SINOPSIS VEERA episode 663 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 663 by. Sally Diandra Di rumah Balwant, Gunjan akhirnya datang menemui Manjeet kemudian memeluk bibinya itu, Gunjan meminta bibinya untuk mengidentifikasi dirinya, tepat pada saat itu Bansuri datang dan berkata “Gunjan sudah berubah sangat banyak, dia menikah dengan seorang penyanyi terkenal Ranvijay Singh” Manjeet menyela “Kamu tidak menghargai anak perempuanmu ini dengan baik, Bansuri ,,, lihat saja pakaiannya, dia juga datang menemuiku tanpa suaminya” Gunjan menyahut “Ranvi sedang sangat sibuk saat ini, bibi ,,, dan apa ada yang salah dengan baju yang aku pakai ini ? Baju ini harganya mahal, bi” ujar Gunjan senang “Sebelumnya dia tidak pernah berpakaian seperti ini, kak ,,, tapi keluarga mertuanya mengijinkan dia mengenakan baju yang seperti itu” sela Bansuri “Gunjan ini menantunya keluarganya Veera kan ? Jadi kita harus baik baik pada Veera” kemudian Manjeet mulai membahas hal hal yang buruk soal Veera 


“Veera itu telah menghancurkan kehidupan Baldev” ujar Manjeet kesal, Bansuri menyuruh Gunjan untuk masuk “Tunggu sebentar” sela Gunjan “Bibi, kenapa bibi berkata seperti itu ? Apakah bibi tahu seberapa besar Veera mencintai kak Baldev ? Dan semua yang telah dilakukannya selama ini ?” Manjeet menyahut dengan nada kesal “Dia itu tidak punya sopan santun dan tidak mematuhi tradisi yang ada !” Gunjan tertegun “Apa yang bibi katakan ? Ini tahun 2015 dan yang bibi katakan itu tahun 1915, kami sendiri juga tidak melihat ibu mematuhi semua tradisi yang ada sampai sekarang” Manjeet langsung melirik kearah Bansuri 

“Bibi, jaman telah semakin maju sedangkan bibi masih bertahan disana” Manjeet menyela “Tidak usah mendebat ucapan bibi, Gunjan !” bentak Manjeet “Aku tidak mendebat, aku hanya mengatakan pandanganku saja” Gunjan bersikeras dengan pendapatnya “Aku menyesal karena Bansuri tidak bisa menjadi seorang mertua dan ibu yang baik” Bansuri hanya terdiam mendengarkan ucapan Manjeet “Bagaimana bibi bisa mengatakan seperti itu ?” tanya Gunjan heran, Manjeet malah menegur Gunjan kemudian berlalu dari sana 

Begitu Manjeet telah pergi, Gunjan bertanya pada ibunya “Ibu, apa yang terjadi pada ibu ? Bibi Manjeet mengatakan suatu permasalahan yang besar seperti itu dan ibu hanya diam saja dan mendengarkan ? Kita seharusnya tidak mendengar hal konyol semacam ini darinya, katakan padaku, ibu ,,, apa yang terjadi sebenarnya ? Kenapa ibu mau saja mendengar omong kosong seperti ini ?” tanya Gunjan heran, Bansuri hanya terdiam sambil berfikir “Sebaiknya aku tidak datang kesini dan juga tidak mengajak Ranvi kesini selama bibi Manjeet masih disini” Gunjan lalu pergi meninggalkan Bansuri “Aku harus bisa menghadapi semua ini karena aku benar benar tidak berdaya, aku tidak tahu bagaimana caranya menggali masa lalu kak Manjeet lebih jauh lagi” bathin Bansuri cemas 

Gunjan kemudian menemui Veera di kamarnya “Veera, aku datang untuk menemui kamu karena aku sangat kesal setelah bertemu dengan bibi Manjeet, aku tadi bertengkar dengan dirinya” ujar Gunjan kesal “Ternyata kamu juga ? Sudah lupakan saja, Gunjan ,,, kita tidak bisa mengubah pemikirannya dalam usianya saat ini, dia akan tinggal bersama kami selama beberapa hari kemudian pergi dari sini” Veera mencoba menghibur Gunjan “Kamu ini jadi dewasa sekarang seperti Ranvi, tapi kalau aku, aku tidak bisa menghadapi ibu mertua seperti bibi Manjeet” tiba tiba Gunjan merasa pusing, Veera mencemaskan kondisi Gunjan “Ada apa, Gunjan ? Kamu harus menjaga kesehatanmu” ujar Veera sambil memberikan segelas air putih “Aku baik baik saja, Veera ,,, kadang kadang kadar gula darahku menurun karena aku sedang melakukan diet” sahut Gunjan 

“Kamu harus mengeceknya, Gunjan” ujar Veera cemas “Tapi sebenarnya apa yang sedang kamu sembunyikan ? Aku ini kan temanmu juga dan kamu harus percaya padaku, katakan saja apa permasalahanmu ?” Gunjan akhirnya mengaku pada Veera kalau dirinya hamil “Waaah itu kabar yang bagus !” Veera merasa senang “Tapi aku tidak ingin menjadi seorang ibu untuk saat ini, Veera” Veera kaget “Kenapa ?” Veera tidak mengerti dengan maksud Gunjan “Aku memang menyukai seorang bayi tapi tidak untuk saat ini, karena sekarang karirku adalah yang terpenting untukku, aku bisa membuat identitas pribadiku sendiri, apalagi aku juga masih muda dan bisa menjadi ibu lagi nanti” Veera menyela 

“Banyak perempuan yang mencetak karirnya setelah mereka menjadi seorang ibu, akankah aku berhenti bekerja di kantor rumah kaca jika aku mempunyai seorang anak ?” Gunjan langsung menyahut “Kamu bisa saja memulainya dari awal, Veera ,,, tapi aku, hal ini bisa mempengaruhi karirku, tubuhku tidak akan sama seperti sekarang dan aku juga tidak akan cukup kuat untuk terus melanjutkannya” Gunjan kemudian menangis sedih “Aku belum mengatakan hal ini pada Ranvi dan aku akan melakukan aborsi” Veera semakin kaget karena Gunjan menyembunyikan kehamilannya ini dari Ranvi “Kak Ranvi akan tahu nanti, Gunjan ,,, kenapa kamu menyembunyikannya ? Aku mohon pikirkan lagi tentang keputusan aborsi ini” Veera benar benar cemas sekarang 

“Aku telah cukup lama memikirkannya, Veera ,,, kamu tidak bisa mengerti di usiamu saat ini, tapi aku merasa lega setelah mengatakan hal ini padamu” Veera menyela “Gunjan, kalau kamu ingin seorang anak, kenapa harus nanti ? Jika kamu merasa kamu tidak bisa mencetak karirmu, itu salah ! Kami semua pasti akan membantu kamu dalam mewujudkan karirmu itu dan semua orang pasti akan saling membagi tugas dan tanggungjawab merawat anakmu itu jadi jangan di gugurkan, Gunjan” pinta Veera penuh harap “Veera, apakah kamu akan melakukan hal ini untukku ?” Veera tersenyum “Kenapa tidak ? Tentu saja aku akan melakukannya !” ujar Veera penuh semangat 

“Veera, berjanjilah padaku, kalau kamu tidak akan mengatakan pada siapapun bahkan juga tidak pada Ranvi” Veera mengangguk “Baiklah tapi katakan padaku sebelum kamu mengambil keputusan terakhir ini dan lihatlah dari sisi semua orang, bayi itu akan membawa kebahagiaan untuk setiap orang dan membuat pernikahan kalian berdua semakin kuat” Gunjan mengangguk kemudian berlalu dari sana, begitu Gunjan pergi, Veera merasa sedih dan menangis 

Saat itu Manjeet sedang menegur Bansuri dengan keras karena telah membesarkan anak anaknya dengan cara yang salah “Kamu ini tidak akan menjadi seorang ibu yang baik, di mataku kamu telah gagal, Bansuri !” Bansuri hanya bisa terdiam mendengar semua tuduhan Manjeet, dari kejauhan Balwant mendengar semua ini dan berfikir “Kenapa Bansuri tidak mengatakan sepatah katapun ketika dirinya dituduh melakukan sesuatu yang buruk ? Padahal biasanya dia selalu mendebat aku untuk hal sekecil apapun” Balwant merasa heran, sementara itu Veera teringat akan ucapan Gunjan dan mulai merasa semakin cemas dan gelisah “Aku tidak bisa mengatakan hal ini pada kak Ranvi” bathin Veera sedih SINOPSIS VEERA episode 664 by. Sally Diandra

Bagikan :