SINOPSIS VEERA episode 746 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 746 by. Sally Diandra Baldev masih terus mencoba menghibur Veera tentang solusi permasalahan ibu Preeto yang dia berikan di pertemuan dewan desa “Aku akan memberikan pelajaran pada Dilawar kalau dia menentang sendiri janjinya” hibur Baldev “Apakah ibu akan sembuh ?”, “Iyaa tentu saja, aku yakin dia pasti akan sembuh” Baldev mencoba meyakinkan Veera “Tapi saat ini dia sedang koma, banyak orang yang menderita koma tidak kunjung membaik hingga beberapa tahun” ujar Veera cemas “Tapi kali ini hal ini tidak akan terjadi, karena aku dan kamu sudah bersama kembali, ketika kita bersatu maka semuanya akan membaik, ayoo minumlah lassi ini” Baldev lalu memberikan gelas tersebut ke Veera, Veera tersenyum manis 

Sementara itu Ranvi datang menemui Deepu dan bertanya tentang Geet “Ada apa dengan ibumu sayang ? Kenapa ibumu tidak mengangkat telfon paman ?”, “Ibu sedang sangat sedih, paman ,,, nenek memarahinya terus dan ibu pun menangis” ujar Deepu polos “Dimana ibumu ?”, “Dia ada diteras” Ranvi bergegas menemui Geet diteras, Geet berusaha menghindar dari Ranvi dengan berkata “Veera sedang tidak ada dirumah”, “Aku datang kesini untuk bertemu denganmu bukan Veera” sahut Ranvi “Mulai hari ini aku tidak akan pernah menyanyi lagi, Ranvi”, “Kenapa kamu berkata seperti itu ? Deepu sudah menceritakan semuanya yang terjadi disini” Geet kaget “Memangnya apa yang dia katakan ?”, “Dia bilang kalau bibi Manjeet memarahi kamu ,,, Geet, kamu tidak bisa menghancurkan hidupmu sendiri jika dia berkata sesuatu padamu, aku menjelaskan padanya” Geet langsung mencegah 

“Ranvi, aku mohon ,,, berjanjilah padaku kalau kamu tidak akan mengatakan apapun padanya” Ranvi tertegun “Kenapa ? Memangnya apa yang terjadi, Geet ?”, “Aku lelah, aku tidak ingin membuatnya lebih marah lagi, aku tidak bisa mendengar semua hinaannya, jadi aku tidak bisa menyanyi, lebih baik kamu pergi saja, Ranvi” pinta Geet sedih “Geet, kamu adalah temanku dan kamu menyanyi hanya untuk masa depan Deepu, aku tidak bisa melihat kamu hidup dalam ketakutan terus setiap hari” Geet teringat pada ucapan Manjeet sambil menyingkirkan tangan Ranvi yang menyentuhnya “Nenek selalu saha marah, itulah kenapa ibu jadi sedih, paman”, “Deepu diam!” pinta Geet dengan bahasa tubuhnya “Aku suka ketika ibu menyanyi”, “Geet, jangan marahi Deepu” pinta Ranvi, saat itu Manjeet datang menemui mereka dan bertanya “Ada apa ini ?” Geet mulai panik 

Veera kemudian memeluk Baldev erat “Kamu terlihat manis dengan kumis putihmu itu” Veera segera melihat bekas lassi yang terdapat diatas bibirnya melalui cermin “Coba kamu bersihkan” Veera menantang Baldev, mereka berdua kemudian saling memandang satu sama lain dan tiba tiba Veera lari menghindari Baldev namun Baldev berhasil menangkapnya dan memegang Veera erat kemudian Baldev pun menciumnya dengan lembut, saat itu Gunjan datang dan langsung pura pura terbatuk batuk begitu melihat kemesraan mereka berdua, Veera dan Baldev jadi canggung, Gunjan hanya tersenyum dan berkata “Maaf, aku akan datang lagi nanti”, “Aku hanya melihat matanya saja, sepertinya ada sesuatu dimata Veera” Veera tersenyum malu mendengar alasan Baldev di depan Gunjan dan berkata 

“Aku akan ambil lassi lagi” Veera langsung berlalu meninggalkan mereka, sementara Baldev terlihat sangat bahagia “Kak Baldev sepertinya sedang merasa sangat bahagia setelah sekian lama, sebaiknya aku tidak menceritakan dulu masalahku padanya, nanti bisa bisa dia berkelahi lagi dengan Ranvi” bathin Gunjan dalam hati “Mau apa kamu kesini ?”, “Aku cuma mampir saja” sahut Gunjan “Ada masalah apa ?”, “Semuanya baik baik saja” kebetulan saat itu Baldev dapat telfon dari seseorang dan bergegas berlalu dari sana, Veera kemudian memberikan segelas lassi untuk Gunjan “Aku sangat senang melihat kalian berdua sudah berbaikan kembali” Veera tersenyum senang 

“Aku bahkan juga sangat senang, Gunjan ,,, aku ingin semuanya baik baik saja, apakah kamu dan kak Ranvi tidak pernah bertengkar ?” tanya Veera penasaran, saat itu Baldev datang lagi menemui mereka “Baiklah, aku harus pulang dulu karena masih ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan” kemudian Gunjan pamit dan pergi dari sana, begitu Gunjan sudah pergi, Baldev berkata “Aku rasa sepertinya Gunjan sedang mengkhawatirkan sesuatu” Veera mengangguk mengiyakan “Mungkin apa yang terjadi di panggung kemarin membuatnya sedih” ujar Veera 

Ranvi berusaha menjelaskan ke Manjeet untuk membiarkan Geet menyanyi lagi “Bibi, suara Geet itu sangat bagus, dia bisa bernyanyi dengan baik, bibi juga bisa datang ke studio rekaman dan melihatnya”, “Deepu meminta aku untuk menyanyi lagi, ibu mertua ,,, tapi aku sudah bilang padanya kalau aku tidak akan menyanyi lagi” Geet berusaha mencari alasan “Kenapa ? Bukannya Tuhan telah memberikan kamu suara yang bagus, kenapa kamu menolak untuk menyanyi, orangtua sebaiknya tidak memarahi anak anak, jadi jangan marahi Deepu, itu bukan berarti kamu bisa hidup dengan bahagia” Manjeet berusaha bersikap manis dan teringat ketika Dilawar mengantarnya pulang kerumah, mereka melihat Ranvi dan Geet sedang bersama sama di teras, 

Dilawar langsung marah “Kita harus bisa menggagalkan Ratan, kita harus membuat akarnya lemah, biarkan saja Ranvi bertemu dengan Geet, ketika Ratan tahu kalau Ranvi adalah pelakunya, apa yang akan dia pikirkan ? Imej Ranvi yang bersih akan lenyap sudah” Manjeet tersenyum teringat pada ucapan Dilawar sambil berkata dalam hati “Apa yang dikatakan Dilawar memang benar, aku seharusnya malah memberikan dukungan pada Geet dan Ranvi" bathin Manjeet “Nenek, aku mau pergi sama paman Ranvi dan ibu”, “Iyaa, jaga Deepu baik baik ya” Ranvi dan Geet sangat senang, Ranvi kemudian memeluk Deepu “Aku akan mengajak Deppu ke taman hiburan” Manjeet tersenyum mendengar ucapan Ranvi karena hal ini sesuai dengan rencananya 

Sementara itu Baldev dan Veera berkunjung ke rumah ibu Preeto untuk melihat Dilawar memberikan uang itu atau tidak, anak ibu Preeto memberitahu mereka kalau Dilawar telah datang sambil membawa uang dan mainan “Tapi nenek bilang, dia itu orang yang jahat” rupanya ibunya bu Preeto sedang memarahi Dilawar dan menyalahkan Dilawar yang telah mengakibatkan keadaan bu Preeto seperti saat ini, nenek tidak aka mengampuni Dilawar, Dilawar sangat marah diperlakukan seperti itu namun dilihatnya Veera dan Baldev juga ada disana melalui sebuah cermin, Dilawar mulai berpura pura bersikap semanis mungkin “Jangan khawatir, nenek ,,,, nanti aku yang akan membayar biaya rumah sakit, biaya sekolah untuk anak anaknya ibu Preeto juga telah aku bayar, kenapa nenek tidak percaya denganku ?” tanya Dilawar heran namun nenek tetap saja marah 

Ketika Ranvi sudah bersiap siap hendak pulang, Manjeet berkata  “Iyaaa, kamu harus bicara dengannya, Ranvi”, “Iyaa, bibi” ujar Ranvi “Aku lihat Geet sedang bersedih sekarang, dulu dia menikah di usia 18 tahun, menjadi seorang ibu di usianya yang ke 19 lalu menjadi janda di usia 23 tahun, dia belum pernah bahagia sepanjang hidupnya, tolong buat Geet bahagia ya, Ranvi” Ranvi setuju sambil tersenyum manis SINOPSIS VEERA episode 747 by. Sally Diandra

Bagikan :