SINOPSIS VEERA episode 668 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 668 by. Sally Diandra Di rumah sakit, Ranvi terkejut ketika mengetahui tentang rencana Gunjan untuk menggugurkan kandungannya “Tidak, dia mungkin sedang bingung” resepsionis di rumah sakit menunjukkan pada Ranvi formulir pendaftarannya yang telah ditandatangani oleh Gunjan, Ranvi kaget dan bertanya “Apakah dia sudah melakukan aborsi itu ?” tanya Ranvi cemas “Hanya dokter yang bisa menjawab pertanyaan anda, tuan” tepat pada saat itu Ranvi terkejut ketika melihat Gunjan dibawa ke rumah sakit bersama pak Dhingra “Tuan Dhingra, ada apa ini ?” tanya Ranvi bingung “Tadi Gunjan mau pulang ke rumah lalu tiba tiba dia terjatuh, jangan khawatir, Ranvi ,,,tidak akan terjadi apa apa padanya” Ranvi kemudian berterima kasih pada tuan Dhingra yang telah membawa Gunjan ke rumah sakit “Jaga dia baik baik, Ranvi ,,, semuanya akan baik baik saja” saat itu Ranvi mendapat telfon dari bibi Chaji 


Bansuri juga mendapat kabar tentang Gunjan, kemudian Bansuri menceritakannya pada suaminya untuk datang secepat mungkin ke rumah sakit “Tadi bibi Chaiji menelfon, katanya Gunjan terjatuh ketika sedang mengadakan latihan” Veera kaget mendengar ucapan Bansuri dan segera menghampiri mereka “Aku sendiri juga sering terjatuh beberapa kali dan aku tidak pergike rumah sakit” sindir Manjeet yang juga mendengar ucapan Bansuri, sementara itu Ranvi menceritakan pada bibi Chaiji tentang Gunjan yang ternyata memang sedang hamil” bibi Chaiji terkejut, tak lama kemudian dokter datang dan menemui mereka, Ranvi langsung bertanya soal Gunjan “Nyonya Gunjan baik baik saja saat ini, tapi sayangnya dia kehilangan bayinya karena jatuh dengan perut yang menghadap ke lantai” Ranvi terpana “Kalian semua bisa melihat dia sekarang” ujar dokter 

Tepat pada saat itu semua orang datang ke rumah sakit dan bertanya pada Ranvi “Ranvi, ada apa ? Apa yang terjadi pada Gunjan ?” bibi Chaiji menyela “Gunjan baik baik saja tapi dia kehilangan bayinya” semua orang yangh hadir disana kaget “Apa ? saat ini dia sedang hamil ? Tadi pagi Gunjan datang ke rumahku tapi dia tidak bilang apa apa ?” tanya Bansuri heran “Dia juga tidak menceritakan pada kami, Bansuri ,,, aku hanya menduganya saja, Gunjan tidak mengatakan apa apa, aku sendiri tidak tahu kenapa ?” Bansuri kelihatan kesal “Gunjan kan tinggal bersama kalian, dia pasti punya sebuah alasan untuk menyembunyikan semua ini” Ranvi menyela ucapan Bansuri “Gunjan, tidak menginginkan anak ini, ibu” Bansuri kaget

Saat itu perawat datang menemui mereka dan berkata kalau Gunjan ingin bertemu dengan Ranvi, Ranvi segera menemui Gunjan, Gunjan menangis sambil memeluknya dengan erat ”Ranvi, anak kita, maafkan aku, tadinya aku tidak menginginkan anak ini, itulah mengapa aku datang kesini untuk aborsi tapi ketika aku mendengar detak jantungnya, aku sadar kalau aku ingin menjadi seorang ibu dan aku sedang menunggu kamu untuk mengabarkan kabar bahagia ini” Ranvi hanya terdiam mendengar semua pengkauan Gunjan “Ranvi, kenapa kamu diam saja ? Tegurlah aku dan bentaklah aku, aku mohon katakanlah sesuatu Ranvi, aku memang telah mengambil keputusan ini sendiri tanpa memberitahu kamu dulu” Gunjan masih terus menangis “Lebih baik kamu istirahat” ujar Ranvi dingin lalu pergi dari sana 

Begitu Ranvi keluar dari kamar Gunjan, Ranvi mengabarkan pada semua orang kalau kondisi Gunjan sudah membaik, kemudian Balwant dan Bansuri menemui Gunjan “Gunjan, kenapa kamu tidak mengatakannya pada kami ?” tanya Bansuri kesal “Jaga dirimu baik baik, Gunjan” sementara itu diluar kamar, Baldev meminta bibi Chaiji untuk menemui Gunjan, sedangkan Veera hanya bisa menangis “Lebih baik ayah dan ibu pulang saja, biar aku dan Veera yang menunggu disini malam ini menemani Gunjan" Bansuri langsung menyela ucapan Baldev “Tapi Veera ada pekerjaan dirumah” Balwant menyahut ucapan istrinya “Tidak ada pekerjaan apa apa di rumah, kalian berdua tinggal saja disini” ujar Balwant, 

Saat itu Gunjan sedang ngobrol dengan bibi Chaiji di kamar “Bibi, aku ingin mempunyai anaknya nanti karena aku ingin berkarir dulu jadi aku datang kesini ke rumah sakit untuk melakukan aborsi tapi ketika aku mendengar detak jantung bayiku, aku mengubah keputusanku untuk menggugurkan kandunganku dan aku ingin menjadi seorang ibu, bibi” bibi Chaiji hanya terdiam “Aku ingin mengatakannya pada Ranvi dulu, itulah mengapa aku tidak mengatakannya padamu, aku sangat takut, bibi ,,, kalau aku tidak bisa mengurusi keduanya, karir dan bayiku” bibi Chaiji menyela “Kenapa kamu tidak menanyakannya pada bibi dan Ranvi ? Mungkin kami berdua bisa membantu kamu” Gunjan mengangguk 

“Iya itu memang kesalahanku, bibi ,,, aku kira jika aku mengatakannnya pada bibi, semua orang pasti akan berfikir kalau keputusanku ini salah” ujar Gunjan sedih “Gunjan, rumah dimana orang orang yang menempatinya tidak sepaham, itu bukan rumah tapi hanya tempat tinggal” jelas bibi Chaiji “Aku ingin meminta maaf pada Ranvi, bibi ,,, sedari tadi dia tidak berkata apapun padaku, aku telah membuat Ranvi jadi sangat jauh dariku” bibi Chaiji menyela “Bibi juga belum mengatakan apapun pada ibumu, Ratan ,,, bibi janji, bibi akan berusaha yang terbaik untuk menjelaskan pada Ranvi dan ibumu” Gunjan masih menangis 

Dirumah Balwant, Balwant merasa sedih dengan apa yang dilakukan oleh Gunjan “Apa yang dilakukan Gunjan itu salah, aku bisa mengerti betapa terkejutnya Ranvi begitu mengetahui hal ini” Bansuri mencoba membela Gunjan dan mereka berdua pun saling berdebat satu sama lain “Seorang istri seharusnya tidak menyembunyikan apapun dari suaminya, apapun alasannya, suami pasti akan merasa kalau istrinya berbohong” sela Manjeet”Iya, suami dan istri seharusnya tidak mempunyai rahasia, atau akan hancur semuanya” Manjeet mengangguk membenarkan ucapan Balwant “Iya, betul itu” ujar Manjeet sambil melirik ke arah Bansuri, membuat Bansuri merasa ketakutan 

Di rumah sakit, Veera bisa melihat kesedihan dan rasa shock Ranvi, Baldev sedang mengambil obat untuk Gunjan dan Ranvi pergi dari sana “Aku seharusnya melakukan sesuatu, Gunjan bilang ke aku kalau dirinya hamil dan dia tidak menginginkan anak ini” Veera benar benar merasa bersalah “Kenapa kamu menyembunyikan hal ini ?” tanya Baldev heran “Gunjan telah membuat aku bersumpah untuk tidak mengatakan pada siapapun, sebenarnya aku berharap aku bisa mengatakannya pada kak Ranvi, sehingga dia tidak akan meninggalkan Gunjan sendirian di rumah” Veera sangat terkejut ketika dilihatnya Ranvi ternyata sudah ada disana dan mendengarkan pembicaraannya dengan Baldev, Ranvi sangat marah dan bergegas pergi dari sana, 

Malam itu Ranvi ada di kamarnya sedang menangis sedih sambil teringat akan ucapan Gunjan SINOPSIS VEERA episode 669 by. Sally Diandra

Bagikan :