikah dengan Ashok ! Suraj membuat sebuah syarat kalau saudaraku harus yang menerima lamarannya untukku, kalau tidak dia tidak akan mengijinkan aku menikah dengan Ashok” ujar Shagun penuh harap “Apa kamu ini bercanda ?”, “Mihir, Suraj menemukan sebuah artikel yang memuat dimana kamu memutuskan hubungan denganku, dia merasa yakin kalau tidak ada seorangpun yang akan mendukungku, dia ingin melempar aku ke jalanan” ujar Shagun dengan wajah memelas “Apa yang harus aku lakukan ?”, “Nikahkan aku dengan Ashok” pinta Shagun “Tidak ! Pikirkan hal yang sama ketika Ashok menjauhkan kamu dari keluargamu sendiri”, “Ini bukan kesalahan satu orang saja ketika hubungan itu berakhir, kamu selalu saja mendukung Raman, kamu lupa kalau aku ini adalah kakak kandungmu sendiri dan aku mencintai Ashok, ini tidak adil !” ujar Shagun kesal, 

Mihir dan Shagun mulai berdebat soal Ashok “Apakah kamu sudah gila menyuruh aku mendukung Ashok ?”, “Kamu bisa kan tidak mendukung Raman terus karena aku mencintai Ashok, kenapa kamu menyalahkan dia, dia itu adalah hidupku” Mihir semakin kesal “Dasar wanita sinting ! Kamu pikir kamu meninggalkan Raman demi cinta, tidak ! Kamu meninggalkannya demi uang” ujar Mihir yang juga menyindir ibunya yang tidak tahu malu “Bagaimana bisa aku membiarkan putriku bertahan dengan pernikahan yang tidak ada cinta didalamnya ? Aku memang mendukungnya untuk mengamankan masa depannya” Poornima mulai angkat bicara lagi, Mihir langsung memarahi mereka berdua dan menyebut mereka sebagai perempuan mata duitan 

“Kalian ini menghalalkan segala cara demi kebahagiaan diri kalian sendiri dengan menghancurkan hati semua orang yang mencintai kalian, aku ini saksinya yang melihat bagaimana Raman melalui semua penderitaan ini ketika Shagun meninggalkannya, Raman sangat mencintai Shagun dan hatinya menjadi sekeras batu, untung saja dia memiliki Ruhi !” Poornima dan Shagun hanya terdiam mendengar makian Mihir “Apakah ibu ingin Ruhi menjadi seperti Shagun ? Lebih baik kalian berdua pergi dari sini ! Dan aku tidak ada hubungannya dengan Shagun, pergi ! Sebelum aku membunuh kalian ! Dan tinggalkan aku sendirian !” Mihir berteriak sangat keras dan marah, Shagun dan Poornima pun akhirnya pergi dari sana dengan perasaan marah, Mihir menangis tersedu sedu hingga tubuhnya lunglai tidak berdaya, Raman melihat semuanya dari kejauhan, matanya berkaca kaca dan Raman bergegas pergi dari sana SINOPSIS MOHABBATEIN episode 241 by. Sally Diandra

Bagikan :