SINOPSIS VEERA episode 592 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 592 by. Sally Diandra Veera terkejut ketika mendengar cerita Baldev tentang ibunya yang memintanya untuk memilih antara Veera dan ibunya yang bisa tinggal di rumah tuan Balwant “Veera, aku akan pergi dari rumahku setelah kita menikah nanti” Veera menggeleng “Jangan Baldev, jika ibumu tidak setuju, maka tinggalkan aku, tapi jangan pergi dari rumahmu, aku mohon” Baldev tertegun dan menatap kearah Veera “Kenapa ibu tidak bisa melihat apa yang aku lihat pada dirimu ?” tanya Baldev kesal “Iya, aku ini memang menantu yang baik dan aku tidak bisa melakukan pekerjaan apapun” Baldev langsung memeluk Veera dan mereka pun tersenyum “Lalu di mana ibumu sekarang ?” tanya Veera penasaran 


Sementara itu di kantor polisi, Rajveer sedang merenung sambil tersenyum licik “Ranvi sebentar lagi akan datang untuk menemuiku dan Gunjan akan meneleponku, aku tahu apa yang ingin Gunjan katakan padaku” bathin Rajveer dalam hati, tak lama kemudian Ranvi datang dan memberikan salam pada Rajveer, Rajveer segera memeluk Ranvi lalu Ranvi meminta maaf padanya “Kenapa kamu meminta maaf ? Apakah untuk memberikan izin Veera dan Baldev menikah ?” Ranvi kaget “Apa kamu sudah tahu ?” Rajveer tersenyum “Desa ini sangat kecil, Ranvi ,,, jadi kabar apapun pasti akan sampai ditelingaku” Ranvi kembali meminta maaf “Rajveer, aku minta maaf, aku sudah bilang padamu kan kalau aku tidak bisa menentang kebahagiaan Veera” Rajveer mengangguk 

“Tidak apa-apa, Ranvi ,,, siapalah aku ini yang datang di antara mereka, ayolah kita minum teh” Ranvi merasa senang dan lega ketika mengetahui kalau Rajveer bisa menerima keadaan ini “Terima kasih, Rajveer” balas Ranvi tulus, namun sebenarnya Rajveer sangat marah dan memendam perasaan itu dalam hatinya hingga sakit dan membuat dokumen-dokumennya jatuh, Ranvi lalu mengambilnya dokumen itu “Dokumenmu jatuh, Rajveer” dengan sengaja Rajveer menunjukkan nama di salah satu dokumen tersebut ke depan Ranvi tanpa Ranvi sadari dan Ranvi melihat nama Gunjan Ranvijay Singh, Ranvi tertegun dan segera mengambilnya “Ooh itu bukan apa-apa, Ranvi” Rajveer pura pura menutupi dokumen tersebut 

“Biarkan aku melihatnya, ada apa semua ini, Rajveer ? Katakan yang sebenarnya” Ranvi mulai curiga pada istrinya itu, saat itu Gunjan menelepon Rajveer “Gunjan meneleponku, Ranvi ,,, lebih baik kamu bertanya padanya langsung” Rajveer sengaja menyalakan speaker ponselnya dan berbicara kepada Gunjan “Rajveer, aku mohon jangan katakan apa-apa pada Ranvi, kalau aku terlibat dalam masalah uang dan kamu membantuku” Ranvi terkejut, sedangkan Rajveer hanya tersenyum licik 

Pada saat yang bersamaan Veera menemui Bansuri di Gurudwara untuk bicara dengan Bansuri, Balwant dan Baldev melihat mereka dari kejauhan “Bibi Bansuri, aku ingin menikah dengan Baldev, tapi aku ingin restu dari bibi Bansuri juga, kami bahkan dulu bisa saja menikah ketika kak Ranvi menolak, tapi bibi sudah seperti ibuku, jika bibi tidak mau menerimaku sebagai menantu dengan hati, maka tidak ada artinya aku datang ke rumah bibi sebagai menantu, jadi aku mohon, bibi ,,, terimalah hubungan kami, aku janji aku akan berusaha yang terbaik untuk menjadi menantu dan istri yang baik untuk bibi dan Baldev” ujar Veera dengan penuh harap 

“Tidak usah bersandiwara, Veera” Bansuri langsung memarahi Veera, Veera hanya bisa menangis “Sudah cukup, Veera ,,, ayoo ikut denganku, ibu aku mohon jangan marahi Veera” ujar Baldev yang tidak tahan melihat tangisan Veera “Ini memang yang diinginkan Veera, Baldev ! Membuat kamu menghina ibumu sendiri !” bentak Bansuri, namun Baldev tidak menggubrisnya sambil memegang tangan Veera dan membawanya pergi dari sana 

Ketika mereka sudah meninggalkan Gurudwara, Balwant mencoba bicara dengan Bansuri “Bansuri, pulanglah, Baldev sangat mencintai Veera, dia tidak akan bahagia dengan orang lain, cinta adalah doa, aku sudah memberikan hadiah pernikahan untuk keluarga Veera” Bansuri terkejut dan marah pada suaminya “Pergi sana dan katakan pada semua orang kalau ibunya Baldev sudah mati !” bentak Bansuri kesal, Balwant segera berlalu dari sana 

Sementara itu Ranvi pulang kerumahnya dan bertanya pada bibi Chaiji yang saat itu di temuinya di ruang tengah “Bibi, dimana Gunjan ?” tepat pada saat itu Gunjan datang, Ranvi menatapnya dengan perasaan marah dan berkata “Gunjan, aku mau bicara denganmu” Ranvi segera mengajak Gunjan ke kamar mereka berdua, kemudian menutup pintu kamar rapat rapat, Gunjan tersenyum dan memeluk Ranvi, Gunjan kira kalau Ranvi ingin mengajaknya bermesraan dikamar bersamanya namun Ranvi menatap tajam kearah Gunjan dengan marah “Ada apa, Ranvi ?” Gunjan tidak mengerti dengan sikap Ranvi “Ada apa denganmu ? Kamu sudah mulai berbohong padaku ! kamu bermain kartu kan dengan teman-temanmu, lalu meminjam uang dari mereka dan kamu tidak mengatakan apa-apa padaku, penagih hutang juga bermasalah denganmu dan kamu mendapatkan bantuan dari Rajveer, iya kan ?” 

Gunjan tercengang mendengar semua ucapan Ranvi “Kamu tahu aku melihat namamu di dokumen di kantor polisi, aku juga mendengar apa yang kamu katakan pada Rajveer, untung saja aku mendengar semuanya” Gunjan pun menangis “Apa ada hal lain yang mau kamu katakan ? Kamu ini istriku, aku merasa aku tidak mengenalmu” Gunjan meminta maaf pada Ranvi “Ranvi, maafkan aku, aku sudah berubah dan aku sudah meninggalkan semuanya, Rajveer sengaja menceritakannya semuanya padamu ketika aku menghentikan rencananya, Rajveer memintaku melakukan sesuatu untuk membalas bantuan yang sudah dia berika, dia memintaku untuk meyakinkan Veera agar mau menikah dengannya dan aku tidak bisa melakukan itu, jadi dia menceritakan semuanya padamu” Ranvi tertegun

“Lalu siapa yang tidak benar dalam hal ini ? Kamu melakukan semuanya, Gunjan ! dan kamu berbohong padaku, kamu membuatku merasa seperti aku ini tidak ada apa apanya bagimu” ujar Ranvi kesal “Aku takut, Ranvi ,,, jika aku mengatakannya padamu, kamu pasti akan marah” Ranvi langsung menyahut “Aku kan sudah pernah bilang padamu kalau aku tidak pernah bisa marah padamu, jika kamu mengatakanya padaku, aku mungkin tidak akan marah, tapi sekarang aku marah, Gunjan !” Gunjan segara menghentikan Ranvi dan berkata “Ranvi, kamu bisa marah padaku, tapi jangan menjauhiku, aku mohon” Gunjan memegang Ranvi namun Ranvi segera melepaskan tangan Gunjan dan berlalu dari sana 

Sementara itu Baldev sedang menenangkan Veera “Aku sudah membuat ibuku marah” ujar Baldev kesal pada dirinya sendiri “Bagaimana jika ibumu tidak setuju ?” bukannya serius membahas soal Bansuri, Baldev malah mengajak Veera bercanda “Simpan air matamu untuk perpisahan dengan keluargamu dan ikut bersamaku ke rumahku, jika aku bisa meyakinkan Ranvi, bukan masalah besar bagiku untuk meyakinkan ibuku, ayo kita beli gaun pengantin sekarang” Veera segera memeluk Baldev erat ”Jangan menangis dan membuang-buang waktu pertemuan kita, karena Ranvi bisa saja melarang kita bertemu, kita bisa ngobrol di telfon, tapi bagaimana jika kita tidak bisa karena ada banyak keluarga ?” Veera menyela 

“Katakan sesuatu, Baldev” Veera merekam ucapan Baldev di ponselnya “Aku sangat mencintaimu, Veera” Veera tersenyum “Sekarang aku bisa mendengar suaramu kapan saja dan memutarnya, aku juga bisa membuat suaramu jadi ringtone ponselku dan ketika telfonku berbunyi, aku akan mendengar suaramu” Baldev ikut tersenyum “Bagus itu ! buat di ponselku juga” Veera kemudian merekam suaranya sendiri di ponsel Baldev “Aku sangat mencintaimu Baldev” Baldev merekamnya sambil menggelitik perut Veera, Veera tidak tahan dan menjerit kegelian “Baldev, lepaskan aku” mereka berdua saling tersenyum satu sama lain lalu Veera memeluk Baldev 

Di rumah Ratan, Gunjan terlihat sedang bersedih “Ada apa, Gunjan ? Apa yang Ranvi katakan tadi ?” tanya Ratan yang merasa cemas begitu melihat mendung di wajah menantunya, tepat pada saat itu Ranvi datang menemui mereka “Kenapa kalian terlihat begitu cemas ?” bibi Chaiji juga ikut menimpali “Katakan Ranvi” pinta Ratan cemas “Semuanya baik-baik saja, aku harus pergi dulu, ada beberapa pekerjaan penting yang harus aku selesaikan” Ranvi kemudian pergi meninggalkan mereka , Ratan mencoba bertanya pada Gunjan lagi namun Gunjan hanya terdiam SINOPSIS VEERA episode 593 by. Sally Diandra

Bagikan :