Loading...

SINOPSIS VEERA episode 163 by. Sally Diandra

SINOPSIS VEERA episode 163 by. Sally Diandra Di rumah Ratan, bibi Moti meminta Ratan untuk membuat manisan karena Ratan sudah mulai mengambil alih semua tanggungjawabnya lagi, sementara saat itu Ranvi dan Veera sedang membuat Nihal melakukan olahraga sit up sehingga Nihal bisa kuat dalam menjaga desa dari serangan harimau, Veera mengeluh karena dia tidak diijinkan untuk bertarung dengan harimau tersebut “Haduuuuh bibi capek dengan semua pertanyaanmu itu, Veera ,,, lalu apa yang akan kamu lakukan dengan harimau itu, kamu akan mati dengan sendirinya” goda bibi Moti, namun Veera memberikan petunjuk apa yang harus dilakukan ketika harimau itu terlihat, bibi Moti kaget dan meminta Veera untuk tidak melakukan hal itu, Ranvi juga menjelaskan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh bibi Moti ke Veera, kemudian bibi Moti mulai menyiapkan piring piring dimeja makan dan berlalu dari sana, Veera memperhatikannya sambil tersenyum 

Malam harinya, Balwant menugaskan beberapa posisi yang harus di jaga oleh para perwakilan keluarga, Kartar dan Nihal bekerja sama dalam satu tim, seluruh warga penduduk yang berjaga dibagi untuk mengambil alih posisi, Kartar mencoba untuk mendesak Nihal untuk membuka mulutnya “Nihal, kenapa kamu masih saja tinggal di desa ini setelah kamu tahu kalau Sampooran itu telah meninggal ?” desak Kartar “Kartar, lebih baik kalau kita menghindari topik itu saat ini” pinta Nihal, namun Kartar tidak membiarkan Nihal begitu saja “Aku pasti akan menemukan alasan kenapa kamu tetap bertahan tinggal di desa ini” ujar Kartar sengit, Nihal memberikan peringatan pada Kartar “Kartar, lebih baik kamu tidak usah membesar besarkan masalah ini karena aku sebenarnya tahu apa tujuan kamu yang sebenarnya” balas Nihal, akhirnya Kartar mengakuinya sendiri “Yaa, aku akui kalau memang akulah yang membakar kandang kuda itu sehingga kamu tidak bisa ikut berpartisipasi dalam kompetisi balap kuda tempo hari !” Nihal sangat marah mendengarnya dan berteriak ke Kartar “Kamu seharusnya malu menyebut dirimu sendiri sebagai sahabatnya Sampooran !” kemudian mereka sambil mendorong satu sama lain, tak lama kemudian mereka terpisah ketika mereka mendengar warga desa lainnya datang ke arah mereka 

Sementara itu, Veera berusaha membangunkan Ranvi karena dia ingin melihat harimau tersebut namun Ranvi tidak bangun juga, sehingga Veera memutuskan untuk pergi sendiri dan melihatnya sendiri, Veera langsung mengambil piring dan keluar rumah segera, malam itu Veera berjalan sendirian di dalam hutan, tidak ada seorangpun yang terlihat disana, sedangkan Nihal mendengar suara dibelakangnya, Nihal mulai waspada dan berbalik untuk menghajar yang ada dibelakangnya namun Nihal kaget ketika dilihatnya Bansuri yang berada dibelakangnya ditengah malam seperti ini, dengan santainya Bansuri menawari teh ke Nihal dan bertanya padanya apakah dia masih marah padanya atau tidak ? “Lebih baik kau minum teh ini dulu karena kamu kan akan berjaga sepanjang malam” Nihal berusaha untuk membuat Bansuri menyadari apa yang di perbuatnya ini tidak benar, namun Bansuri tidak mengindahkan ucapan Nihal, tepat pada saat itu Balwant datang menemui Nihal dan menemukan Bansuri juga ada disana “Nihal, kenapa kamu tidak bersama Kartar ?” Nihal bingung menjawabnya kemudian Balwant meminta Nihal dan Kartar untuk berhati hati lain kali 

Saat itu Veera masih berjalan jalan di sekitar hutan dan memanggil harimau itu dengan sebutan Sherji karena dia ingin bertemu dengannya, sementara di rumah Ratan, Ratan sedang mengunci pintu dan melihat piringnya hilang, Ratan langusng berlari ke arah kamar anak anak untuk mengecek Veera apakah Veera ada disana, ternyata Veera tidak ada di tempat tidurnya, Ratan langsung mengambil sesuatu dan pergi ke luar rumah mencari Veera, 

Ditempat Bansuri, Bansuri mendengar sebuah suara, Bansuri merasa ketakutan dan hendak berlari karena ketakutan, namun tiba tiba Veera muncul dan tetawa terbahak bahak “Bibi Bansuri, harimau itu pasti akan memakan kamu karena kamu tidak menyediakan piring dan sendok untuknya, Bansuri benar benar merasa ketakutan namun berusaha untuk menutupi perasaan ketakutannya “Aku yakin kalau harimau itu akan keluar di malam hari seperti ini untuk mencari mangsa” ujar Veera santai “Aku sepertinya melihat seperti harimau datang kesini tapi aku tidak yakin dengan hal itu” Bansuri semakin kaget mendengar ucapan Veera “Yaaa Tuha lindungi aku, Tuhan ,,, apa yang harus aku lakukan ?” Bansuri benar benar cemas “Lebih baik, bibi duduk saja di atas pohon karena harimau itu sangat bagus penciumannya” ujar Veera polos SINOPSIS VEERA episode 164 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top