Loading...

SINOPSIS BEINTEHAA episode 53 (12 Maret 2014)

SINOPSIS BEINTEHAA episode 53 (12 Maret 2014) by. Sally Diandra Di rumah tuan Usman, Chakkiwala dan Surayya masih ngobrol berdua di ruang tamu, tepat pada saat itu Zain masuk ke rumah dan bertanya “Mengapa dia ada disini ?” tanya Zain kesal “Kebetulan sekali aku tadi lewat sini, jadi aku hanya mampir sebentar untuk bersilahturahmi” ujar Chakkiwala, namun Zain tidak menggubrisnya “Ibu, kenapa tuan Chakkiwala ada di rumah kita ?”, “Tidak ada yang penting, Zain ,,, darimana saja kamu ?” nyonya Surayya balik bertanya “Aku baru dari rumah Kartar, bu” ujar Zain, 

Sementara itu Nafisa menyuruh Shaziya uuntuk segera mengemasi barang barangnya dan pergi dari sana, Shaziya melihat Aaliya yang sedang berdiri di depan pintu kamar tidurnya dan memberikan kode pada Gowhar, Nafisa yang melihat gelagat mereka berdua segera menoleh ke belakang dan dilihatnya Aaliya sedang berdiri disana dengan tatapan tidak percaya, tak lama kemudian Aaliya masuk ke dalam kamar seraya berkata “Ooo begini rupanya, salah satu istri berusaha menyelamatkan ayahnya dengan tidak peduli melibatkan suaminya dalam masalah, sementara istri lainnya dengan mencoba bersikap seolah seolah sebagai seorang pahlawan, mengabarkan pada polisi tentang hal ini, bagaimana kalian bisa begitu licik dan serakah ? Kak Fahad sangat mencintai kalian berdua tapi selama ini dia merasa sendirian meskipun setelah mempunyai dua istri, lalu siapa diantara kalian berdua yang menang ? Tidak ada ! Aku pikir kalian semua gagal !” ujar Aaliya kesal kemudian pergi berlalu dari sana, Nafisa dan Shaziya hanya terdiam tidak berkutik, Nafisa kemudian juga berlalu dari kamar Shaziya 

Setelah keluar dari kamar Shaziya, Aaliya bertemu dengan Surayya “Aaliya, apakah kamu melihat Fahad ?”, “Tidak, aku tidak melihatnya, ibu” Surayya pun berlalu meninggalkan Aaliya, kemudian Aaliya bertemu dengan Zain yang tiba tiba berdiri di depannya, Aaliya teringat pada berita tentang razia tersebut “Apakah pekerjaan pentingmu sudah selesai ?” Zain teringat dengan janjinya pada Aayath untuk tidak menceritakan soal ini pada Aaliya “Ini bukan urusanmu, ini adalah pekerjaanku dan tidak usah menjadi sarkastik seperti itu” ujar Zain kemudian hendak berlalu meninggalkan Aaliya, namun Aailya segera mencegahnya “Kamu ini capek dan kamu tidak mempunyai waktu untukku” ujar Aaliya, 

Tepat pada saat itu ketika mereka memasuki kamar, mereka melihat Fahad sedang duduk seorang diri di dalam kamar mereka “Kak Fahad, kamu disini rupanya, ibu mencari cari kamu sedari tadi” Fahad kelihatan gelisah ketika mendengar ucapan Zain “Ada apa lagi, kak Fahad ? Sekarang kita sudah mendapatkan sertifikat hotel, semuanya baik baik saja kan ?” tanya Aaliya cemas “Ada banyak berita tentang skandal perjudian di semua stasiun televisi, jika ayah tahu tentang hal ini, apa yang akan aku katakan padanya ? Bahkan ayah mertuaku sendiri juga tidak bisa menyelamatkan aku sekarang” ujar Fahad cemas “Kamu tahu kalau ayah mertuamu itu bekerja untuk Raghu Bhai, dia telah mempermainkanmu selama ini, kami melihatnya disana” Fahad terkejut begitu mendengar ucapan Zain “Bagaimana bisa tuan Chakkiwala mengkhianati aku, apa yang akan terjadi sekarang ?”, “Tidak usah khawatir, kak ,,, kita sudah mendapatkan kembali sertifikat Barkath Royale dari sana” Zain berusaha menenangkan kakaknya 

“Lalu apa yang akan kakak lakukan sekarang ?” sela Aaliya “Apa yang akan kamu lakukan kalau kamu berada di tempatku ?” Aaliya tersenyum kemudian mengambil kitab suci Al Qur’an dan menyuruhnya untuk menemukan jawabannya di sana, Fahad kemudian mulai membaca tentang kebenaran sebuah cermin, dimana kamu tidak bisa bersembunyi darinya, setelah membaca kita suci Al Qur’an, Fahad merasa dirinya telah menemukan jawabannya dan akan berjalan di jalur yang benar, kemudian berlalu dari sana meninggalkan mereka berdua, Zain merasa heran dengan perubahan sikap Fahad, kemudian Aaliya menerangkan bahwa Fahad akan mengatakan sejujurnya pada ayah dan sebagai manusia biasa seharusnya memang semua orang mengatakan sejujurnya, Aaliya berusaha untuk menyindir Zain, Zain pun berlalu dari sana, Aaliya masih mencurigai Zain “Apa yang kamu sembunyikan, Zain ? Apakah kamu bersembunyi dari aku atau dari dirimu sendiri ? Siapa gadis yang kamu kawal itu ? Apa yang kamu lakukan ?” Aaliya berkata pada dirinya sendiri sambil melihat kepergian Zain 

Di ruang tengah, Surayya akhirnya bertemua dengan Fahad “Fahad, dari mana saja kamu ? Ibu ingin bicara denganmu ! Kamu tahu, tadi tuan Chakkiwala datang ke rumah dan menceritakan pada ibu tentang semuanya, dia bilang dia harus menceritakan semua ini pada ibu, ibu ingin mengatasi permasalahan ini dengan mudah” pada saat yang bersamaan tuan Usman menghampiri mereka dan bertanya “Apa yang kalian bicarakan ? Apakah ada masalah ?” semua anggota keluarga yang lain juga menghampiri mereka, mulai dari kedua istri Fahad, Zain dan Aaliya “Tidak ada apa apa, lebih baik kalian tidur saja, hari sudah malam, ayoo Usman lebih baik kita tidur” ketika mereka hendak pergi ke kamar, Fahad mencegahnya “Ibu, selama ini aku tidak menceritakan pada ibu sebelumnya, tapi saat ini aku harus menceritakan semuanya karena aku sudah mendapatkan keberanian untuk menghadapi kenyataan yang sebenarnya” tuan Usman dan Surayya tertegun mendengar ucapan Fahad “Apa yang terjadi, Fahad ?” tanya tuan Usman heran, 

Fahad akhirnya menceritakan tentang dosa yang telah dia perbuat, dia juga menceritakan kalau dirinya terlibat dalam skandal perjudian dan kalah 10 juta dollar “Aku tidak mempunyai uang saat itu, ayah ,,, jadi aku berhutang pada tuan Raghuveer Sahai, saat itu aku tidak menyadari ketika aku kalah 10 juta dollar dan sebagai gantinya aku memberikan sertifikat Barkath Royale padanya, waktu itu anak buah tuan Raghu datang ke kantor dan meminta agar aku melunasi hutangku itu, kebetulan Aaliya ada disana dan dia menolong aku dengan memberikan jaminannya perhiasannya sendiri” semua orang terpana dengan ucapan Fahad “Lalu setelah aku mengembalikan hutangku, tuan Raghu ternyata tidak mau mengembalikan sertifikatnya, akhirnya Aaliya dan Zain menyamar dan pergi ke pesta itu untuk mendapatkan sertifikat itu kembali” ujar Fahad lega “Seharusnya kamu menceritakan semua ini 2 atau 4 hari yang lalu, Fahad” ujar tuan Usman “Aku baru bisa menceritakannya hari ini, ayah ,,, setelah Aaliya menunjukkan padaku jalan yang benar untuk mengatakan kebenaran yang ada, aku benar benar minta maaf, ayah ,,, untuk semua dosa dosa yang aku lakukan dan ayah bisa menghukum aku dengan cara apapun sesuai dengan keinginan ayah” ujar Fahad dengan nada menyesal 

“Bertobatlah untuk semua dosa yang telah kamu lakukan adalah alasan terbesar untuk memaafkan, ayah telah melihat secercah harapan dalam dirimu sekarang, kita akan menemukan sebuah cara untuk menjaga hukum dalam pikiran kita” ujar tuan Usman “Kalau Fahad salah, kenapa Aaliya malah menyelamatkannya bukan mengoreksi kesalahannya, apa yang akan terjadi kalau Aaliya tidak ada disana ?” tanya Usman “Aaliya itu adalah menantu di rumah ini, dia tidak begitu bertanggung jawab dalam hal ini, dia tidak berfikir kalau hal ini sangat penting untuk memberitahu pada orangtua” sindir Surayya “Seharusnya kamu malah berterima kasih pada Aaliya” ujar tuan Usman, Shaziya dan Nafisa langsung mengucapkan terima kasih pada Aaliya karena telah menolong suaminya, Fahad namun dalam pikiran mereka, mereka akan menunjukkan pada Aaliya tempat yang tepat untuk Aaliya dan mengirimkan Aaliya pulang ke Bhopal, sementara Surayya juga berkata dalam hati kalau sekarang dirinya harus belajar dari Aaliya tapi tidak akan pernah, karena dirinya akan memberikan pelajaran pada Aaliya SINOPSIS BEINTEHAA episode 54 by. Sally Diandra
Bagikan :
Back To Top