Loading...

SINOPSIS VEERA episode 581 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 581 by. Sally Diandra Di rumah Balwant, ketika Bansuri dan Amrit sedang berbincang-bincang santai, Simran datang menemui mereka berdua sambil menangis “Ibu, warna kunyitnya tidak bisa hilang” ujar Simran kesal, saat itu Balwant datang dan menghampiri mereka dan bertanya “Ada apa ini ?” Bansuri menjelaskan pada Balwant apa yang terjadi pada Simran lalu Bansuri mencoba cara lain untuk menghilangkan warna kunyitnya “Tapi Baldev kok tidak terlihat kuning yaaa ?” Jaggi dan Billa yang melihat dari kejauhan mulai tertawa cekikikan begitu melihat pipi Simran yang kuning, lalu mereka berdua pura pura tidak tahu apa yang terjadi, mereka pun bertanya 


“Waaah lalu bagaimana pernikahan bisa terjadi sekarang ? Penampilanmu akan sangat buruk sekali dan semua orang pasti akan tertawa” Billa dan Jaggi ikut nimbrung bareng mereka, memprovokasi Simran dan Bansuri “Iya, kalian benar, dia akan terlihat aneh” sela Bansuri “Apakah Jaggi dan Billa melakukannya untuk Veera ?” bathin Simran kesal “Kalau begitu aku akan pergi salon dan kembali putih” ujar Simran “Sungguh ?” tanya Billa penasaran “Iya, ini hanya warna kunyit kan ?” ujar Simran, kemudian Billa dan Jaggi pergi menemui Baldev 

Gunjan mengucapkan terima kasih pada Rajveer karena telah menyelamatkan dirinya “Tidak usah berkata begitu, aku ini tidak punya siapapun di sini, kalian sudah seperti keluargaku, tapi siapa pria itu ? ceritakan padaku sebagai teman dan seorang polisi bisa menangani orang seperti itu, percayalah, aku tidak akan memberitahu keluargamu” Rajveer berusaha meyakinkan Gunjan “Termasuk Ranvi ?” tanya Gunjan cemas “Tentu tidak, aku tidak akan mengatakannya pada Ranvi” akhirnya Rajveer berhasil membuat Gunjan menceritakan semua permasalahannya “Rajveer, aku ingin keluar dari masalah ini, sungguh” ujar Gunjan sambil menangis, lalu Rajveer menanyakan nama dan alamat pemberi pinjaman tersebut 

“Rajveer, apakah kamu mau membantuku ?” tanya Gunjan sedih “Kamu adalah istri temanku, aku seharusnya memanggilmu kakak dan kita pun memiliki hubungan, aku akan membebaskanmu dari masalah ini” hibur Rajveer, Gunjan langsung memberinya alamat, saat itu Rajveer tersenyum sambil melihat cincinnya dan berkata dalam hati “Gunjan ini tidak tahu apa yang akan aku minta darinya dengan melakukan kebaikan ini, Veera akan menjadi milikku sekarang” bathin Rajveer dengan senyum liciknya 

Di rumah Balwant, Simran menemukan foto Veera di lemari Baldev, saat itu Baldev menghampirinya “Apa yang kamu lakukan disini, Simran ?” Simran langsung mengembalikan foto itu begitu mendengar suara Baldev “Aku sedang menaruh pakaianmu yang sudah disetrika” tiba tiba Baldev tertawa begitu melihat wajah Simran yang menguning “Kunyit ini tidak mau hilang juga dari wajahku karena ini ada namamu, itu tandanya kalau kamu sangat mencintaiku, iya kan ?” Baldev langsung menyahut “Yang aku dengar kalau seorang pria mencintai wanita itu jika heena di tangan si wanita tidak mudah pudar, bukan kunyitnya yang tidak hilang” Simran merasa kesal dan marah lalu bertanya tentang Veera “Apa maksudmu, Simran ?” Baldev merasa heran “Apakah kamu masih mencintai Veera ?” tanya Simran penasaran “Kenapa kamu merasa seperti itu ?” Simran langsung menyahut 

“Aku lihat ada foto Veera disembunyikan di sini, aku melihatnya hari ini, kalau begitu aku akan mundur, tapi tolong katakan sekali saja, aku ingin tahu apa alasan kalian berdua putus ?” Baldev tidak mengatakan alasannya pada Simran, Simran segera menghentikan langkah Baldev ketika hendak pergi meninggalkannya dan bertanya lagi “Baldev, apakah ada sesuatu antara Veera dan Rajveer? Aku lihat mereka kelihatan akrab dan dekat di upacara haldi, apakah Veera mencintai orang lain ?” Baldev sangat marah begitu mendengar ucapan Simran dan meminta Simran untuk tidak mengatakan hal-hal yang buruk tentang Veera “Aku kan hanya bertanya dan kenapa kamu marah ?” Baldev bergegas pergi dari sana, sedangkan Simran hanya tersenyum penuh arti “Aku senang melihat Baldev seperti pelayan Tuhan, dengan begitu aku bisa bertemu dengan pacarku setelah menikah nanti dengan cara sembunyi sembunyi” ujar Simran 

Di rumah Ratan, Gunjan berterima kasih pada Rajveer melalui telfon, tiba tiba Ranvi datang dan memeluk istrinya itu dari arah belakang “Gunjan, sama siapa kamu mengucapkan terima kasih ?” tanya Ranvi penasaran “Sama Rajveer, dia mau mengajarkan yoga untuk anak-anak desa dan dia yang memberi ide ini dan juga melakukannya untuk desa kita, jadi aku berterima kasih padanya” ujar Gunjan menutupi kebohongannya “Iya, dia memang baik” puji Ranvi “Apakah dia mau membantu anak-anak untuk mengajari bahasa Inggris juga ?” sela Gunjan “Iya, tentu saja ! kita bisa percaya padanya” Ranvi ikut bersemangat “Baguslah kalau begitu, sekarang dia itu teman kita” ujar Gunjan senang, lalu Ranvi bertanya tentang Veera 

Rupanya saat itu Veera sedang menemui Billa dan Jaggi dan mereka menceritakan pada Veera tentang rencana Simran yang mau pergi ke salon untuk menghilangkan warna kuning di tubuhnya “Aku sebenarnya malu memainkan rencana ini, kita akan pergi dan mengatakan yang sebenarnya tentang Simran pada Baldev dan keluarganya” ujar Veera sedih “Tapi kita tidak punya bukti, Veera ,,, berikan kami satu hari, maka kami akan melakukan sesuatu” ujar Billa dan Jaggi “Ada satu cara untuk membuat Simran mengatakan tidak” sela Billa “Iya, kami tahu bagaimana Baldev” timpal Jaggi 

Setelah semua orang sudah tertidur pulas, Simran ngobrol dengan pacarnya di telepon “Raj, aku ingin sekali bertemu denganmu” ujar Simran manja “Aku ada di depan pintu rumah calon mertuamu, Simran” bergegas Simran membuka pintu depan secara perlaha lahan “Raj ! apa kamu sudah gila ? Kenapa kamu datang ke sini ?” tanya Simran cemas “Karena aku merindukanmu, Simran” Raj langsung memeluk Simran erat “Aku juga merindukanmu, Raj” tiba tiba Raj merasa heran “Kenapa wajahmu ini, Simran ?” Simran merasa kesal dengan warna kuning di wajahnya “Ceritanya panjang, Raj” tiba tiba Simran kaget melihat kemunculan Bansuri, 


Raj segera bersembunyi “Simran, kamu belum tidur ?” tanya Bansuri heran “Aku tidak bisa tidur, bibi ,,, aku tidak bisa melihat rasa sakitnya Baldev, dia itu tidak bisa melupakan Veera” ujar Simran sambil pura pura sedih “Kamu kan sudah datang dalam kehidupannya untuk mengisi kebahagiaannya, iya kan ?” Bansuri tersenyum dan meminta Simran untuk tidur, kemudian Bansuri berlalu dari sana, Simran segera meminta Raj untuk pergi dari rumah calon mertuanya itu “Raj, lebih baik kamu pergi sekarang juga atau kalau tidak kita tidak akan selamat nanti dan ingat ! Jangan datang ke sini lagi !” ancam Simran 

Keesokan harinya, Jaggi dan Billa menceritakan tentang pernikahan Veera dan Rajveer ke Baldev, karena Ranvi sudah memikirkannya “Baldev, kamu harus ada di sini untuk melihat Veera dengan Rajveer dengan sindoornya” Baldev membayangkan Veera dan Rajveer berjalan-jalan dan berpegangan tangan berdua dan Baldev hanya bisa melihatnya dengan tatapan nanar, tiba tiba Jaggi menyela membuyarkan lamunan Baldev “Baldev, aku punya ide, jika kamu pergi jauh dari Veera, jauh dari desa ini dengan pergi ke Delhi dan kamu dapat pekerjaan di sana, kamu pasti bisa bahagia bersama Simran” Billa juga ikut menimpali “Kami yang akan menjaga orang tuamu, Baldev ,,, tapi kamu tidak akan mendapatkan apa-apa seperti di sini, tapi hal itu pastinya lebih baik untuk kamu karena kamu berada jauh dari cintamu” Baldev mulai merenungkan kata kata kedua sahabatnya ini 

Di kantor polisi, Gunjan menemui Rajveer disana “Gunjan, aku sudah menjelaskan secara baik-baik pada rentenir itu dan aku juga sudah menyelesaikan masalahmu” Gunjan tersenyum senang mendengar ucapan Rajveer “Terima kasih Rajveer atas bantuanmu yang sangat besar” Gunjan merasa berhutang budi pada Rajveer “Dan aku butuh bantuanmu, Gunjan ,,, apakah kamu mau membantuku ?” Gunjan tersenyum “Aku pasti akan membantumu, Rajveer” Rajveer membalas senyuman Gunjan 

Akhirnya Baldev pulang ke rumahnya dan memikirkan tentang Rajveer dan Veera “Apa yang dikatakan oleh Jaggi dan Billa benar, lebih baik aku meninggalkan desa ini daripada aku melihat Veera dan Rajveer, aku akan memberitahu Simran tentang hal ini” saat itu Simran hendak menemui Baldev dan terpeleset, secara reflek Baldev langsung memegang Simran, Simran tersenyum manis ke arah Baldev “Simran, tubuhmu kok bau pemutih ? baunya tidak enak !” ejek Baldev, kemudian Baldev memberitahu Simran tentang keputusannya untuk meninggalkan desa Pritampura “Aku ingin berada jauh dari Veera” Simran pun merasa cemas SINOPSIS VEERA episode 582 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top