SINOPSIS VEERA episode 658 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 658 by. Sally Diandra Di rumah Balwant, Balwant sedang membawa Bansuri, Veera kebetulan bertemu dengan mereka dan merasa heran dengan keadaan Bansuri “Ibumu ini jatuh dari kursi yang ada di dapur” jelas Balwant “Sepertinya tangan ibu benar benar patah” ujar Veera cemas “Apa ?” Balwant dan Banduri kaget “Aku rasa tulang ibu patah kali ini” Veera merasa khawatir “Aku sedang membantu Veera mencari kurma lalu aku terjatuh” Balwant tertegun dengan ucapan istrinya “Bansuri, bagaimana bisa kamu mengambil kursi, kamu bilang kamu tidak bisa menggerakkan tanganmu tadi” Bansuri langsung menyela ucapan suaminya “Tanganku ini semakin sakit, suamiku ,,, apakah kamu tidak membawa aku ke dokter ?” Veera menyela 

“Biar aku yang menemani ibu ke dokter” Bansuri langsung menyahut “Kenapa kamu yang akan membawa aku ke dokter ? Dokter pasti akan bertanya kenapa suamiku tidak ikut ?” saat itu Baldev datang dan bertanya “Ada apa ini ? Apa yang terjadi ibu ?” mereka kemudian menceritakan pada Baldev bagaimana Bansuri jatuh lagi, dalam hati Bansuri berfikir “Baldev dan Veera pasti akan berduaan di rumah jika aku pergi ke dokter” lalu Bansuri menyela “Baldev, antarkan ibu ke dokter ya ?” Balwant menggeleng “Tidak ! Tidak ! Kamu bilang sendiri kalau dokter akan bertanya padamu kenapa suamimu tidak ikut kan ? Jadi aku yang akan menemanimu ke dokter ! Lebih baik kamu dan Veera istirahat saja dulu sana” akhirnya Bansuri dan Balwant pergi ke dokter 

Ketika Gunjan pulang ke rumah, Ranvi langsung merawatnya dengan baik, dengan memijat bahunya sambil bertanya “Apakah kamu merasa enakkan ?” Gunjan menggangguk “Iyaa” kemudian Ranvi meminta Gunjan menutup matanya dan membawanya untuk sebuah kejutan, sementara itu Veera tersenyum manis sambil menghadang Baldev, Baldev mulai marah namun Veera berusaha mendekat ke arah Baldev dan berusaha beromantis ria dengan Baldev “Apa yang sedang kamu lakukan, Veera ?” tanya Baldev heran “Melihat ke dalam matamu” ujar Veera dengan tatapannya yang penuh cinta, kemudian Veera menutup matanya dan semakin mendekatkan tubuhnya ke arah tubuh Baldev dengan maksud hendak mencium bibir Baldev 

Namun tiba tiba ada sebuah suara yang menganggu keromantisan mereka, kemudian Veera mengambil obat yang terjatuh dilantai, Baldev berusaha membantunya, Veera tersenyum manis “Aku harus mengucapkan terima kasih padamu” Veera tertegun “Untuk apa ?” tanya Veera heran “Untuk bantuanmu ke ibu” Veera tersenyum mendengar ucapan Baldev “Baldev, aku ini istrimu, kamu membuat aku menjadi orang asing dengan ucapan terima kasihmu itu, aku melakukan apa yang seharusnya aku lakukan” 

Baldev kemudian memegang tangan Veera dan menghentikan langkah Veera sambil berkata “Aku harus minta maaf padamu” Veera kembali tertegun “Untuk apa ?” tanya Veera lagi “Aku tadi sudah berteriak kearahmu untuk dokumen itu, aku tahu kalau kamu pasti akan melakukan yang terbaik” Veera langsung memeluk Baldev erat dan sedikit menggodanya “Kalau begitu kamu harus mengajak aku makan siang” ujar Veera sambil tertawa kecil, namun Baldev tiba tiba pergi meninggalkan Veera 

Bansuri sedang di ganti balutan pada tulangnya yang patah sambil menangis, Balwant mengajaknya pulang ke rumah “Kenapa kamu tadi berdiri di kursi, Bansuri ? Sekarang lebih baik kamu minum obat” saat itu Balwant mendapat telfon dari seseorang dan bergegas keluar lagi dari rumahnya, Bansuri melihat Veera sedang sendirian “Rupanya dia meninggalkan Baldev sendirian” bathin Bansuri yang saat itu melihat Veera sedang mencampurkan sesuatu ke dalam susu “Veera, apa yang kamu lakukan ? Dan obat yang mana itu yang kamu campurkan ke dalam susu ?” tanya Bansuri tiba tiba, Veera kaget dan sedikit tegang 

Di rumah Ratan, Gunjan bertanya pada Ranvi “Ranvi, ada kejutan apa ?” Ranvi lalu menyuruh Gunjan duduk dan menunjukkan padanya sebuah makanan begitu mata Gunjan terbuka “Waaah ini kan makanan kesukaanku” Ranvi mengangguk “Iya ! Jadi aku membuatnya sendiri, aku rasa kamu pasti akan capek, jadi aku yang membuatnya, bibi Chaiji juga ikut membantuku” bibi Chaiji tersenyum “Aku berharap aku bisa mendapat makanan yang enak seperti ini terus” Ranvi menyela “Aku bisa melakukan apapun untukmu dan menyiapkan makanan untukmu juga, sekarang makanlah dan katakan padaku bagaimana rasanya ?” pinta Ranvi, Gunjan tertawa dan mulai mencicipi makanan buatan Ranvi, ternyata Gunjan menyukainya 

Di rumah Balwant, Bansuri bertanya soal obat yang dimasukan ke dalam susu “Veera, apakah kamu melakukan sihir ?” Veera menggeleng “Ibu, ini bukan racun, ini obat untuk Baldev yang diberikan oleh dokter” Bansuri langsung menyela “Jadi maksudmu anakku itu gila ?” Veera mencoba memberi penjelasan ke ibu mertuanya ini “Ibu, Baldev itu tidak gila, dia hanya mengalami trauma, dia butuh pengobatan, dia baru saja di penjara dan mengalami penyiksaan yang keras, dokter yang aku temui itu dokter ahli bedah saraf dan orang orang yang gila tidak pergi kesana, setiap orang yang mempunyai penyakit di otaknya atau trauma pasti menemui dia” Bansuri mendelik 

“Aku akan mengatakannya pada Baldev !” Veera menyela “Ibu akan menjadi musuhnya dan aku tidak akan membiarkan hal ini terjadi” Bansuri langsung membentak Veera dengan keras “Aku akan mengatakan padanya sekarang juga !” Veera segera memegang tangan Bansuri dan mencegahnya “Aku tidak akan membiarkan ibu melakukan hal ini, jika ibu ingin mengungkapkannya ke Baldev, ibu harus mengalahkan aku dulu, aku tahu kalau ibu ingin membuat aku pergi meninggalkan hidupnya,aku tidak peduli, aku hanya ingin membuatnya merasa baik kembali” saat itu Balwant menghampiri mereka dan bertanya “Ada apa ini ? Apa yang terjadi ?” 

Di rumah Ratan, Ranvi berkata kalau dirinya membuatkan manisan untuk Gunjan, Gunjan langsung memeluknya dan berkata “Aku tidak tahu kenapa kamu menghujani aku dengan begitu banyak cinta, Ranvi ,,, tapi apapun alasannya, jangan biarkan hal itu berkurang” Ranvi menggeleng “Tidak akan pernah, aku akan selalu menyiramimu dengan cintaku dan memanjakanmu, bibi Chaiji meminta Ranvi untuk merawat Gunjan dengan baik “Gunjan, seharusnya kamu tidak usah latihan menari saat ini” pinta Ranvi “Iya, seharusnya kamu menemui dokter, Gunjan ,,, sehingga kalian bisa tahu apa yang harus kalian lakukan dan apa yang tidak” Gunjan nampak bahagia mendengar saran bibi Chaiji 

Di rumah Balwant, Balwant seperti biasa selalu membela menantu kesayangannya ini “Veera tidak melakukan kesalahan, Bansuri ,,, aku yang melihatnya sendiri kondisi Baldev ketika dia keluar dari penjara, dia itu sedang trauma, Veera benar, aku lihat akhir akhir ini Baldev sudah semakin membaik, dia membutuhkan obat itu, jika kamu ingin melihat anakmu membaik maka tidak usah mengatakan apapun padanya !” saat itu Baldev datang dan merasa heran “Ada apa ini ?” mereka bertiga melihat kearah Baldev dengan perasaan tegang 

Ranvi akhirnya menemui dokter dan bertanya padanya bagaimana caranya merawat istrinya “Kamu telah melakukan yang terbaik, tuan Ranvi ,,, tapi kenapa kamu tidak membawanya kemari ?” tanya dokter itu heran “Saat ini Gunjan sedang berlatih menari dan merasa kecapekkan, aku sangat khawatir” ujar Ranvi “Jika tariannya pelan, maka tidak apa apa tapi kalau tariannya cepat maka akan berakibat buruk pada kandungannya, aku bisa melakukan pengecekkan dan mengatakannya padamu” Ranvi menyela “Gunjan tidak mengatakan apapun pada kami, bibi Chaiji yang mengatakan padaku dengan melihat keadaannya, bibi bilang kalau hal ini biasa terjadi pada perempuan yang hamil yang tidak percaya kalau hal ini benar benar terjadi pada dirinya” dokter tersenyum 

“Bibi Chaiji itu orang yang sangat berpengalaman, aku senang kalian berdua telah menjaga istrimu dengan baik dan untuk minggu pertama untuk Gunjan, dia akan mengatakan pada semua orang dan mengecek tekanan darahnya” Ranvi menyela “Lalu bagaimana dengan tariannya ?” dokter menyahut “Tanyalah pada semua orang yang menari bersamanya, bagaimana caranya menari, apakah dia melakukannya dengan energi yang berlebihan dan menjadi lelah lalu kita akan melihat apa yang bisa kamu lakukan” ujar dokter, sementara itu dirumah Balwant, Balwant, Bansuri dan Veera hanya terdiam begitu melihat Baldev datang “Kenapa kalian semua diam ?” Bansuri menatap ke arah Baldev SINOPSIS VEERA episode 659 by. Sally Diandra

Bagikan :