SINOPSIS VEERA episode 672 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 672 by. Sally Diandra Di rumah Balwant, Balwant bertanya pada istrinya, Bansuri “Bansuri, apa alasannya kamu mematuhi semua perkataan Manjeet ? Aku tidak akan membiarkan Baldev sedih lagi seperti sebelumnya ! Veera sudah membuatnya membaik dengan memberinya obat !” tegur Balwant keras dan segera berlalu dari sana “Tidak terjadi apa apa padanya, Baldev itu baik baik saja” ujar Bansuri, sementara itu Ranvi mencoba membuat Veera berhenti menangis “Katakan padaku, Veera ,,, apa alasannya ?” Veera langsung memeluk kakaknya sambil menangis, 


Kembali ke rumah Balwant, Manjeet kembali mempengaruhi Bansuri “Bansuri, Baldev itu tidak tahu tentang obat itu, seharusnya kamu mengatakannya padaku sebelumnya tentang hal ini, jadi kita bisa mengusir Veera keluar dari rumah ini !” ujar Manjeet kesal “Obat obatan itu telah membantu Baldev, dia benar benar membutuhkan obat itu” sahut Bansuri “Balwant telah mengatakan hal ini pada kamu, kamu kira aku ini tidak menyayangi Baldev ?” Bansuri menggeleng “Tidak, kamu benar, Manjeet” Manjeet kembali mempengaruhi Bansuri “Veera itu telah membodohi suamimu, Balwant ,,, Baldev kita baik baik saja, dia tidak gila dan dia juga tidak membutuhkan obat apapun” ujar Manjeet 

Di tempat Veera di sebuah dangau yang berada di tengah ladang, Veera akhirnya mengatakan pada Ranvi semuanya “Apa yang aku lakukan ini untuk kebaikan Baldev, kak” Ranvi bisa memahami maksud Veera “Aku akan berdoa semoga Baldev bisa mengerti tentang semua ini, kadang kadang cinta yang begitu banyak bisa juga berkurang, hal itu menyakitkan ketika seseorang yang kamu cintai tidak bisa mengerti tentang cintamu” Veera menyela “Apakah kakak membicarakan tentang Gunjan ? Dia juga sangat mencintai kamu, saat ini dia belum bisa memutuskan untuk mempunyai anak, itu hal yang biasa, kak ,,, jangan ada jarak diantara kalian berdua, aku tahu bagaimana rasa sakitnya bila berpisah, jangan biarkan Gunjan mengalami ini semua, kak” hibur Veera 

“Veera, kamu tahu kan bagaimana cintaku padanya ? Tidak, Veera ,,, dia mengira kalau aku ini tidak pantas untuk berbagi permasalahan dengannya, kamu tahu, dia ingin menggugurkan bayi kami tanpa memberitahu aku terlebih dulu, itu juga anakku, bahkan aku juga mempunyai hak untuk mengetahuinya, Gunjan telah meminta maaf padaku setiap hari dan berharap agar aku bisa melupakannya dan melanjutkan kehidupan kami kembali tapi aku tidak bisa seperti itu, Veera” ujar Ranvi sedih “Ketika aku melihat dirinya, aku jadi teringat semuanya ketika dia ingin menggugurkan anak kami, aku memiliki banyak impian untuk anakku, Veera” ujar Ranvi sedih 

“Aku biasanya selalu memikirkan setiap hari tentang kabar ini, tapi dia tidak mengatakannya padaku karena dia sedang berencana untuk membunuh anakku, Veera” Veera bisa mengerti kesedihan kakaknya “Kakak, ada baiknya kalau kakak memaafkan Gunjan, mungkin Tuhan mempunyai rencana yang lain untuk kalian berdua, maafkanlah Gunjan, kak” Ranvi hanya terdiam lalu berkata “Ayooo kita pulang, Veera” Veera menggeleng “Aku tidak akan pulang, kakak ,,, aku sedang bertengkar dengan Baldev, aku tidak bisa kembali lagi kesana” Ranvi mencoba memahami perasaan adiknya lalu berlalu dari sana meninggalkan Veera sendirian, 

Begitu Ranvi pergi, dalam hati Veera berkata “Aku harus menemui Baldev dan aku ingin semua jawaban, hari ini akan menjadi pertengkaran kami yang terakhir” bathin Veera sedih Veera masih menunggu di sambil berfikir “Aku tahu kalau Baldev marah padaku, jika dia memang mencintai aku maka dia pasti akan datang kesini" saat itu Veera mendapat telfon “Aku sedang menunggu Baldev disini” ujar Veera sambil tetap bersikeras duduk disana, tak lama kemudian Baldev datang menemuinya, 

Veera langsung marah pada Baldev “Kemana saja kamu ? Kenapa kamu tidak mengangkat telfonku ?” tanya Veera kesal “Apakah kamu mau bicara denganku seperti ini setelah melakukan ini semua ? Aku tidak peduli !” nada bicara Baldev terdengar ketus “Apa ? Kamu tidak peduli ? Aku ini istrimu, aku akan melakukan apapun yang ingin aku lakukan, aku mempunyai hak penuh atas dirimu, kamu harus menjawabnya, Baldev !” Baldev langsung marah begitu mendengar ucapan Veera 

Sedangkan Veera malah membentak Baldev lebih keras lagi “Kamu tahu sejak tadi pagi aku mencari cari kamu dan kamu malah asyik berkeliling desa dengan mobil jeepmu itu, aku ini sangat mencintai kamu, Baldev” ujar Veera kesal “Apakah kamu bisa melakukan sesuatu jika kamu benar mencintai aku ? Apakah kamu akan mencampurkan obat ke dalam susu ?” Veera mengangguk “Iya, aku akan mencampurnya karena itu baik buat kamu” Baldev langsung menyela “Kamu seharusnya meminta maaf padaku untuk hal ini” Veera menggeleng “Aku tidak mau ! Aku tidak melakukan sesuatu yang salah dengan mencampur obat itu karena kamu membutuhkannya, kamu memang bodoh !” Baldev mulai menyakiti Veera, Veera tidak tinggal diam, Veera juga membalas memukul Baldev, 
 
Baldev tertegun “Apa yang kamu lakukan, Veera ?” Veera masih terus memukuli Baldev, mereka berdua kemudian terjatuh di bale bale, Baldev teringat bagaimana dulu mereka menghabiskan waktu berdua di dangau itu “Apakah kamu mengingat semuanya ?” tanya Veera “Aku tidak akan memaafkan kamu !” ujar Baldev ketus sambil bangun dari bale bale, Veera juga ikut bangun “Lalu apa yang akan kamu lakukan ? Baiklah, sekarang aku tidak akan peduli lagi sama kamu, aku tidak takut apapun kecuali kehilangan dirimu, Baldev ,,, aku takut kehilangan dirimu tapi waktu kita tinggal 3 hari yang tersisa” ujar Veera sedih 

“Kenapa kamu selalu bersama diriku ketika aku selalu memberikan kamu penderitaan ?” tanya Baldev heran “Terus terang aku tidak bisa hidup tanpamu, Baldev ,,, tapi aku harus bisa memahami semua ini, aku harus pergi” Baldev hanya terdiam menatap ke arah Veera “Kamu bisa memberikan aku cinta dan juga penderitaan tapi sekarang aku harus pergi sendiri” Baldev langsung menyela “Kenapa kamu harus menunggu selama 3 hari ?” Baldev kemudian memegang wajah Veera dan mencium bibirnya dengan lembut 

Sementara itu Bansuri sedang menunggu Baldev bareng Manjeet “Manjeet, malam ini sepertinya dia tidak pulang” ujar Bansuri cemas “Kamu seharusnya senang, Bansuri ,,, Veera tidak akan kembali lagi ke rumah ini, sudah tidak usah cemas” hibur Manjeet, 

Saat itu di dangau, Veera yang baru saja di cium oleh Baldev, terkejut dan tidak percaya “Baldev, apa yang kamu lakukan ?” tanya Veera dengan tatapan yang masih tidak percaya “Kenapa memangnya ? Kamu bisa melakukan apapun yang ingin kamu lakukan, apakah aku tidak boleh ?” ujar Baldev sambil tersenyum “Tapi pernikahan kita tinggal 3 hari lagi dan kamu menciumku seperti ini ?” Baldev langsung menyahut “Apa ? Kamu bisa mencampur obat dalam minumanku dan aku ? Apa aku tidak boleh ?” Veera kemudian berbalik membelakangi Baldev dan tersenyum senang lalu berkata “Apakah kamu kembali untukku, Baldev ?” tanya Veera penuh harap “Apa ?” Baldev merasa heran 

“Apakah suara hatimu tidak mengatakan padamu kalau kamu tidak akan membiarkan aku pergi atau kamu akan mencegah aku, kamu seharusnya mengatakan hal ini jika kamu berfikir seperti ini, aku tahu ,,, kamu sebenarnya masih marah padaku karena persoalan obat yang aku campur dalam minumanmu itu” Baldev menggeleng “Bukan seperti itu, Veera” Veera menyahut “Baldev, kamu harus memikirkan hal ini, aku akan menunggu keputusanmu selama 3 hari, sekarang sudah larut malam, lebih baik kamu pulang ke rumah karena ayahmu pasti akan mencemaskan dirimu, aku juga akan pergi ke rumah ibuku, aku akan menunggu kamu disana” Baldev hanya terdiam menatap ke arah Veera SINOPSIS VEERA episode 673 by. Sally Diandra

Bagikan :