SINOPSIS VEERA episode 588 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 588 by. Sally Diandra Di rumah sakit, dokter akhirnya memberitahu semua orang yang sedang menunggu Baldev kalauu kondisi Baldev saat ini sangat kritis “Jika dia tidak sadar dalam beberapa jam, maka sangat beresiko baginya” Bansuri langsung menangis pilu begitu mendengar penjelasan dokter “Apa maskud anda, dokter ?” Gunjan berusaha menenangkan ibunya “Veera sudah mencari bantuan dan menyelamatkan kakak, ibu” Bansuri langsung mendelik “Jangan berani sebut namanya lagi ! Baldev pergi menemui Veera dan Baldev dipukuli oleh para preman !” Veera hanya terdiam dan menangis, sementara Bansuri marah pada Veera “Nyonya Bansuri, aku harap anda bisa tenang atau aku akan memberikan suntikan pada anda ?” amarah Bansuri puun mereda “Tapi tidak boleh ada yang terjadi pada anakku, dokter !” Balwant segera meminta Bansuri untuk ikut dengannya 


“Yang pasti aku tidak akan mengampuni Veera ! jika terjadi sesuatu pada Baldev anakku !” bentak Bansuri lantang “Kami akan berusaha sebaik mungkin, nyonya” sela dokter, kemudian Veera meminta dokter agar dia bisa bertemu dengan Baldev, dokter pun mengijinkan, akhirnya Veera pergi menemui Baldev dan menangis disana begitu melihat kondisi Baldev “Veera, aku membawamu kesini karena kamu bisa menguntungkan Baldev, tapi Baldev harus tetap berada di sini” Veera mengangguk “Iya, aku tahu, aku juga menginginkan hal ini, aku merasa kalau Baldev akan baik-baik saja, sejak kecil dia itu sangat nakal tapi dia selalu mendengarkanku” ujar Veera sedih, lalu Veera meminta Baldev untuk mendengarkannya 

“Baldev, aku mohon kembalilah, aku berpura-pura kuat untuk menunjukkan pada dunia kalau aku bisa, tapi sebenarnya aku sangat lemah, kamu bukan hanya cintaku, tapi juga keberanian dan kekuatanku, aku akan menikah dengan Rajveer dan kamu pasti tidak akan bisa melihat itu” ujar Veera sambil menangis “Baldev, bangunlah” Baldev hanya terdiam dan tidak menunjukkan respon apapun Sementara itu Ranvi yang tidak melihat Veera, bertanya pada Gunjan tentang Veera “Bagaimana bisa dokter mengijinkan Veera bertemu Baldev, Gunjan ?” tanya Ranvi heran “Menurut dokter, dia bisa melihat cinta Veera untuk Baldev, yang tidak pernah bisa kamu lihat Ranvi, Veera tidak mau menentangmu, bukan berarti cintanya lemah, cintanya sangat kuat bahkan bisa mengubah arah laut” jelas Gunjan, 

Di dalam kamar ICU Baldev masih tertidur dengan nyenyak, Veera yang duduk disampingnya hanya bisa menangis dan meminta Baldev setidaknya mengedipkan mata untuk menunjukkan bahwa dia mendengar kata-kata Veera, lalu dokter meminta Veera untuk keluar “Aku tidak bisa mengambil risiko sekarang, karena kamu bisa lebih melukai dirimu sendiri, Veera” ujar dokter, saat itu di luar kamar ICU, Bansuri yang tidak melihat Veera juga bertanya “Apakah kalian menyuruh Veera pulang ? Tadi kan dia menangis di sini di dekat pintu, apakah Ranvi menyuruhnya pulang ?” Gunjan langsung menyahut “Veera masih di sini, dia pergi menemui Baldev di ICU” Bansuri kaget “Apa ? Aku memang tidak beruntung, aku akan menyuruhnya keluar sekarang juga !” Ranvi langsung menyela 

“Baiklah ibu, tenang, aku akan memberitahu dokter dulu” Bansuri kembali nyolot Dia itu seharusnya tidak berada di dekat Veera !” Ranvi yang tidak sabar mendengar ucapan Bansuri, tiba tiba berteriak “Nyonya Bansuri !” Bansuri heran dengan sikap menantunya ini “Aku tidak mengatakan apa apa” Bansuri berusaha membela diri, sementara itu di dalam kamar ICU, Veera masih berusaha membangunkan Baldev “Baldev, aku mohon dengan sangat bangunlah” ujar Veera sedih, tiba tiba Baldev memegang tangan Veera, Veera kaget dan meminta dokter untuk melihatnya, tiba tiba Baldev membuka matanya “Dokter, dia sadar” ujar Veera penuh haru “Veera ,,, “ suara Baldev masih terdengar lemah Dokter langsung keluar kamar dan memberikan kabar baik pada semua orang mengenai apa yang Veera lakukan 

“Ini sebuah keajaiban, tidak ada yang bisa melakukan hal ini, Baldev sudah sadar, dia bebas dari bahaya sekarang” semua orang yang mendengarnay tersenyum bahagia “Aku percaya cinta Veera memiliki banyak kekuatan” ujar dokter lagi, Bansuri merenungkan kata-kata dokter dan melihat ke arah Baldev dan Veera, saat itu Veera memeluk Baldev dengan penuh cinta “Aduuuh” Veera jadi gugup “Ooh maaf, sakit yaa ?” Baldev hanya tersenyum rupanya Baldev cuma bercanda kemudian Veera memeluk Baldev lagi Gunjan merasa senang melihat kakaknya sudah membaik “Ini adalah cinta sejati yang membuat seseorang tersenyum dalam kesakitan, lihat Ranvi betapa bahagianya mereka bersama, Ranvi, apakah kamu masih berpikir kalau Baldev tidak berharga bagi Veera ?” Ranvi hanya terdiam dan melihat kearah mereka, 

Lalu Ranvi menemui Baldev dan berkata “Terima kasih Baldev karena kamu sudah menyelamatkan Veera” Baldev langsung menyahut “Jika terjadi sesuatu padanya, aku akan mati, Ranvi” Ranvi hanya tersenyum “Jaga dirimu, Baldev” Baldev menyela lagi “Kamu tidak akan percaya, tapi ini benar, Ranvi ,,, aku mencintai Veera lebih dari hidupku sendiri” Ranvi lalu memegang tangan Baldev dan meminta dia untuk cepat sembuh, kemudian Ranvi berlalu dari sana “Baldev, sangat sulit untuk memahami kakakku” ujar Veera lalu mereka tersenyum satu sama lain sambil saling memandang penuh cinta 


Balwant yang melihat mereka berdua juga merasa senang dan berkata pada istrinya “Bansuri, Baldev baik-baik saja sekarang, kamu tidak di sini ketika dokter memanggil kita” Bansuri kelihatan sedikit kesal sambil berkata “Aku yang berhak untuk menemuinya pertama kali !” Balwant langsung menyahut “Itu Veera ada di dalam” Bansuri marah dan kesal sekali dengan Veera, apalagi ketika Balwant membela Veera “Coba kamu pikir, Bansuri .... seharusnya kamu ini bersyukur karena Baldev baik-baik saja, kamu seharusnya senang, bukannya marah marah seperti ini” ujar Balwant 

Sementara itu Rajveer memaki para preman karena ternyata Baldev masih hidup, Rajveer mengarahkan sejata pada preman tersebut “Jika aku membunuhmu sekarang, siapa yang akan menyelamatkanmu ?” bentak Rajveer “Berikan aku satu kesempatan lagi yang terakhir, tuan ,,, aku akan membunuhnya di rumah sakit” Rajveer menggeleng “Tidak ada kesempatan lagi sekarang, kamu seharusnya membunuhnya ketika dia sendirian ! dia menjadi pahlawan di mata semua orang sekarang ! Kembali ke desamu, jika kamu datang lagi kesini, aku tidak akan mengampunimu !” preman itu berlalu meninggalkannya dan tiba tiba Rajveer berteriak dengan lantang penuh dengan amarah “Tidak ada yang bisa mengambil Veera dariku ! Aku bisa mendapatkan Veera bagaimanapun caranya, dengan segala cara, rencana, pengetahuan, uang, hukuman dengan perkelahian, dan penyiksaan !” SINOPSIS VEERA episode 589 by. Sally Diandra

Bagikan :