SINOPSIS VEERA episode 594 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 594 by. Sally Diandra Gunjan meminta maaf pada Ranvi atas semua kesalahan yang telah diperbuatnya selama ini, namun Ranvi masih kesal dan pergi dari sana meninggalkan Gunjan sementara itu di rumah Balwant, Balwant memberitahu Baldev soal Bansuri “Baldev, ibumu sudah pulang” Baldev langsung melihat ke arah Bansuri “Ayah tinggalkan aku sekarang” Bansuri lalu meminta Baldev untuk makan, namun Baldev hanya diam saja “Baldev, sampai kapan kamu tidak mau bicara ?” tanya Bansuri penasaran “Ibu tidak usah membuatkan makanan favorit untukku” ujar Baldev kesal “Memangnya kenapa ?” Bansuri semakin tidak mengerti dengan sikap anaknya “Itu karena syarat ibu yang tidak mau tinggal di bawah satu atap dengan Veera, aku anak ibu, aku tidak akan tinggal dengan ibu, aku harus menikah dengan Veera, jadi aku memutuskan aku akan tinggal di rumah Veera dan menjadi menantu di sana, aku datang untuk mengambil barang-barangku, lalu aku akan pergi” Bansuri terkejut “Apa yang kamu bilang, Baldev ?” Baldev langsung menyahut 


“Aku tidak punya pilihan, ibuu ,,, aku tidak bisa menikah dengan siapa pun, aku tidak bisa membiarkan ibu meninggalkan rumah, aku tidak mau mati, jadi ini adalah pilihan yang tersisa” Bansuri langsung memarahi Baldev “Veera sudah datang untuk menemui ibu, aku pernah bilang pada ibu jika ibu tidak merestui kami, maka aku akan meninggalkan rumah, tapi Veera melarangku, Veera tidak ingin aku meninggalkan orang tuaku, dia ingin orang tua dan keluarga selalu bersama dengan kami, dia benar-benar gadis yang baik, ibu selalu saja mencari-cari kesalahannya, jadi aku punya solusi ini untuk bisa menjaga keluarga tetap utuh, aku akan menjadi menantu di rumah mereka” Baldev langsung ngeloyor pergi ke kamarnya 

Bansuri merasa khawatir, sedangkan Balwant tersenyum melihat apa yang diperbuat oleh Baldev dan bergegas bersembunyi ketika melihat Bansuri datang, Baldev hanya tersenyum dan pergi, saat itu Balwant sedang berpura pura membaca buku, Bansuri marah dan mengajak Balwant ngobrol “Balwant, Baldev akan menikah dan akan menjadi menantu di rumah Veera” ujar Bansuri kesal “Benarkah ? Waaah itu suatu keputusan yang baik, karena situasi di rumah kita saat ini sedang tegang” Balwant pura pura kaget “Kamu ini aneh, ketika Baldev melakukan pekerjaan yang baik, kamu memarahinya, dan ketika ia dia melakukan tindakan konyol, kamu mengatakan dia benar” Balwant langsung menyela 

“Baldev itu sangat mencintai Veera dan kamu tidak menerimanya, jadi seharusnya kamu itu senang, Bansuri ,,, karena Baldev telah memutuskan untuk meninggalkan rumah, tapi aku berharap anakku tetap tinggal di sini dan aku bisa menyambut menantuku, lalu aku akan punya cucu dan bermain di sini, tapi itu semua tidak akan terjadi semua karena kamu Bansuri, Baldev tidak bisa menentangmu dan itu satu-satunya pilihan yang dibuatnya, lalu kita akan melakukan upacara perpisahan pada Baldev dan kemudian menyerahkannya pada Tuhan” Bansuri menangis “Jangan khawatir, Baldev pasti akan senang di rumah Veera” ujar Balwant santai sambil membaca buku lagi dan tersenyum senang 

Keesokan harinya, Baldev sedang ngobrol dengan Veera “Veera, aku yakin, ibuku pasti akan setuju sekarang” ujar Baldev senang “Kamu ini sukanya memberinya kejutan” Baldev menelfon ponsel Veera dan ringtone ponsel Veera pun berbunyi suaranya yang berkata ‘aku sangat mencintaimu Veera’ kemudian Baldev memegang lengan Veera dan meminta untuk sebuah permulaan yang manis “Baiklah, ooh tidak ! Pergilah sekarang, Baldev !” Veera menolak permintaan Baldev “Veera, aku cuma minta sebuah ciuman kecil, bukan Taj mahal” akhirnya Veera mencium Baldev dan telepon Baldev pun berdering, terdengar suara Veera yang menjadi ringtonenya 'Aku sangat mencintaimu Baldev' Veera tertawa senang mendengarnya, 

Rupanya Jaggi yang menelepon Baldev “Baldev, truk muatan akan pergi” suara Jaggi terdengar di ujung sana “Biarkan saja pergi” ujar Baldev, Veera pun meminta Baldev untuk pergi karena mereka bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut nanti “Baldev, kita akan bertemu lagi nanti” Baldev tersenyum “Janji ?” Veera mengangguk mengiyakan ucapan Baldev, Baldev lalu tersenyum dan pergi meninggalkan Veera   

Baldev menuju ke truknya dan mulai mengeceknya “Ya sudah bawa truk itu !” namun saat itu Baldev teringat akan ucapan Nihal yang memintanya untuk mengecek setiap muatan pada truknya terlebih dulu sebelum truk itu berangkat, Baldev segera menghentikan truk tersebut dan berkata “Aku ingin mengeceknya lagi !” Baldev segera masuk ke dalam truk tersebut, dilihatnya ada sebuah karung yang sangat besar, 

Sementara itu Ranvi sedang memilih milih kartu undangan untuk pernikahan Veera, tiba tiba Ranvi mendapat telfon dari manager “Ranvi, apakah kamu akan datang ke konser ?” Ranvi kaget “Ini adalah pernikahan adikku, aku tidak bisa datang” sang manager langsung menyela “Kamu bisa mendapatkan waktu 3 hari dari kami” Ranvi menggeleng “Ini sulit, tetapkan tanggalnya mulai bulan depan saja” sang manajer menyahut “Aku sudah membayarmu setengahnya kemarin, Gunjan sudah mengambilnya dan bilang kalau dia akan mengaturnya, dia bahkan sudah mengambil cek untuk setengah dari sisa pembayaran, jadi semuanya sudah 100%, tapi sebenarnya ini adalah konser amal” Ranvi sangat terkejut dan marah pada Gunjan 

Saat itu Gunjan sedang menyetrika pakaian, Ranvi segera menemuinya, Gunjan pun tersenyum “Ada apa, Ranvi ?” Ranvi langsung menyahut “Apakah kamu menyesali kesalahanmu dan tidak menyembunyikan apapun lagi ?” Gunjan mengangguk mengiyakan “Kamu adalah istriku dan hatiku sangat sakit ketika mengetahui kalau kamu sangat mencintaiku tapi kamu menyembunyikan ini dariku, ternyata kamu masih saja menyembunyikannya setelah bersumpah padaku !” Gunjan tercengang “Kamu bicara dengan manajer kan ? dan kamu mengambil uang darinya untuk konserku, iya kan ?” Gunjan terkejut setengah mati “Kamu tahu aku tidak menerima uang tunai, aku hanya menerima cek karena aku membayar pajak, tapi kamu menggunakan namaku untuk bermain kartu !” Gunjan menangis 

“Sekarang aku mengerti kenapa kamu selalu menyuruhku untuk pergi rekaman, kamu ingin uang untuk bermain kartu kan ?” bentak Ranvi “Tidak, Ranvi ! aku melakukan itu agar orang orang tidak melupakanmu dan aku hanya mengambil uang satu kali” ujar Gunjan sambil menangis “Tapi kamu menggunakan namaku, kamu seharusnya memberitahuku terlebih dahulu” Ranvi langsung memarahi Gunjan “Semua ini adalah milikmu, tapi kenapa kamu menghancurkan kepercayaanku ? Cinta kita bisa semakin berkurang, Gunjan !” Gunjan menggeleng “Jangan katakan hal itu, Ranvi ,,, ini bukan kesalahanmu, ini kesalahanku, aku akan memperbaikinya” Ranvi langsung menyela “Aku bisa memberimu banyak cinta, tapi kamu tidak usah berbicara tentang cinta, atau aku akan meragukan cintamu” Gunjan hanya bisa menangis dan Ranvi pun bergegas pergi meninggalkan Gunjan 

Sementara itu Rajveer menghentikan truk Baldev di pos pemeriksaan “Kali ini Baldev akan terjebak dalam kasus narkotika dan akan masuk penjara minimal 10 tahun” bathin Rajveer senang sambil tersenyum licik, namun Rajveer terkejut karena hanya ada biji-bijian, bukan karung Ganja yang seperti ditaruhnya kemarin di dalam truk itu”Ini truknya Baldev, ayahnya, tuan Balwant sangat terkenal dan dihormati di desa” puji sang sopir, Rajveer sangat marah dan berpikir bagaimana bisa karung ganja itu hilang dari dalam truk ? truk itupun pergi melanjutkan perjalanannya SINOPSIS VEERA episode 595 by. Sally Diandra

Bagikan :