Loading...

SINOPSIS VEERA episode 522 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 522 by. Sally Diandra Di Mumbai, Ranvi sedang berada di ruang latihan, sedang menghafal syair lagu yang akan dinyanyikan pada babak ketiga nanti, Gunjan menemui Ranvi, Ranvi nampak gelisah “Kamu kenapa, Ranvi ?” Gunjan merasa heran “Aku merasa perasaanku tidak enak, Gunjan ,,, sepertinya sesuatu yang tidak beres sedang terjadi” Gunjan mencoba memberikan semangat pada Ranvi “Lebih baik kamu singkirkan saja rasa takutmu itu dan kamu harus menang dalam babak semi final ini untuk semua orang” pinta Gunjan sambil duduk di bawah Ranvi “Kamu benar, Gunjan ,,, Veera telah memperlihatkan padaku sebuah mimpi yang sangat besar dan aku harus bisa memenuhi impiannya juga” kemudian Ranvi memeluk Gunjan erat dan berkata 


“Terima kasih, Gunjan ,,, karena kamu selalu ada untukku” Gunjan tersenyum mendengarnya “Kamu dan Veera adalah kekuatanku, jika tidak ada seorangpun yang ada disini maka aku tidak akan bisa hidup” Gunjan menangis mendengar ucapan Ranvi, karena Gunjan teringat akan Veera yang sedang tergolek lemas di rumah sakit karena kecelakaan, Ranvi melihat tangisan Gunjan “Gunjan, ada apa ?” Ranvi merasa heran “Aku tidak apa apa, Ranvi” Gunjan berusaha menutupi perasaannya “Ketika kamu mengatakan seperti tadi, aku jadi terharu mendengarnya dan airmataku tiba tiba saja menetes, jangan lupa nanti kamu harus menyanyi dengan baik ya” hibur Gunjan “Aku akan bicara dengan Veera” Gunjan kaget “Ranvi, ini masih terlalu pagi, mereka mungkin sedang sibuk, kita harus segera pergi ke studio, ini kan semifinal, kamu harus latiha dulu, nanti aku akan menelfon dia untuk kamu” Ranvi tersenyum senang, kemudian Gunjan memberikan Ranvi sebuah gitar 

Di rumah sakit, Ratan, Nihal dan Baldev sedang menemani Veera “Ratan, tidak usah khawatir karena tidak akan terjadi apa apa pada Veera” hibur Nihal “Tapi ini sudah 11 jam berlalu, Nihal ,,, Veera, ayooo bangun, jangan buat masalah seperti ini, ayooo Veera bangun” pinta Ratan penuh harap, 

Sementara itu Ranvi sedang bersiap siap untuk babak semifinal, saat itu Anmol datang dan memeluk Ranvi erat “Ranvi, ini adalah sebuah keputusan yang sangat besar untuk nasib kita” ujar Anmol “Tapi kita tetap akan selalu berteman kan, apapun keputusannya” sela Vishnu sambil menghampiri mereka “Heiii ,, kalian juga tidak boleh melupakan aku ya !” timpal Isha “Isha, apakah kamu fikir kami akan melupakan kamu ?” semua orang tersenyum mendengar ucapan Vishnu, saat itu Gunjan datang menemui mereka “Gunjan, telfonkan Veera sekarang” Anmol yang masih ada disana mendengarkan pembicaraan mereka “Aku baru saja menelfon mereka, Veera sedang pergi ke Gurudwara untuk berdoa untuk kamu, dia pasti akan menelfon kamu kalau dia sudah datang nanti, Ranvi” Anmol melihat Gunjan menangis, Anmol melihat ada sesuatu yang disembunyikan dari Ranvi “Aku harus mengawasi dia terus” bathin Anmol 

Di rumah sakit, Ratan sekeluarga masih menemani Veera “Aku rasa pasti ada sebuah cara dan semuanya akan baik baik saja” hibur Nihal “Hanya ada satu cara yang bisa membuat Veera sadar” sela Baldev “Apa itu ? Kita semua sudah berdoa untuknya” ujar Ratan cemas “Tidak, bibi ,,, bukan Tuhan tapi ada satu yang lebih besar daripada Tuhan bagi Veera yaitu suara Ranvi, aku katakan padamu, bibi ,,, dia pasti akan merasakan begitu mendengar suara Ranvi, apalagi hari ini adalah semifinalnya Ranvi, kita akan menaruh sebuah televisi disini” Ratan setuju dengan usulan Baldev “Iyaa, kamu benar, Baldev ,,, hanya suara Ranvi yang bisa membuatnya hidup kembali” ujar Ratan penuh harap 

Di Mumbai, Dev mulai membuka kompetisi itu dan menyebutkan semua peraturannya, Megha melihatnya dari televisi dirumahnya “Orang yang mendukung para peserta seharusnya ada disini dan menganggap semua orang sebagai kompetitor bukan sebagai musuh !” kemudian Dev menceritakan tentang Rishabh yang terkena eliminasi karena perbuatannya yang tidak bermoral “Namun pertunjukkan harus tetap berjalan !” ujar Dev lagi, kemudian Dev mengumumkan empat nama yang masuk dalam semi final yaitu Vishnu, Anmol, Ranvi dan Isha, semua orang bertepuk tangan, Megha dan Gunjan sama sama tersenyum senang dan bangga pada Ranvi, mereka berdua sangat bahagia atas apa yang telah Ranvi dapatkan, sedangkan Isha menangis terharu “Selamat Ranvi !” ujar Vishnu tulus “Kita tiga bersaudara masuk dalam semifinal juga akhirnya” sela Anmol “Selamat untuk para peserta yang masuk dalam semifinal dan semifinalnya akan dimulai mulai saat ini, kalian akan menunjukkan bakat kalian segera !” ujar Dev 

Di belakang panggung, Ranvi memeluk Gunjan dengan perasaan senang “Gunjan, aku ingin bicara dengan orang rumah dan mengabarkan pada Veera” Gunjan akhirnya tidak bisa lagi mengelak untuk menelfon, Gunjan pun menelfon Ratan dan bertanya tentang Veera, Ranvi segera mengambil ponsel yang dipegang Gunjan dan mengabarkan berita baik ini pada ibunya, Ratan memberikan ucapan selamat untuk Ranvi “Ibu, aku ingin ngobrol dengan Veera ,,, dimana dia ?” Ratan hanya melirik kearah Veera sambil menangis “Ranvi, Veera belum pulang dari Gurudwara, dia tidak akan pulang sampai kamu menyanyi dengan baik” Ratan berbohong pada Ranvi sambil menutupi perasaannya “Tapi ini adalah pertunjukkanku secara langsung, ibu ,,, bagaimana bisa dia pergi ? seharusnya dia melihat penampilanku” ujar Ranvi heran “Ibu apakah Veera akan berada di Gurudwara seharian ?” Ratan bingung menjawabnya “Ranvi, ibu tahu kalau kamu akan selalu bersama dia, tidak ada seorangpun yang bisa memisahkan kalian berdua” ujar Ratan sedih “Iyaaa itu betul, ibu ,,, tapi aku tidak tahu kenapa perasaanku tidak enak, semuanya baik baik saja kan disana ? Tapi hatiku rasanya tenggelam jauh ke dalam lautan” Ratan menangis mendengar ucapan Ranvi 


“Ibu, bisakah nanti Veera menelfon aku ?” Ratan masih menangis “Ranvi, menyanyilah dengan hati dan ingatlah bahwa kamu sedang menyanyi hari ini untuk Veera” pinta Ratan lalu memberikan ponsel itu ke Nihal “Semoga kamu berhasil, Ranvi” sela Nihal “Semoga kamu sukses, Ranvi ,,, menyanyilah dengan sepenuh hati” Baldev juga ikutan memberikan semangat untuk Ranvi dan menangis “Ranvi, nyanyikanlah sesuatu dan lakukan sebuah keajaiban” pinta Baldev, saat itu Ranvi dipanggil oleh kru, Ranvi akhirnya memberikan ponselnya ke Gunjan dan meninggalkan tempat itu, ketika Ranvi sudah pergi, Gunjan ngobrol dengan Ratan sambil menangis “Aku menyembunyikan berita soal kecelakaan Veera dari Ranvi, ibu” Anmol yang sedari tadi mengawasi mereka, mendengar hal ini dan tersenyum licik “Kalau Ranvi sampai tahu tentang hal ini, dia pasti akan sangat gelisah” Anmol sangat senang mendengarnya karena berita ini merupakan senjata ampuh yang akan digunakannya untuk mengalahkan Ranvi SINOPSIS VEERA episode 523 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top